Ringkasan Berita:
- Kebakaran melanda ruko sekaligus gudang sepeda ontel di Jalan Sidoyoso IV, Simokerto, Surabaya.
- Seorang lansia perempuan berinisial TLW (68) ditemukan meninggal dunia di lantai dua bangunan.
- Korban diduga lebih dulu menghirup asap dan terjebak saat berusaha menyelamatkan diri.
Laporan Wartawan Infomalangraya.com, Luhur Pambudi
Infomalangraya.com, SURABAYA – Seorang lansia perempuan berinisial TLW (68) meninggal dunia setelah terjebak dalam kebakaran ruko yang juga difungsikan sebagai gudang sepeda ontel di Jalan Sidoyoso IV No. 51, RT 01, RW 07, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Minggu (31/5/2026) dini hari.
Pantauan Infomalangraya.comdi lokasi sekitar pukul 04.30 WIB, kobaran api sudah tidak lagi tampak. Namun, proses pembasahan masih terus dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran, hingga selesai sekitar pukul 04.55 WIB.
Informasinya korban yang terjebak itu, berinisial TLW (68). Tubuhnya ditemukan tergeletak di dekat kamar mandi lantai dua ruko yang difungsikan sebagai tempat tinggal.
Setelah pemadaman dinyatakan rampung, Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan Anggota Unit Reskrim Polsek Simokerto Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP.
Suami Korban Menangis
Kemudian, jenazah korban dievakuasi petugas BPBD dan Tim Medis Pemkot Surabaya menggunakan ambulan menuju ke kamar mayar RSUD dr Soetomo Surabaya.
Suami korban, Soei Biantoro Rahardjo (67) terus menerus menangis meratapi nasih nahas sang istri yang terjebak di lantai dua ruko tersebut.
Air matanya tumpah membasahi pipi keriputnya, dan suaranya tangisnya serak parau petanda tak kuasa meratapi nasib sang istri yang terjebak kebakaran.
Ia terus menerus menggebrak-nggebrak lengan kursi yang didudukinya di depan rumah, selama menunggu proses olah TKP dan evakuasi jenazah sang istri.
Selama ini, sang istri memang tinggal di lantai dua sisi belakang ruko tersebut, karena tidak tahan dengan pendingin udara AC di rumah utama merah.
Sedangkan Soei Biantoro Rahardjo, sang suami, tinggal di rumah utama yang terletak tepat di belakang sisi utara ruko.
Memang, rumah utama keluarga mereka berada di sisi belakang ruko atau sisi utara ruko.
Bentuk rumahnya bertingkat dua lantai.
Kedua bangunan tersebut; antara ruko dan rumah utama, terhubung menjadi satu pada bagian lantai dua.
Soei Biantoro Rahardjo menyesal tidak bisa sesegera mungkin menyelamatkan sang istri.
Saat kebakaran, terjadi, langkah kakinya menuju lorong yang terhubung dengan kamar sang istri, terhalang karena plafon dan atap yang terbakar sudah ambruk memblokade akses jalannya.
“Saya mau ke atas, atap sudah ambruk. Lho bojoku. Pak tolong pak selamatkan istri saya, ruko habis gak apa-apa, yang penting bojoku selamet,” ujarnya sembari ditenangkan warga dan para tetangga.
Soei Biantoro Rahardjo benar-benar terpukul dengan peristiwa tersebut. Ia tak menyangka keinginannya bertemu dengan sang cucu beberapa waktu lalu, ternyata menjadi keinginan yang belum terwujud.
Langit semesta fajar yang menyingsing setelah Subuh pagi tadi, benar-benar mengoyak perasaannya habis-habisan tatkala melihat langsung tubuh sang istri dievakuasi ke ambulan menggunakan kantung jenazah berwarna oranye.
“Pagi siang malam makan sama dia berdua,” katanya.
Diduga Terjebak Saat Berusaha Menyelamatkan Diri
Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Laksita Rini, korban ditemukan oleh personelnya tergelak di lantai dua. Tepatnya di jalanan dekat kamar mandi.
Ia menduga, korban terlebih dahulu tergeletak lemas dan tak sadarkan diri, sebelum akhirnya tubuhnya terkena jilatan api.
Karena, berdasarkan pengamatan awal personelnya di lokasi tersebut, pakaian korban masih utuh.
“Mungkin dia kena asap ya, mungkin kalau lihat ininya mungkin kalau bajunya masih jadi kelihatan itu mungkin dia menghirup asapnya itu ya, untuk kejadian seperti itu. Karena dia mau lewat ke belakang mungkin sudah terjebak api seperti itu,” ujar Laksita Rini saat ditemui Infomalangraya.comdi lokasi.
Sementara itu, Kapolsek Simokerto Polrestabes Surabaya Kompol Zainur Rofiq mengatakan, jenazah korban seorang lansia perempuan tergeletak di area jalan menuju ke kamar mandi lantai dua ruko.
“Lokasi tepatnya di lantai 2 dan di tepatnya di depan kamar mandi. Jadi korban keluar dari kamar masuk ke kamar mandi. Jadi posisi pada waktu di depan kamar mandi,” ujarnya saat ditemui Infomalangraya.comdi lokasi.
Mengenai kondisi jenazah korban, Zainur mengungkapkan, jenazah terdapat luka bakar. Kini, jenazah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soetomo Surabaya.
“Ya, masih yang kami lihat adalah sudah terbakar. Ya, tapi kondisi masih jasad ada,” pungkasnya.






