Gardu Tiang Listrik Tumbang Akibat Angin Kencang dan Hujan Lebat
Pada Jumat (29/5/2026) sore, sebuah gardu tiang listrik di Jalan Raya Desa Segarau, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, tumbang akibat diterpa angin kencang dan hujan lebat. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan sempat mengganggu lalu lintas serta menyebabkan pemadaman listrik di Desa Segarau serta seluruh wilayah Kecamatan Jawai Selatan.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan warga Desa Segarau, Wiwin, sebelum kejadian, wilayah tersebut telah diterpa angin kencang yang cukup kuat. “Tapi memang sebelum tumbang ada angin ribut, angin bertiup kuat kemarin sore,” ujarnya.
Setelah angin kencang, hujan lebat mengguyur kawasan tersebut dan akhirnya menyebabkan gardu tiang listrik di dekat bekas Puskesmas Segarau tumbang. Kejadian ini berdampak pada pemadaman listrik yang berlangsung hingga sekitar pukul 19.00 WIB.
Listrik Padam Hampir Dua Jam
Wiwin mengatakan bahwa listrik padam sejak menjelang waktu Magrib dan baru kembali menyala sekitar pukul 19.00 WIB. “Listrik dan lampu padam sekitar magrib. Dua jam padam. Itu dikarenakan terjadi tiang gardu listrik tumbang di Segarau,” katanya.
Ia menambahkan, informasi mengenai kejadian itu cepat menyebar setelah warga mengunggah foto dan video kondisi gardu yang tumbang.
Atap Rumah Warga Nyaris Terbang
Selain menyebabkan pemadaman listrik, angin kencang yang melanda kawasan tersebut juga sempat membuat sejumlah atap rumah warga nyaris terlepas. “Hampir melayang atap rumah orang, setelah itu ada hujan lebat sebelum magrib sekitar jam lima lewat, lalu mati lampu,” jelas Wiwin.
Listrik Kembali Normal
Setelah dilakukan penanganan, aliran listrik di wilayah terdampak akhirnya kembali normal pada malam hari. “Jam tujuh setengah setelah Isya sudah hidup lagi lampu,” pungkasnya.
Tips Mengatasi Listrik Padam Agar Tidak Merusak Barang Elektronik
Pemadaman listrik, terutama yang disertai listrik hidup-mati secara tiba-tiba, dapat berisiko merusak peralatan elektronik di rumah. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
- Cabut Steker Perangkat Elektronik
Saat listrik padam, cabut steker perangkat elektronik seperti: - Televisi
- Komputer dan laptop
- Kulkas (jika pemadaman berlangsung lama)
- Mesin cuci
Charger ponsel
Langkah ini mencegah kerusakan akibat lonjakan tegangan saat listrik kembali menyala.Matikan Sakelar Peralatan
Selain mencabut kabel, pastikan sakelar peralatan dalam posisi mati untuk mengurangi risiko arus listrik mendadak saat listrik kembali normal.Gunakan Stabilizer
Stabilizer membantu menjaga tegangan listrik tetap stabil dan melindungi perangkat elektronik dari naik-turunnya tegangan listrik.Pasang UPS untuk Perangkat Penting
Untuk komputer, modem internet, atau perangkat kerja, gunakan UPS (Uninterruptible Power Supply) agar perangkat tetap menyala beberapa menit saat listrik padam dan dapat dimatikan dengan aman.Tunggu Beberapa Menit Setelah Listrik Menyala
Jangan langsung menyalakan seluruh perangkat elektronik. Tunggu sekitar 3–5 menit untuk memastikan pasokan listrik sudah stabil.Gunakan Stop Kontak dengan Surge Protector
Surge protector berfungsi melindungi perangkat dari lonjakan listrik yang sering terjadi setelah pemadaman.Periksa Instalasi Listrik Rumah
Jika sering terjadi pemadaman atau tegangan tidak stabil, mintalah teknisi listrik memeriksa instalasi rumah untuk memastikan tidak ada kabel atau komponen yang bermasalah.Simpan Data Penting Secara Berkala
Bagi pengguna komputer, biasakan menyimpan pekerjaan secara berkala atau gunakan fitur autosave untuk menghindari kehilangan data saat listrik tiba-tiba padam.
Hal yang Harus Dihindari
- Menyalakan semua peralatan elektronik sekaligus setelah listrik kembali.
- Menggunakan kabel atau stop kontak yang sudah rusak.
- Membiarkan perangkat elektronik tetap terhubung saat terjadi listrik hidup-mati berulang kali.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, risiko kerusakan pada barang elektronik akibat listrik padam maupun lonjakan tegangan dapat diminimalkan.






