Pekanbaru Mengalami Blackout, Aktivitas Warga Terhambat
Pekanbaru mengalami blackout pada Jumat (22/5/2026) mulai pukul 18.45 WIB. Padamnya listrik membuat aktivitas warga tidak berjalan secara maksimal. Banyak warga memilih untuk tetap di rumah dengan menggunakan lampu darurat sebagai sumber penerangan, sementara yang lain memutuskan untuk keluar rumah karena cuaca yang terasa sangat panas sejak siang hari.
Salah satu warga, Vila, memilih keluar rumah menggunakan sepeda motor. Ia mengaku mendapatkan informasi bahwa pemadaman listrik akan berlangsung dalam waktu yang cukup lama.
“Kami membawa anak-anak keluar dulu. Di rumah biasanya menggunakan AC dan kipas angin. Cuaca sejak tadi siang sangat panas,” ujar Vila kepada Infomalangraya.com.
Sementara itu, Delfi, seorang warga yang tinggal di Jalan H Imam Munandar, khawatir dengan stok makanan di dalam lemari es. Ia telah menyiapkan beberapa makanan yang rencananya akan dimasak ulang saat Idul Adha nanti.
“Ada beberapa makanan yang disimpan di lemari es. Rencana ingin dimasak saat Idul Adha. Saya khawatir makanan akan basi jika pemadaman listrik berlangsung lama,” kata Delfi.
Di ruas jalan Imam Munandar, tepatnya di Alam Mayang, persilangan antara Jalan Sekuntum dan Singgalang, aktivitas pedagang menggunakan lampu darurat. Lokasi ini biasanya ramai karena banyak dagangan makanan dan cemilan. Namun, akibat pemadaman listrik, lokasi tersebut tampak remang-remang. Meskipun demikian, sejumlah warga masih berkumpul di tempat ini, meski aktivitasnya tidak berjalan optimal karena minimnya penerangan.
Penjelasan Arti Kata Blackout
Blackout adalah istilah yang berasal dari bahasa Inggris. Secara harfiah, arti kata blackout atau blackout artinya dan apa itu blackout adalah mati lampu atau gelap gulita. Makna kata ini bisa berbeda-beda tergantung konteks penggunaannya.
Dalam Konteks Kelistrikan
Dalam konteks kelistrikan, blackout merujuk pada kondisi terputusnya aliran listrik secara tiba-tiba dan menyeluruh di suatu wilayah. Akibatnya, semua sumber penerangan dan peralatan listrik menjadi tidak berfungsi, sehingga keadaan menjadi gelap. Berbeda dengan pemadaman listrik terjadwal, blackout biasanya terjadi secara tidak terduga akibat gangguan teknis, kerusakan peralatan, atau bencana alam.
Dalam Konteks Kesehatan
Dalam konteks kesehatan, blackout merujuk pada kondisi seseorang kehilangan kesadaran secara sementara atau tidak dapat mengingat kejadian yang dialaminya dalam kurun waktu tertentu. Hal ini sering terjadi akibat kelelahan ekstrem, tekanan emosional yang berat, konsumsi alkohol berlebihan, atau masalah pada fungsi otak. Saat mengalami blackout, orang tersebut mungkin terlihat sadar dan beraktivitas, namun setelah pulih ia sama sekali tidak ingat apa yang terjadi.
Dalam Konteks Keamanan atau Komunikasi
Blackout juga bisa merujuk pada pemutusan atau penutupan akses informasi, komunikasi, atau penyiaran secara menyeluruh. Contohnya adalah media blackout atau internet blackout, di mana akses ke berita atau jaringan internet dimatikan sepenuhnya, biasanya demi alasan keamanan negara atau penanganan situasi darurat.
Dalam Konteks Acara atau Pertunjukan
Dalam konteks acara atau pertunjukan, blackout merujuk pada tindakan mematikan seluruh lampu di panggung atau ruangan secara serentak dan seketika. Biasanya digunakan sebagai tanda pergantian babak, penutupan acara, atau menciptakan efek dramatis.
Arti Blackout dalam Bahasa Gaul
Secara bahasa, blackout dalam bahasa gaul berarti lupa total, tidak ingat sama sekali apa yang terjadi, biasanya akibat terlalu banyak minum alkohol, terlalu lelah, atau kelelahan pikiran. Orang tersebut masih sadar dan bergerak, tapi otak tidak merekam kejadian tersebut.
Contoh kalimat:
– “Waduh, tadi malem gue blackout parah, bangun-bangun udah di rumah temen, gak ingat pulangnya gimana.”
– “Hati-hati kalau minum, nanti kamu blackout terus bikin ulah deh.”
Makna lain yang kadang dipakai:
– Lupa mendadak atau kosong pikiran – misal lagi ngomong tiba-tiba lupa mau ngomong apa: “Eh tunggu, gue blackout sebentar, lupa mau bilang apa.”
– Mati total atau berhenti berfungsi – buat hp, otak, atau suasana: “Otak gue udah blackout nih, kebanyakan mikir.”
Arti Blackout dalam Hubungan Asmara
Dalam hubungan asmara, blackout memiliki arti khusus. Secara bahasa, blackout dalam hubungan asmara berarti memutus semua kontak sepenuhnya, menghilang tiba-tiba, atau menutup akses sama sekali. Biasanya terjadi saat ada masalah, putus, atau ingin menjauh.
3 makna paling sering dipakai:
1. Menghilang tiba-tiba atau Ghosting parah – pasangan tiba-tiba berhenti menghubungi tanpa alasan.
2. Putus hubungan total atau No Contact – saling memutus akses untuk menenangkan diri.
3. Hilang rasa atau Kosong perasaan – rasanya hilang semua, tidak ada rasa sayang, cinta, atau peduli lagi.
Contoh kalimat:
– “Jangan sampai kamu blackout gitu aja kalau ada masalah, ngomong dong!”
– “Setelah putus, aku mutusin buat blackout total, biar cepet lupa dan move on.”
Arti Blackout dalam Bahasa Melayu Riau
Dalam Bahasa Melayu Riau, kata blackout digunakan dengan arti yang santai, mirip bahasa gaul. Secara bahasa, blackout dalam Bahasa Melayu Riau berarti mati listrik atau mati lampu; hilang ingatan sama sekali; tak ingat apa-apa; kosong ingatan – biasanya karena terlalu banyak minum, penat sangat, atau emosi tak terkawal. Orang Riau biasa menyebut juga hilang kenang atau kosong kepala.
Contoh kalimat:
– “Semalam dia minum banyak sangat, pagi ni bangun terus blackout, tak ingat macam mana balik rumah.”
– “Malam ini blackout di seluruh Riau, bahkan katanya di seluruh Sumatera kecuali Batam – Artinya mati lampu.”
Istilah seakan sama dalam loghat Riau:
– Hilang kenang = sama makna, paling biasa dipakai orang tua-tua.
– Kepala gelap = pening, tak ingat, tak faham apa jadi.







