Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    PLN Siaga, Kelistrikan Babel Aman Selama Idul Adha dan Waisak

    1 Juni 2026

    Mama Yasinta Dilaporkan, Tim Film Pesta Babi Beri Pernyataan, Minta Publik Tidak Menghakimi

    1 Juni 2026

    Resep Sate Gebug Malang, Daging Kurban Empuk dan Gurih

    1 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 1 Juni 2026
    Trending
    • PLN Siaga, Kelistrikan Babel Aman Selama Idul Adha dan Waisak
    • Mama Yasinta Dilaporkan, Tim Film Pesta Babi Beri Pernyataan, Minta Publik Tidak Menghakimi
    • Resep Sate Gebug Malang, Daging Kurban Empuk dan Gurih
    • 5 Promo Menarik Danamon dan Adira Finance Didukung MUFG di IIMS Surabaya 2026
    • Pattimura International Big Fight 2026, Gubernur Yakin Lahirkan Juara Tinju Dunia dari Maluku
    • Jika Anda Sering Lelah dan Kurang Motivasi, Coba 7 Kebiasaan Pagi Ini!
    • Dari warung keliling ke restoran legendaris, Jejamuran melompat lewat cinta dan pendidikan
    • UU LLAJ Diuji MK, Pengendara Sepeda Listrik Diminta Miliki SIM
    • Penawaran Refund Cicilan 2 Tahun dari Hanania Travel untuk Korban Penipuan
    • Keluh Kesah Mama Yasinta Soal Film Pesta Babi yang Muncul Tanpa Izin
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»Mama Yasinta Dilaporkan, Tim Film Pesta Babi Beri Pernyataan, Minta Publik Tidak Menghakimi

    Mama Yasinta Dilaporkan, Tim Film Pesta Babi Beri Pernyataan, Minta Publik Tidak Menghakimi

    adm_imradm_imr1 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Klarifikasi dari Tim Produksi Film Pesta Babi

    Rumah produksi Watchdoc, bersama tim kolaborasi film Pesta Babi, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait laporan yang dilayangkan oleh aktivis Papua, Mama Yasinta Moiwend. Dalam pernyataan yang diunggah di akun Instagram Watchdoc pada Sabtu (30/5/2026), tim produksi meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru memberikan penilaian buruk terhadap situasi ini.

    Mereka berharap publik bisa menahan diri dan tidak menghakimi sikap pejuang lingkungan asal Papua tersebut yang kini berbalik melawan mereka. Tim kolaborasi menegaskan bahwa mereka sangat memahami rekam jejak panjang Mama Yasinta dalam menyuarakan hak-hak masyarakat adat di Tanah Cenderawasih.

    “Mama Yasinta Moiwend adalah seorang tokoh perempuan adat Malind yang sudah lama berjuang untuk diri dan komunitasnya, jauh sebelum proses pembuatan film dokumenter ini berlangsung,” tulis tim kolaborasi dalam keterangannya.

    Pihak produser mengatakan bahwa penghormatan terhadap dedikasi Mama Yasinta tidak akan berubah meski saat ini memicu perdebatan. Mereka mengimbau netizen agar tidak memanfaatkan momentum ini untuk menyudutkan atau menyerang pribadi wanita berusia 62 tahun itu.

    “Kami tim kolaborasi film Pesta Babi menghormati apa pun sikap Mama Yasinta saat ini dan meminta publik untuk tidak menyudutkan atau menghakimi beliau,” lanjut pernyataan tersebut.

    Di sisi lain, tim produksi mengaku masih terus menganalisis dan berusaha memahami penyebab mendasar dari perubahan sikap Mama Yasinta yang terkesan mendadak. Di sisi lain, tim mengungkapkan bahwa hingga saat ini mereka belum memperoleh kesempatan untuk berbicara langsung dengan Mama Yasinta.

    Upaya komunikasi disebut masih terus dilakukan sejak video pernyataannya beredar pada 23 Mei 2026. “Setelah videonya beredar pada Sabtu malam, 23 Mei lalu, hingga mendatangi Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya pada Jumat, 29 Mei, Mama Yasinta belum dapat dihubungi atau ditemui langsung,” tulis mereka.

    Selain mencoba menghubungi Mama Yasinta secara langsung, tim juga menjalin komunikasi dengan keluarga guna mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai situasi yang terjadi. “Kami terus berusaha membangun komunikasi dengan Mama Yasinta dan berkoordinasi dengan keluarganya,” demikian pernyataan tim kolaborasi.

    Soroti Persoalan Masyarakat Adat Papua

    Lebih jauh, tim kolaborasi menilai perhatian publik seharusnya tidak hanya terpusat pada polemik yang sedang berlangsung. Mereka mengingatkan bahwa masih banyak persoalan besar yang dihadapi masyarakat adat di Papua dan membutuhkan dukungan bersama.

    “Kami mengharapkan dukungan perhatian publik terhadap persoalan ini, sembari kita melanjutkan solidaritas untuk upaya penyelesaian persoalan yang begitu besar di Tanah Papua,” tulis mereka.

    Pernyataan tersebut turut membawa nama sejumlah pihak yang terlibat dalam kolaborasi film dokumenter Pesta Babi, termasuk Greenpeace Indonesia, Watchdoc, Jubi Media, LBH Papua Merauke, Pusaka Bentala Rakyat, dan Ekspedisi Indonesia Baru.

    Mama Yasinta Lapor ke Polda Metro Jaya

    Sebelumnya, Tokoh masyarakat adat Papua Yasinta Moowend alias Mama Yasinta melaporkan Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Merauke inisial JTW. Laporan tersebut dibuat buntut penayangan film Pesta Babi yang menampilkan Mama Yasinta tanpa izin. Laporan tersebut telah diterima polisi dan tercatat dengan nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 29 Mei 2026.

    Kuasa hukum Mama Sinta, TS Hamonangan Daulay, mengatakan laporan dibuat karena kliennya merasa dieksploitasi tanpa persetujuan yang sah. “Laporan ke Polda Metro Jaya hari ini untuk personaliti-nya Mama Sinta. Seorang anak bangsa berusia 62 tahun dieksploitasi tanpa perizinan yang sah dan pengakuan yang sah dari Mama Sinta,” kata Hamonangan kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).

    Ia memastikan laporan tersebut telah resmi diterima oleh penyidik Polda Metro Jaya. “Puji Tuhan, STTP-nya sudah keluar. Tanda terimanya sudah selesai, laporan sudah diterima,” ujarnya. “Yang kita laporkan ini perorangan. Ada Ketua LBH Merauke. Inisialnya JTW,” kata Hamonangan.

    Laporan tersebut diajukan dengan menggunakan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP). “Pasal yang kami ajukan adalah Pasal 65 juncto Pasal 67 PDP, Perlindungan Data Pribadi,” jelasnya. Hamonangan belum menjelaskan secara rinci alasan pelaporan dilakukan di Polda Metro Jaya. “Itu juga untuk menjaga kerahasiaan bagi Mama Sinta. Kita tunggu nanti press release resmi dari Polda Metro Jaya saja,” ucapnya.

    Pengakuan Mama Yasinta

    Mama Yasinta mengaku baru mengetahui wajahnya muncul dalam film Pesta Babi saat menghadiri pemutaran film di Susteran Maranatha, Jayapura, pada 8 April 2026. “Film yang diputar di Jayapura, di Susteran Maranatha, tanpa izin dari saya. Mereka putar film itu di mana-mana, saya sakit hati, saya kecewa sekali,” ujarnya.

    Menurutnya, tidak pernah ada pembicaraan maupun permintaan izin terkait keterlibatannya dalam produksi film tersebut. “Tidak ada sama sekali,” katanya. Ia menjelaskan awalnya diajak menghadiri sebuah kegiatan di Jayapura dan kemudian diajak menonton film Pesta Babi. Saat itulah dirinya terkejut melihat wajahnya ditampilkan di layar.

    “Saya tahu cuma mau nonton film Pesta Babi. Tapi di situ ada wajah saya,” ucapnya. Mama Yasinta mengaku merasa dirugikan karena wajahnya ditayangkan di berbagai tempat tanpa persetujuannya. “Kenapa wajah saya ditampilkan di depan banyak orang tanpa seizin saya? Saya sakit hati dan sakit jiwa sekali bersama keluarga saya,” katanya.

    Ia juga meminta agar penayangan film tersebut dihentikan. “Dihentikan! Mulai hari ini dihentikan! Seandainya ada yang putar film itu, tolong proses orang itu,” tegasnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Arti Kata Terminasi: Makna dalam Bahasa Gaul dan Hubungan Asmara

    By adm_imr1 Juni 20261 Views

    Arti Kata Fly High dalam Bahasa Gaul dan Hubungan Asmara

    By adm_imr1 Juni 20261 Views

    10 Hal yang Dilakukan Orang Pintar Tapi Terlihat Malas Menurut Psikologi

    By adm_imr30 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    PLN Siaga, Kelistrikan Babel Aman Selama Idul Adha dan Waisak

    1 Juni 2026

    Mama Yasinta Dilaporkan, Tim Film Pesta Babi Beri Pernyataan, Minta Publik Tidak Menghakimi

    1 Juni 2026

    Resep Sate Gebug Malang, Daging Kurban Empuk dan Gurih

    1 Juni 2026

    5 Promo Menarik Danamon dan Adira Finance Didukung MUFG di IIMS Surabaya 2026

    1 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?