Keheningan Nur Rohmah di Polres Metro Jakarta Selatan
Nur Rohmah, asisten rumah tangga (ART) baru dari Erin, menunjukkan sikap diam saat menghadiri Polres Metro Jakarta Selatan. Ia terus menunduk dan enggan memberikan pernyataan apa pun kepada awak media setelah memberikan kesaksian. Hal ini memicu reaksi tajam dari pedangdut senior Tessa Mariska.
Sosok Nur Rohmah sebelumnya sempat menjadi sorotan karena hilang kabar selama 10 hari setelah bekerja dengan Erin. Keluarganya panik hingga melapor ke pengacara akibat tidak bisa menghubungi sang ART. Namun, kini Nur Rohmah tampak baik-baik saja, yang membuat Tessa Mariska menyindir adanya dugaan ‘uang tutup mulut’ di balik sikap diamnya.
Perubahan Sikap Nur Rohmah
Tessa Mariska mengungkapkan keheranan atas perubahan sikap Nur Rohmah. Ia menyebut bahwa sosok tersebut sebenarnya dalam kondisi sehat dan baik-baik saja. Dengan nada sindiran, ia menduga ada kompensasi materi yang mendorong Nur Rohmah untuk diam.
“Tapi itu kok baik-baik aja. Apakah ada gini-gini (uang)?”, ujarnya. Ia juga mengungkit kekhawatiran keluarga Nur Rohmah, termasuk suami yang sampai pingsan akibat rasa cemas.
“Karena mbaknya 10 hari nggak ada kabar dikirain mbaknya gimana gitu. Apa nanti digimana-gimanain gitu. Ternyata mbaknya ada,” tambahnya.
Tessa juga menyoroti gelagat Nur Rohmah yang terkesan menghindari kejaran media. Ia menduga intensitas ucapan sang ART diatur oleh nominal uang yang diterimanya dari majikan.
“Tapi kalau mbaknya memang mau bersaksi ya nggak apa-apa, nggak usah kabur-kaburan juga, Mbak. Ngapain sih kabur-kaburan? Biasa aja.”
Komentar Tessa Mariska
Ia juga menyampaikan kekhawatiran bahwa jika uang yang diterima kurang, maka suara Nur Rohmah akan lebih rendah. Sebaliknya, jika uangnya cukup, maka suaranya akan lebih kuat.
“Takutnya kita nih kayak gini-kayak gini nanti ya. Kalau misalnya ya misalnya nanti (uangnya) kurang gitu bersuara deh sebenarnya. Tapi kalau ininya (uang) mantap suaranya dikit. Itu menurut aku loh ya,” katanya.
Konflik Erin dan Mantan ART
Selain kasus Nur Rohmah, Erin Anthony juga sedang berseteru dengan mantan ART-nya, Herawati. Hera mengaku mengalami dugaan penganiayaan dan kata-kata kasar saat masih bekerja dengan Erin. Konflik ini memuncak ketika Hera melaporkan Erin ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Hera kemudian menggelar jumpa pers untuk menjelaskan perlakuan yang dialaminya. Di momen itu, ia menceritakan sederet perlakuan kasar dari Erin. Respons Erin terhadap pernyataan Hera sangat tajam. Ia merasa geram dan menyebut Hera mencari perhatian.
“Ih kamu, ngegemesin deh,” tulis Erin dalam komentarnya. Ia juga menuding Hera tidak menunjukkan bukti dugaan penganiayaan yang diterimanya.
“Coba kalian pikir dia tampil terus dan bicara terus kayak gitu tapi kenapa nggak nunjukin hasil penganiayaannya?” imbuhnya.
Erin kemudian menantang Hera untuk membuktikan dugaan penganiayaan yang dialaminya. Ia meminta Hera menunjukkan bekas luka atau bukti lainnya.
“Tunjukin dong yang katanya dipukul, mana bekas memarnya?” tanyanya. “Tunjukin dong yang manta katanya dicakar? Mana lukanya? Tunjukin dong mumpung momennya lagi banyak kamera,” pungkasnya.







