Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Tim anti-begal Polres Kediri siap tumpas kejahatan jalanan

    2 Juni 2026

    Kasus Pasar Among Tani Diperiksa Kejari, Plt Wali Kota Batu: Semua Tertib

    2 Juni 2026

    Curiga Ada Upaya Bungkam, Tessa Mariska Sindir Perilaku ART Baru Erin di Polisi

    2 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 2 Juni 2026
    Trending
    • Tim anti-begal Polres Kediri siap tumpas kejahatan jalanan
    • Kasus Pasar Among Tani Diperiksa Kejari, Plt Wali Kota Batu: Semua Tertib
    • Curiga Ada Upaya Bungkam, Tessa Mariska Sindir Perilaku ART Baru Erin di Polisi
    • Gigi Pelari Jarak Jauh Lebih Rentan Berlubang, Mengapa?
    • 5 Fakta Menarik Kota Biru Chefchaouen di Maroko
    • Siswi Surabaya Dijambret Saat Beli Seblak Naik Sepeda Listrik
    • 128 Calon Jemaah Umrah Tertipu Hanania Travel, Kerugian Rp12,1 Miliar
    • Ibu Yasinta Laporkan Polisi Karena Wajahnya Tampil di Film Pesta Babi
    • Israel Blokir Komunikasi Sekjen PBB, Marah Usai Dituduh Terkait Kekerasan di Gaza
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Dikagumi, Layarnya Jadi Sorotan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hiburan»Ibu Yasinta Laporkan Polisi Karena Wajahnya Tampil di Film Pesta Babi

    Ibu Yasinta Laporkan Polisi Karena Wajahnya Tampil di Film Pesta Babi

    adm_imradm_imr2 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peristiwa Penggunaan Wajah Tanpa Izin dalam Film “Pesta Babi”

    Mama Yasinta, seorang perempuan adat dari Suku Marind-Anim di Papua Selatan, melaporkan kepolisian terkait penggunaan wajahnya dalam film dokumenter Pesta Babi tanpa izin. Ia mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui keberadaan wajahnya dalam film tersebut pada April 2026. Hal ini membuatnya merasa dirugikan dan menyebut pihak pembuat film sebagai “penjahat”.

    Kuasa hukum Mama Yasinta menyatakan bahwa kliennya diduga dieksploitasi tanpa persetujuan yang sah. Ia meminta agar pemutaran film Pesta Babi dihentikan dan pihak terkait diproses secara hukum.

    Pernyataan Publik dan Kekecewaan Mama Yasinta

    Mama Yasinta, yang juga dikenal sebagai tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan dari Merauke, menyampaikan pernyataannya secara terbuka. Ia mengecam penyebaran film yang telah diputar di berbagai daerah hingga diunggah ke platform YouTube. Ia menyebut pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan film sebagai penjahat karena menampilkan dirinya tanpa persetujuan.

    “Tanpa izin dari saya tanpa pembicaraan. Itu penjahat itu mereka! Saya punya wajah ini di mana-mana mereka putar film itu, saya sakit hati,” ujar Mama Yasinta di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (29/5/2026) malam.

    Ia mengaku baru mengetahui wajahnya muncul dalam film tersebut saat menghadiri pemutaran film di Aula Susteran Maranatha, Jayapura, pada 8 April 2026. Terbaru, ia terlihat mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Jumat (29/5/2026) sore bersama tim kuasa hukumnya.

    Penjelasan Kuasa Hukum

    Daulay T.S. Hamonangan, kuasa hukum Mama Yasinta, menjelaskan bahwa pihaknya masih berkonsultasi dengan penyidik terkait dugaan kerugian yang dialami kliennya akibat publikasi film Pesta Babi. Rencananya, laporan polisi akan dibuat setelah proses konsultasi tersebut selesai dilakukan.

    “Laporan ke Polda Metro Jaya hari ini adalah untuk personaliti-nya Mama Sinta. Seorang anak bangsa, berusia 62 tahun, dieksploitasi tanpa perizinan yang sah dan pengakuan yang sah dari Mama Sinta,” kata Daulay.

    Daulay belum mengungkap secara rinci pihak yang akan dilaporkan dalam perkara tersebut. “Ini proses dulu, nanti sudah selesai baru kami lanjutkan kembali, karena tadi baru konseling dan kesibukan teman-teman di Polda Metro Jaya ini,” tambahnya.

    Teguran Kembali dari Mama Yasinta

    Mama Sinta kembali menegaskan kekecewaannya karena merasa keterlibatannya dalam film tersebut tidak pernah mendapat persetujuan darinya. Menurut dia, film Pesta Babi telah diputar di berbagai daerah dan kini juga dapat diakses melalui YouTube.

    “Mereka putar film pesta babi itu di mana-mana, saya sakit hati, saya kecewa sekali! Tanpa izin dari saya, tanpa pembicaraan. Itu penjahat itu mereka! Saya punya wajah ini di mana-mana mereka putar film itu, saya sakit hati!” tegas Sinta dalam kesempatan yang sama.

    Ia mengaku pertama kali mengetahui keberadaan film tersebut saat dibawa ke Papua oleh seseorang yang ia sapa Bang Tigor. Saat itu ia mengira akan ada acara “potong babi”. Namun setelah film diputar, ia baru mengetahui bahwa tayangan tersebut merupakan film berjudul Pesta Babi.

    Ia pun mempertanyakan alasan wajahnya ditampilkan dan disebarluaskan tanpa persetujuannya.

    “Kenapa wajah saya bisa dibawa ke mana-mana lewat film itu? Apa saya ini boneka? Apa saya patung Asmat yang sudah diukir? Orang Papua bilang itu patung Asmat, ukiran itu. Saya bukan ukiran Asmat!” tegas Mama Sinta.

    Permintaan untuk Menghentikan Film

    Karena itu, Mama Sinta meminta agar publikasi film tersebut dihentikan. Ia juga meminta aparat kepolisian memproses pihak-pihak yang masih memutar film tersebut.

    “(Saya minta) Dihentikan! Mulai dari hari ini dihentikan! Seandainya ada yang putar film itu, tolong proses orang itu,” tuturnya.

    Tanggapan dari Sutradara

    Sutradara Dandhy Laksono memberikan pernyataan terkait pengakuan Mama Yasinta Moiwend yang mengaku dijebak tampil di Film Pesta Babi. Dandhy Laksono meminta publik tidak terburu-buru menghujat Mama Sinta yang kini mengaku kecewa terhadap film dokumenter tersebut.

    Menurut Dandhy, publik tidak mengetahui kondisi yang sebenarnya dialami Mama Sinta hingga akhirnya muncul pengakuan berbeda soal dukungannya terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN).

    “Kawan-kawan semua, kita tak pernah benar-benar tahu apa yang sedang dialami Mama Yasinta Moiwend di pedalaman Papua sana,” tulis Dandhy dalam sebuah postingan di X.

    Dandhy juga meminta masyarakat menahan diri untuk tidak menghakimi Mama Sinta. “Apapun yang muncul di media sosial, sepertinya kita perlu menahan diri untuk tidak menghakimi beliau. Bahkan jika semua yang disampaikan murni atas kehendak sendiri, bukankah setiap orang berhak membuat pilihan?” sambung Dandhy.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Prabowo Bawa 4 Kesepakatan Rp61 Triliun dari Perancis

    By adm_imr1 Juni 20261 Views

    Seni Melambatkan Waktu: 10 Cara Sederhana untuk Menemukan Ketenangan di Dunia Sibuk

    By adm_imr1 Juni 20261 Views

    Keluh Kesah Mama Yasinta Soal Film Pesta Babi yang Muncul Tanpa Izin

    By adm_imr1 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Tim anti-begal Polres Kediri siap tumpas kejahatan jalanan

    2 Juni 2026

    Kasus Pasar Among Tani Diperiksa Kejari, Plt Wali Kota Batu: Semua Tertib

    2 Juni 2026

    Curiga Ada Upaya Bungkam, Tessa Mariska Sindir Perilaku ART Baru Erin di Polisi

    2 Juni 2026

    Gigi Pelari Jarak Jauh Lebih Rentan Berlubang, Mengapa?

    2 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?