Doa Berlindung dan Mohon Keridhaan Allah
Doa yang berbunyi “Allahumma inni a’udzu bi ridhooka min sakhotik” adalah bagian dari doa berlindung dan mohon keridhaan Allah. Doa ini sering dibacakan setelah melakukan sholat fardhu atau setelah melaksanakan sholat sunnah malam.
Berikut adalah bacaan lengkap dari doa tersebut:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لاَ أُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
“Allahumma inni a’udzu bi ridhooka min sakhotik wa bi mu’afaatika min ‘uqubatik, wa a’udzu bika minka laa uh-shi tsanaa-an ‘alaik, anta kamaa atsnaita ‘ala nafsik”
Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjukan kepada diri-Mu sendiri.”
Doa ini mengandung pengakuan bahwa hanya ridha Allah yang mampu menyelamatkan manusia dari murka dan hukuman-Nya.
Apa Itu Ridha Allah?
Secara bahasa, ridha berarti rela, senang, atau puas. Sementara dalam ajaran Islam, ridha Allah adalah keadaan ketika Allah SWT menerima, mencintai, dan merestui amal serta kehidupan seorang hamba.
Allah SWT berfirman:
“Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya. Itulah kemenangan yang agung.”
(QS. Al-Qur’an)
Ayat tersebut menunjukkan bahwa ridha Allah merupakan salah satu bentuk keberuntungan terbesar yang dapat diraih manusia.
Doa Agar Dicintai Allah
Berikut adalah bacaan doa agar dicintai Allah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُنِي إِلَى حُبِّكَ
Latin:
“Allahumma inni as-aluka hubbaka wa hubba man yuhibbuka wa hubba ‘amalin yuqarribuni ila hubbika.”
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon cinta-Mu, cinta orang yang mencintai-Mu, dan cinta amal yang mendekatkanku kepada cinta-Mu.”
Cara Meraih Ridha Allah
Meraih ridha Allah tidak cukup hanya dengan doa. Seorang Muslim juga harus membuktikannya melalui amal saleh dan akhlak yang baik. Berikut beberapa cara untuk meraih ridha Allah:
Menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya
Langkah pertama untuk mendapatkan ridha Allah adalah melaksanakan segala perintah-Nya, seperti salat, puasa, zakat, dan berbagai kewajiban lainnya, serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan. Ketaatan merupakan bukti nyata kecintaan seorang hamba kepada Allah.Berbakti kepada orang tua
Rasulullah SAW bersabda:
“Ridha Allah bergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah bergantung pada murka orang tua.”
(HR. Imam Tirmidzi)
Karena itu, menghormati, membantu, dan membahagiakan orang tua menjadi salah satu jalan tercepat meraih keridaan Allah.Memperbaiki akhlak dan perilaku
Akhlak yang baik merupakan cerminan keimanan seseorang. Bersikap jujur, amanah, rendah hati, sabar, dan suka menolong sesama termasuk amalan yang sangat dicintai Allah.Ikhlas dalam beribadah
Setiap amal yang dilakukan hendaknya semata-mata karena Allah, bukan untuk mendapatkan pujian manusia. Keikhlasan membuat amal yang sederhana sekalipun menjadi bernilai besar di sisi Allah.Memperbanyak istighfar dan tobat
Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan. Karena itu, memperbanyak istighfar dan bertobat merupakan cara penting untuk mendekatkan diri kepada Allah. Allah mencintai hamba yang mau mengakui kesalahan dan kembali kepada-Nya.Menjaga hubungan baik dengan sesama
Islam mengajarkan pentingnya menjaga silaturahmi, menolong orang yang membutuhkan, memaafkan kesalahan orang lain, dan menghindari permusuhan. Perilaku tersebut menjadi salah satu bentuk ibadah sosial yang dapat mendatangkan keridaan Allah.Bersabar dan bersyukur
Dalam setiap keadaan, baik saat mendapatkan nikmat maupun menghadapi ujian, seorang Muslim dianjurkan untuk bersabar dan bersyukur. Sikap ini menunjukkan keimanan yang kuat dan kepercayaan penuh kepada ketetapan Allah.
Tanda-Tanda Mendapatkan Ridha Allah
Para ulama menjelaskan bahwa beberapa tanda seseorang mendapatkan ridha Allah antara lain:
- Hatinya merasa tenang saat beribadah.
- Dimudahkan untuk melakukan kebaikan.
- Dijauhkan dari kebiasaan maksiat.
- Mencintai Al-Qur’an dan majelis ilmu.
- Memiliki akhlak yang baik kepada sesama.
- Tetap bersyukur saat lapang dan bersabar saat sempit.
Ridha Allah adalah Harta yang Sesungguhnya
Pada akhirnya, ridha Allah merupakan tujuan tertinggi dalam kehidupan seorang Muslim. Ketika Allah meridhai seorang hamba, maka hidupnya akan dipenuhi keberkahan, ketenangan, dan kemudahan. Bahkan kebahagiaan terbesar di akhirat kelak adalah ketika Allah menyatakan keridaan-Nya kepada penghuni surga.
Karena itu, selain memperbanyak doa memohon ridha Allah, setiap Muslim hendaknya berusaha memperbaiki ibadah, menjaga akhlak, berbakti kepada orang tua, serta senantiasa ikhlas dalam setiap amal yang dilakukan. Dengan demikian, harapan untuk meraih ridha Allah SWT akan semakin dekat dan nyata dalam kehidupan sehari-hari.







