Antusiasme Masyarakat Tinggi, Simulasi Pendaftaran Murid Baru Diperpanjang
Masyarakat Kota Makassar menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap platform pendaftaran siswa baru yang digunakan dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ini. Hal ini membuat simulasi pendaftaran yang awalnya direncanakan hanya berlangsung dua hari diperpanjang hingga 21 Mei 2026.
Tahun ini, sistem SPMB di Makassar telah terintegrasi dengan Lontara+, aplikasi aduan dan layanan publik milik Pemkot Makassar. Dengan integrasi tersebut, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan pendidikan secara digital.
Proses Simulasi dan Evaluasi
Tim Ahli Pemkot Makassar Bidang Percepatan Digitalisasi, Andi Gita Namira Patigana, menjelaskan bahwa simulasi pendaftaran dimulai sejak Selasa (12/5/2026). Dalam proses simulasi tersebut, ditemukan beberapa alur pendaftaran yang masih membingungkan bagi masyarakat. Oleh karena itu, simulasi diperpanjang agar dapat dilakukan evaluasi lebih lanjut.
“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi, sehingga perlu ada penyesuaian pada sistem agar lebih mudah digunakan,” ujar Andi Gita.
Selama masa simulasi, tim teknis melakukan evaluasi langsung terhadap alur pendaftaran yang dinilai masih membingungkan. Berbagai masukan dari masyarakat menjadi bahan pembenahan agar sistem lebih ramah pengguna saat pendaftaran resmi dibuka.
Masalah yang Ditemukan
Salah satu kendala utama selama simulasi adalah alur login dan pendaftaran akun, khususnya terkait penggunaan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Pengguna yang sudah memiliki NISN dapat langsung mengecek data dan memperoleh username serta password untuk login. Sementara calon peserta didik yang belum memiliki NISN diwajibkan membuat akun terlebih dahulu melalui formulir pendaftaran.
“Jika NISN sudah terdaftar, mereka akan mendapatkan username dan password langsung. Jika belum, mereka harus mendaftar terlebih dahulu,” jelasnya.
Untuk mempermudah masyarakat, tim mulai melakukan penyederhanaan alur sistem agar lebih ramah pengguna atau human centric. Selain itu, rencananya akan dibuka grup WhatsApp maupun Telegram sebagai wadah penyampaian keluhan dan masukan masyarakat secara langsung.
Fitur dan Persiapan Teknis
SPMB tahun ini mencakup seluruh jenjang pendidikan mulai dari TK, SD hingga SMP. Dalam sistem tersebut juga tersedia fitur penentuan titik lokasi rumah untuk kebutuhan jalur zonasi.
Untuk mengantisipasi gangguan akses saat pendaftaran resmi dibuka, pihaknya telah memisahkan server berdasarkan jenjang pendidikan. Langkah ini dilakukan agar lonjakan pengguna tidak menyebabkan server mengalami gangguan atau down.
“Jika banyak orang tiba-tiba masuk ke sistem, kita bisa meminimalisir risiko down server,” katanya.
Selain pemisahan server, Pemkot juga telah melakukan pengujian sistem atau penetration test sebanyak tiga kali sebelum SPMB diluncurkan. Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan platform mampu menampung jumlah pengguna dalam kapasitas besar saat proses penerimaan murid baru dimulai.
Jadwal Tahapan SPMB
Berikut jadwal tahapan SPMB:
- 12–21 Mei: Simulasi Pendaftaran SPMB (TK, SD, dan SMP)
- 2–4 Juni: Pendaftaran Jalur Non Domisili (TK, SD, dan SMP)
- 5 Juni: Pengumuman Jalur Non Domisili (TK, SD, dan SMP)
- 6–8 Juni: Pendaftaran Ulang, Verifikasi, dan Validasi Jalur Non Domisili
- 9–13 Juni: Pendaftaran Jalur Domisili (TK, SD, dan SMP)
- 14 Juni: Pengumuman Jalur Domisili (TK, SD, dan SMP)
- 15–17 Juni: Pendaftaran Ulang, Verifikasi, dan Validasi Jalur Domisili.







