Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Wanita Paruh Baya Viral Karena Ikut Ronda, Desa Watuagung Evaluasi Aturan

    25 Juni 2026

    Jejak Karier Said Iqbal dari Buruh Pabrik ke Penasihat Presiden Prabowo

    24 Juni 2026

    Permintaan Maaf Sarwendah Jadi Sorotan, Minola Temukan Kekurangan

    24 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 25 Juni 2026
    Trending
    • Wanita Paruh Baya Viral Karena Ikut Ronda, Desa Watuagung Evaluasi Aturan
    • Jejak Karier Said Iqbal dari Buruh Pabrik ke Penasihat Presiden Prabowo
    • Permintaan Maaf Sarwendah Jadi Sorotan, Minola Temukan Kekurangan
    • IndoWood Expo 2026 Surabaya Jadi Pusat Inovasi Furnitur Dunia
    • 6 Shio Paling Beruntung 22 Juni 2026: Kelinci Cuan, Kuda Percaya Diri
    • Ratusan Miliar Disita, Ini Barang Berharga Silmy Karim yang Dirampas KPK
    • Panduan Sholat Jumat Lengkap: Qobliyah dan Badiyah
    • Bukan Hanya Bantuan Pangan, Intervensi Nutrisi Anak Hemat Triliunan Rupiah
    • 7 Camilan Peningkat Berat Badan Bayi 9 Bulan
    • Listrik Padam 3 Kali Seminggu, Pedagang Ayam di Bondowoso Khawatir Daging Rusak
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Richard Lee Dianggap Manipulatif, Doktif Minta Komisi Yudisial Awasi Hakim di Persidangan

    Richard Lee Dianggap Manipulatif, Doktif Minta Komisi Yudisial Awasi Hakim di Persidangan

    adm_imradm_imr28 Mei 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perseteruan Doktif dan Richard Lee Masuki Tahap Persidangan

    Kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang dilaporkan oleh Doktif terhadap Richard Lee telah dinyatakan P21. Status ini menandai bahwa berkas perkara hasil penyidikan polisi sudah lengkap dan siap untuk dilanjutkan ke tahap pelimpahan tersangka serta barang bukti kepada jaksa. Setelah proses tersebut, kasus akan segera disidangkan di pengadilan.

    Doktif mengambil langkah-langkah penting dalam persidangan ini. Ia meminta Komisi Yudisial (KY) untuk turut mengawasi proses persidangan. Hal ini dilakukan karena ia menilai Richard Lee sebagai sosok yang manipulatif dan berpotensi memengaruhi jalannya peradilan. “Kami akan mengirimkan surat, karena manusia ini sangat manipulatif,” ujar Doktif, dikutip dari YouTube Intens Investigasi.

    Dalam waktu dekat, pihak Doktif akan mengirimkan surat resmi kepada KY terkait permintaan pengawalan hakim selama persidangan. Langkah ini juga dimaksudkan untuk membuktikan bahwa Richard Lee tidak kebal hukum. “Nanti insyaAllah kita minggu depan akan mengirimkan surat ya untuk pengawalan hakim di persidangan dari DRL ya. Kan dia dikenal sebagai seseorang yang kebal hukum,” jelasnya.

    Selain itu, Doktif ingin kasus ini menjadi contoh bahwa proses hukum di Indonesia harus tegak lurus dan adil. Ia berharap semua warga negara, baik yang memiliki koneksi kuat maupun harta banyak, tetap bertanggung jawab atas kesalahan mereka. “Ya meskipun mempunyai link sekuat apapun, mempunyai harta sebanyak apapun ya selama anda salah ya tetap bertanggung jawab gitu,” tukasnya.

    Kondisi Terkini Richard Lee

    Sementara itu, kondisi terkini Richard Lee di dalam penjara diungkap oleh kuasa hukumnya, Abdul Haji Talahu. Ia menyebutkan bahwa Richard Lee dalam kondisi sehat dan masih menjalani aktivitas seperti biasanya sebagai tahanan di Polda Metro Jaya. “Hari ini saya baru jumpa dengan Dokter Richard, seperti biasa beliau sehat, fine-fine aja,” ungkap Abdul, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment.

    Meski sedang dalam tahanan, Richard Lee diketahui sedang mempersiapkan langkah hukum buntut dari fitnah yang merugikannya. Di tengah proses hukum yang berjalan, ia sempat dibuat geram oleh Doktif yang menyinggung status mualafnya. Sebelumnya, Doktif sempat mempertanyakan serta meragukan status mualaf Richard Lee hingga menjadi polemik.

    Richard Lee diketahui telah menjadi mualaf dan memeluk agama Islam sejak sekitar 2023, meski baru diumumkan secara terbuka pada awal Maret 2025. Doktif menuding Richard Lee menggunakan agama untuk menarik simpati publik. “Semua yang terkait adanya dugaan fitnah, hoaks atau bohong, dokter sedang pertimbangkan dan menyiapkan langkah-langkahnya,” kata Abdul.

    Menurut Abdul, fitnahan tersebut telah merusak reputasi Richard Lee. Bahkan permasalahan itu juga mengganggu ketenangan keluarga sang dokter. “Karena ini kan udah ke mana-mana gitu kan merusak reputasi dia, nama baik dia, mengganggu kenyamanan, ketenangan keluarganya gitu kan,” beber Abdul.

    Abdul sendiri juga menilai, fitnahan tersebut dilayangkan dengan sengaja untuk menjatuhkan nama Richard Lee. “Kami melihat ada motif yang ingin merusak reputasi beliau,” ucapnya.

    Awal Perseteruan Doktif dengan Richard Lee

    Perseteruan antara Doktif dan Richard Lee bermula dari aksi saling lapor. Keduanya akhirnya ditetapkan menjadi tersangka. Doktif ditetapkan tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik, sedangkan Richard Lee ditetapkan tersangka kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan treatment kecantikan.

    Perseteruan berawal dari konten Doktif yang sering mengulas produk kecantikan dan menuduh beberapa produk milik Richard Lee melakukan overclaim atau penipuan kandungan bahan. Richard Lee kemudian melaporkan Doktif atas pencemaran nama baik karena merasa produknya disudutkan secara tidak adil. Sebaliknya, Doktif melaporkan Richard Lee atas dugaan berita bohong dan pelanggaran perlindungan konsumen.

    Seorang mantan karyawan Richard Lee muncul memberikan kesaksian kepada Doktif mengenai dugaan praktik produksi skincare yang tidak sesuai aturan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Jejak Karier Said Iqbal dari Buruh Pabrik ke Penasihat Presiden Prabowo

    By adm_imr24 Juni 20261 Views

    Setelah Pergub Dicabut, Apa yang Harus Diselesaikan?

    By adm_imr24 Juni 20261 Views

    Profil 3 Pemimpin Baru Bapanas yang Akan Dilantik Prabowo Hari Ini

    By adm_imr24 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Wanita Paruh Baya Viral Karena Ikut Ronda, Desa Watuagung Evaluasi Aturan

    25 Juni 2026

    Jejak Karier Said Iqbal dari Buruh Pabrik ke Penasihat Presiden Prabowo

    24 Juni 2026

    Permintaan Maaf Sarwendah Jadi Sorotan, Minola Temukan Kekurangan

    24 Juni 2026

    IndoWood Expo 2026 Surabaya Jadi Pusat Inovasi Furnitur Dunia

    24 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?