Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Nasib Artis di Arafah: Raffi Cium Hajar Aswad, Ashanty Berdoa, Rizal Armada ke Mina

    31 Mei 2026

    Jadwal KA Sri Tanjung Idul Adha 2026, Tiket Rp88 Ribu

    31 Mei 2026

    Sule Nyangkal Lempar Naskah ke Wajah Kru TV, Mertua Mahalini: Aku Tidak Kenal Wajahnya

    31 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 31 Mei 2026
    Trending
    • Nasib Artis di Arafah: Raffi Cium Hajar Aswad, Ashanty Berdoa, Rizal Armada ke Mina
    • Jadwal KA Sri Tanjung Idul Adha 2026, Tiket Rp88 Ribu
    • Sule Nyangkal Lempar Naskah ke Wajah Kru TV, Mertua Mahalini: Aku Tidak Kenal Wajahnya
    • Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Kota-Kota Besar Indonesia
    • Mantan Kepala KPK Tantang Kerugian Negara dalam Kasus Chromebook
    • Fakta KDRT di Sekadau: Suamianiaya Istri Saat Libur
    • Doa Pagi Hari Rasulullah SAW
    • Populix mengungkap tren gaya hidup olahraga di kalangan pekerja kota Indonesia
    • Resep Sate Maranggi Sapi Empuk untuk Idul Adha 2026, Lengkap dengan Sambal Oncom
    • Jadwal SPMB 2026 di Kaltim jenjang SMA/SMK, lengkap syarat dan cara daftar
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Pembaruan Perang Iran vs AS-Israel: Mojtaba Khamenei Akui Timur Tengah Bukan Lagi Tameng Amerika

    Pembaruan Perang Iran vs AS-Israel: Mojtaba Khamenei Akui Timur Tengah Bukan Lagi Tameng Amerika

    adm_imradm_imr31 Mei 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kekuatan Amerika Serikat di Timur Tengah Mulai Melemah

    Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dalam pidato terbarunya menegaskan bahwa pengaruh Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah semakin melemah. Ia menyatakan bahwa negara-negara Islam di kawasan kini mulai bergerak mandiri menuju tatanan regional yang baru.

    Dalam pidato yang disiarkan melalui saluran Telegram resmi dan televisi pemerintah Iran, Mojtaba Khamenei menyoroti penurunan pengaruh Washington. Menurutnya, rakyat dan tanah di kawasan ini tidak akan lagi menjadi tameng bagi pangkalan-pangkalan Amerika.

    “Waktu tidak akan diputar mundur, dan rakyat serta tanah di kawasan ini tidak akan lagi menjadi tameng bagi pangkalan-pangkalan Amerika,” tegas Mojtaba Khamenei dalam pernyataannya, Selasa (26/5/2026).

    Ia juga menyerukan pentingnya persatuan di antara negara-negara Muslim untuk membentuk stabilitas kawasan tanpa campur tangan asing. “Saya dengan tulus dan jujur menyerukan kepada semua negara dan pemerintah Islam untuk berteman dan bekerja sama,” lanjutnya.

    Dalam pernyataan tersebut, Iran juga menegaskan bahwa slogan “Matilah Amerika dan Matilah Israel” akan tetap digaungkan oleh Teheran serta kelompok-kelompok regional yang menentang kebijakan Barat.

    Misteri Kondisi Kesehatan Mojtaba Khamenei Pasca-Serangan AS-Israel

    Hingga saat ini, keberadaan fisik Mojtaba Khamenei masih dirahasiakan dengan sangat ketat oleh pihak Teheran. Hal ini memicu spekulasi internasional. Pihak intelijen AS meyakini sang Pemimpin Tertinggi mengalami luka parah akibat serangan udara pada akhir Februari lalu.

    Meski demikian, klaim tersebut langsung dibantah oleh internal pemerintahan Iran. Seorang pejabat Kementerian Kesehatan Iran menyebutkan bahwa putra mendiang Ali Khamenei tersebut hanya mengalami luka ringan di area wajah, kepala, dan kaki.

    “Dari sudut pandang saya sebagai dokter, cedera ini tidak serius dan hanya membutuhkan satu atau dua jahitan,” ujar pejabat medis tersebut. Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, menambahkan bahwa Mojtaba sempat dirawat di rumah sakit sebelum akhirnya keluar pada 1 Maret lalu.

    Menurut laporan Al Arabiya, sejak resmi menggantikan posisi ayahnya, Mojtaba belum pernah sekalipun muncul di depan publik dan hanya berkomunikasi lewat pesan tertulis. Media AS melaporkan ia kini berada di lokasi rahasia dengan sistem pengamanan ekstra ketat. Jalur komunikasinya yang hanya menggunakan kurir khusus disinyalir menjadi alasan lambatnya proses negosiasi antara Iran dan pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

    Delegasi Iran Tiba di Qatar

    Di tengah retorika politik yang tajam, upaya diplomasi untuk mengakhiri konflik yang telah berjalan berbulan-bulan ini tetap diupayakan. Ketua Parlemen sekaligus kepala negosiator Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, dilaporkan telah tiba di Doha, Qatar.

    Berdasarkan laporan kantor berita Tasnim, kunjungan tingkat tinggi ini “secara umum berjalan baik” dan mulai menunjukkan kemajuan. Beberapa poin krusial yang dibahas dalam mediasi, yang turut dibantu oleh Pakistan, meliputi:

    • Masa depan pemblokiran Selat Hormuz.
    • Kelanjutan program nuklir Iran.
    • Tuntutan pencairan aset-aset Iran yang dibekukan di luar negeri.

    Respons dari Pihak AS dan Internal Iran

    Meskipun perundingan berjalan, kedua belah pihak tetap memasang posisi tawar yang tinggi:

    • Mohammad Baqer Zolghadr (Pejabat Keamanan Iran): Menegaskan bahwa Teheran tidak akan mundur satu langkah pun dan meminta rakyat menjaga persatuan nasional.
    • Marco Rubio (Menteri Luar Negeri AS): Menyatakan bahwa peluang perdamaian dalam waktu dekat belum bisa dipastikan, walau AS masih membuka pintu diplomasi. “AS siap mengambil langkah lain jika perundingan gagal,” ujarnya.
    • Donald Trump (Presiden AS): Menegaskan kesepakatan hanya akan ditandatangani jika benar-benar menguntungkan Amerika dan menjamin Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.

    Kronologi dan Latar Belakang Perang AS-Israel vs Iran

    Perang terbuka ini pertama kali pecah pada 28 Februari 2026 melalui serangan udara masif yang diluncurkan oleh militer AS dan Israel ke wilayah Iran. Ketegangan ini dipicu oleh gagalnya perundingan nuklir di Jenewa dua hari sebelumnya.

    Barat menuduh Teheran mengembangkan senjata pemusnah massal, tuduhan yang selalu dibantah oleh Iran dengan alasan program nuklir mereka murni untuk riset sipil dan energi. Konflik semakin memanas setelah Pemimpin Tertinggi terdahulu, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan awal tersebut, yang kemudian digantikan oleh putranya, Mojtaba Khamenei.

    Iran membalas dengan menggempur pangkalan militer AS di Teluk serta memblokade Selat Hormuz, memicu krisis energi global. Setelah 40 hari bertempur, gencatan senjata sementara akhirnya disepakati pada 8 April 2026 berkat mediasi Pakistan.

    Saat ini, Qatar mengambil peran lebih aktif untuk menengahi isu-isu teknis dan ekonomi guna mencapai perdamaian permanen.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Teheran Syarat Damai ke AS: Dana Rp190 Triliun Harus Cair dalam 60 Hari

    By adm_imr31 Mei 20261 Views

    Sejarah Terbentuk, Musuh Lama Libya Bergabung, Tentara Suriah Muncul, Semua Di Bawah Komando Turki

    By adm_imr30 Mei 20262 Views

    Arab Saudi menolak normalisasi dengan Israel, hubungan diplomatik terancam retak

    By adm_imr30 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Nasib Artis di Arafah: Raffi Cium Hajar Aswad, Ashanty Berdoa, Rizal Armada ke Mina

    31 Mei 2026

    Jadwal KA Sri Tanjung Idul Adha 2026, Tiket Rp88 Ribu

    31 Mei 2026

    Sule Nyangkal Lempar Naskah ke Wajah Kru TV, Mertua Mahalini: Aku Tidak Kenal Wajahnya

    31 Mei 2026

    Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Kota-Kota Besar Indonesia

    31 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?