Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Penawaran Refund Cicilan 2 Tahun dari Hanania Travel untuk Korban Penipuan

    1 Juni 2026

    Keluh Kesah Mama Yasinta Soal Film Pesta Babi yang Muncul Tanpa Izin

    1 Juni 2026

    Drone Rusia Jatuh di Rumania, Insiden Terburuk Dikecam NATO

    1 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 1 Juni 2026
    Trending
    • Penawaran Refund Cicilan 2 Tahun dari Hanania Travel untuk Korban Penipuan
    • Keluh Kesah Mama Yasinta Soal Film Pesta Babi yang Muncul Tanpa Izin
    • Drone Rusia Jatuh di Rumania, Insiden Terburuk Dikecam NATO
    • 17 Aplikasi Pengatur AC, Atur Dengan Mudah dari Ponsel
    • FP1 Moto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Kesulitan, Fernandez Dominasi Mugello
    • 52 Putra-Putri Kalbar Ikut Seleksi Paskibraka 2026, Harisson Tekankan Integritas dan Nasionalisme
    • Jadwal VNL Putri 2026 Pekan 1: Indonesia vs Thailand Mulai 3 Juni
    • Arti Kata Terminasi: Makna dalam Bahasa Gaul dan Hubungan Asmara
    • Kasus Penyelundupan Menara Masjid, Proyek BTS Ilegal di SDN Kotalama V Malang Terancam Terbongkar
    • 5 tips memilih lampu kamar mewah dan nyaman ala hotel bintang lima
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hiburan»Keluh Kesah Mama Yasinta Soal Film Pesta Babi yang Muncul Tanpa Izin

    Keluh Kesah Mama Yasinta Soal Film Pesta Babi yang Muncul Tanpa Izin

    adm_imradm_imr1 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peristiwa Penayangan Film yang Memicu Kekhawatiran

    Mama Yasinta, seorang tokoh masyarakat adat Papua, mengaku baru mengetahui wajahnya muncul dalam film saat menghadiri pemutaran film Pesta Babi di Aula Susteran Maranatha, Jayapura, Papua pada 8 April 2026. Ia menyampaikan rasa kecewa dan terkejut karena wajahnya ditampilkan di depan banyak orang tanpa persetujuannya.

    Ia mengatakan bahwa awalnya ia diajak menghadiri kegiatan oleh seseorang bernama Bang Tigor. Namun, dirinya tidak pernah diberitahu akan dilibatkan dalam film dokumenter tersebut. “Tidak ada sama sekali,” ujarnya saat ditanya apakah pernah ada pembicaraan mengenai keterlibatannya dalam film.

    Mama Yasinta merasa sakit hati dan kecewa karena wajahnya ditampilkan tanpa izin. “Kenapa wajah saya ditampilkan di depan banyak orang tanpa seizin dari saya? Itu yang saya sakit hati dan sakit jiwa sekali bersama keluarga saya,” tuturnya.

    Ia juga meminta agar penayangan film tersebut dihentikan. “Dihentikan! Mulai dari hari ini dihentikan! Seandainya ada yang putar film itu, tolong proses orang itu,” tegasnya.

    Laporan ke Polisi

    Mama Yasinta menyambangi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya didampingi kuasa hukumnya, TS Hamonangan Daulay untuk melaporkan dugaan eksploitasi tanpa izin terkait penayangan film Pesta Babi. Ia melaporkan Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Merauke inisial JTW.

    Laporan tersebut telah diterima polisi dan tercatat dengan nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 29 Mei 2026. Hamonangan menyebut laporan polisi dibuat terkait penggunaan wajah kliennya dalam film tersebut tanpa persetujuan.

    “Kita hari ini fokus dalam rangka pembuatan LP dulu dan hari ini masih berproses,” kata Hamonangan kepada wartawan di Polda Metro Jaya. Menurutnya, laporan tersebut dibuat atas dugaan eksploitasi terhadap personalitas Mama Sinta sebagai individu yang merasa dirugikan karena ditampilkan dalam film tanpa izin resmi.

    Tanggapan dari Sutradara Film

    Sutradara Film Pesta Babi, Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale, menanggapi terkait langkah hukum yang dilakukan Yasinta Moowend atau Mama Yasinta membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya. Tanggapan mengenai laporan polisi itu ditulis dalam akun media sosial kedua sutradara film tersebut yang diunggah Sabtu (30/5/2026).

    Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale menghormati keputusan Mama Yasinta menempuh jalur hukum sebagai hak setiap orang. “Kami hormati pilihan Mama Yasinta. Sebagaimana kami menghormati hak setiap orang untuk tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi di Papua,” tulis kedua sutradara Film Pesta Babi dikutip Infomalangraya.com.

    Mereka juga menyampaikan pesan mengenai perjuangan anak-anak adat demi tanah peninggalan leluhur. “Waktu tanah ulayatnya diambil tanpa izin, mereka tak datang menjemput dan mengantarnya ke Jakarta untuk lapor polisi. Yang datang adalah anak-anak adat yang jadi pengacara pro bono karena solidaritas dan ingin ikut melindungi tanah moyangnya.”

    Permintaan Publik untuk Tidak Menghakimi

    Tim Kolaborasi Film Pesta Babi membuat pernyataan terkait laporan polisi yang dibuat oleh tokoh perempuan adat Malind, Yasinta Moiwend atau Mama Yasinta. Mama Yasinta membuat laporan polisi dengan terlapor Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Merauke inisial JTW di Polda Metro Jaya pada Jumat (29/5/2026). Laporan itu terkait dugaan pelanggaran pasal 65 junro 67 Undang-undang no 27 tentang Perlindungan Data Pribadi.

    Tim Kolaborasi Film Pesta Babi tengah berupaya berkomunikasi dengan Mama Yasinta pasca pelaporan tersebut. Setelah videonya beredar pada Sabtu (23/5/2026), hingga mendatangi Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya pada Jumat (29/5/2026), Mama Yasinta belum dapat dihubungi atau ditemui langsung.

    “Kami terus berusaha membangun komunikasi dengan Mama Yasinta dan berkoordinasi dengan keluarganya.” Mereka juga mengharapkan dukungan perhatian publik terhadap persoalan ini, sembari melanjutkan solidaritas untuk upaya penyelesaian persoalan yang begitu besar di Tanah Papua.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    4 Fakta Jokowi Bintang Film Kolosal tentang Dayak dan Majapahit

    By adm_imr1 Juni 20261 Views

    Curhat Nur Rohmah: ART Baru Erin Menghilang Karena Ancaman

    By adm_imr1 Juni 20261 Views

    Artis Siap Berdoa di Arafah, Ashanty Berdoa, Raffi Cium Hajar Aswad, Rizal Armada ke Mina

    By adm_imr31 Mei 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Penawaran Refund Cicilan 2 Tahun dari Hanania Travel untuk Korban Penipuan

    1 Juni 2026

    Keluh Kesah Mama Yasinta Soal Film Pesta Babi yang Muncul Tanpa Izin

    1 Juni 2026

    Drone Rusia Jatuh di Rumania, Insiden Terburuk Dikecam NATO

    1 Juni 2026

    17 Aplikasi Pengatur AC, Atur Dengan Mudah dari Ponsel

    1 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?