Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Banjarbaru Tetap Berjalan Lancar
Brantas Abipraya, perusahaan BUMN konstruksi, terus memastikan progres pembangunan Sekolah Rakyat Banjarbaru di Kalimantan Selatan berjalan sesuai target pemerintah. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk menjaga prinsip tepat waktu, mutu, dan biaya dalam pelaksanaan proyek ini.
Sebagai bagian dari tata kelola proyek yang profesional, Brantas Abipraya memastikan seluruh mitra kerja menjalankan kewajiban secara tertib dan tepat waktu. Salah satu aspek penting yang ditekankan adalah pembayaran upah kepada mandor dan pekerja. Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, menyatakan bahwa pembayaran dilakukan sesuai kontrak kerja sama dan tidak diperkenankan ada penundaan yang dapat mengganggu kesejahteraan tenaga kerja maupun kelancaran operasional proyek.
“Kami senantiasa memastikan proses pembayaran kepada mandor dan pekerja dilakukan tepat waktu,” ujar Dian dalam keterangannya. “Tidak ada toleransi terhadap penundaan pembayaran yang bisa berdampak negatif.”
Dian juga menjelaskan bahwa Brantas Abipraya telah melaksanakan seluruh kewajiban pembayaran sesuai kontrak. Namun, jika ada kendala administratif di lapangan yang menghambat penyelesaian pembayaran, perusahaan akan segera mengambil langkah percepatan agar hak pekerja tetap terpenuhi dan progres pembangunan tidak terganggu.
“Kami melakukan evaluasi serta penegasan terhadap seluruh mitra kerja agar pelaksanaan proyek tetap berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik,” tambahnya.
Pihak Brantas Abipraya juga menegaskan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan untuk memastikan aktivitas proyek berjalan normal dan kondusif. Beberapa pekerja dan mandor proyek menyampaikan apresiasi atas responsifnya perusahaan dalam menjaga koordinasi.
“Yang kami lihat pihak Brantas Abipraya cukup responsif dalam melakukan koordinasi sehingga pekerjaan bisa kembali berjalan,” ujar salah satu pekerja proyek.
Sementara itu, salah satu mandor pekerja menilai bahwa koordinasi di lapangan berjalan baik dan progres proyek tetap terjaga. “Pihak Brantas Abipraya aktif berkoordinasi supaya pekerjaan tidak berhenti dan target proyek tetap tercapai,” imbuhnya.
Fasilitas Lengkap yang Tersedia
Sekolah Rakyat Banjarbaru dirancang dengan konsep asrama terpadu yang dilengkapi berbagai fasilitas pendidikan. Fasilitas tersebut mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA, rumah susun guru, asrama siswa, masjid, gedung serbaguna, kantin, hingga sarana olahraga.
Brantas Abipraya menegaskan komitmen mereka untuk menjaga kualitas pekerjaan, perlindungan tenaga kerja, serta keberlangsungan pembangunan. Hal ini bertujuan untuk mendukung penyediaan sarana pendidikan yang layak dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Brantas Abipraya berkomitmen menjalankan seluruh kewajiban sesuai ketentuan kontraktual serta memastikan pembangunan Sekolah Rakyat Banjarbaru tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Dian.
Target Penyelesaian pada Juni 2026
Sebanyak 93 titik pembangunan Sekolah Rakyat permanen tahap II ditargetkan selesai pada Juni 2026. Proyek ini akan dimanfaatkan untuk pembelajaran pada tahun ajaran baru Juli 2026.
Untuk mewujudkan target tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. Rapat ini membahas percepatan pembangunan Gedung Sekolah Rakyat permanen di kantor Kemensos, Jakarta.
“Target penyelesaian pembangunan pada 93 titik pembangunan gedung Sekolah Rakyat, nanti akan disampaikan langsung, yang semuanya telah diusahakan, didukung, di-support oleh Pak Menteri PU untuk dilakukan percepatan, agar bulan Juli bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran tahun 2026/2027,” kata Gus Ipul usai pertemuan.
Secara simultan, Kementerian PU juga sudah memulai proses pembangunan Sekolah Rakyat permanen tahap III, yang terbagi menjadi III A, III B, dan III C berdasarkan kesiapan lahan dan persyaratan lainnya.
Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PU yang telah berupaya melakukan percepatan dalam pembangunan Gedung Sekolah Rakyat permanen. “Di lapangan tantangannya luar biasa, tetapi Pak Menteri PU turun langsung dan berusaha melakukan percepatan-percepatan,” ujarnya.






