Dampak Kasus Penipuan Investasi Batu Bara pada Hubungan Keluarga Bunga Zainal dan Sukhdev Singh
Kasus dugaan penipuan investasi batu bara yang menimpa suami dari artis Bunga Zainal, Sukhdev Singh, telah memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan rumah tangga mereka. Peristiwa ini tidak hanya mengganggu proses hukum yang sedang berlangsung, tetapi juga memengaruhi hubungan antara Bunga dan Sukhdev.
Konflik dalam Rumah Tangga
Sukhdev Singh mengakui bahwa dampak terbesar dari kasus ini adalah gangguan dalam hubungan suami istri. Ia menyebutkan bahwa konflik berkepanjangan terjadi sejak isu ini mencuat. Bahkan, ada peristiwa keributan besar yang terjadi di depan pihak terduga pelaku, DH.
“Ya, kita sih ribut yang berkepanjangan, jujur saja ya. Dan beliau juga tahu, kita pernah terlibat keributan di depan beliau. Dengan di depan DH (terduga pelaku), nah itu dia tahu persis di situ waktu itu,” kata Sukhdev saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa Bunga kini memiliki beban moral yang sangat tinggi karena menjadi saksi dari peristiwa tersebut. Meskipun ia hanya hadir sebagai saksi saat diminta keterangan, kini ia lebih aktif mendampingi Sukhdev selama proses hukum berlangsung.
Dukungan dari Bunga Zainal
Bunga Zainal memilih untuk tetap mendampingi suaminya selama proses hukum berlangsung. Ia menyatakan bahwa sebagai istri, ia merasa wajib memberikan dukungan penuh kepada Sukhdev.
“Ini kan sebenarnya masalah suamiku, gitu. Jadi aku sebagai istri ya support lah, support system gitu,” ujar Bunga.
Awal Mula Investasi yang Berujung pada Penipuan
Perkara yang kini ditangani oleh Sukhdev Singh berbeda dengan kasus penipuan yang pernah menimpa istrinya beberapa waktu lalu. Menurut Sukhdev, laporan yang dibuat berkaitan dengan dugaan penipuan menggunakan cek kosong oleh seseorang berinisial DH.
“Kasus lama yang menyangkut ke Bunga sebenarnya itu sudah selesai, tersangka sudah ada di posisi penjara saat ini. Nah, ini sebenarnya kasus ini lebih ke saya itu waktu itu kita melaporkan inisial DH atas penipuan dengan cek kosong waktu itu,” kata Sukhdev.
Proses Investasi yang Tidak Terduga
Kuasa hukum Sukhdev, Tommy Sinulingga, menjelaskan kronologis awal perkara tersebut. Menurutnya, kliennya tertarik berinvestasi setelah diperkenalkan oleh Bunga Zainal kepada seseorang yang sudah dikenalnya selama sekitar 10 tahun.
“Awalnya Ibu Bunga yang dibujuk rayu, karena ini teman dekatnya sudah 10 tahun. Lalu diminta jumpa dengan suami Ibu Bunga ini, Pak Sukhdev. Dipertemukan, lantas terjadilah investasi,” jelas Tommy.
Bunga Zainal juga membenarkan bahwa dirinya sudah mengenal DH selama kurang lebih 10 tahun. Namun, ia tidak pernah mempertemukan DH dengan suaminya. Menurut Bunga, DH sudah lama ingin berkenalan dengan Sukhdev untuk membicarakan peluang bisnis dan investasi.
“Tapi akhirnya saya kena bujuk rayu dia dan akhirnya saya kenalkan,” ucap Bunga.
Persiapan Investasi yang Berujung pada Kecurangan
DH berhasil meyakinkan Bunga hingga akhirnya pertemuan dengan sang suami terjadi. Setelah ketemu dan berdiskusi, terbentuk kesepakatan investasi batu bara. Namun, hal ini berujung pada penipuan yang dilakukan DH.
Masalah kemudian muncul ketika pembayaran investasi mulai tersendat. Saat cek jaminan hendak dicairkan, ternyata dana yang dijanjikan tidak tersedia.
“Nah, waktu tersendat pembayaran, ini mau dicairkan, ternyata tidak ada uang di cek tadi. Artinya itu menjadi cek kosong,” katanya.
Sukhdev juga mengungkapkan hal serupa, pihaknya menerima tiga lembar cek sebagai jaminan investasi batu bara. Namun saat hendak dicairkan, seluruh cek tersebut diduga tidak memiliki dana alias cek kosong.
“Nah, di sana itu sebenarnya ada tiga jaminan cek yang diberikan ke saya. Dua cek nilainya masing-masing Rp330 juta dan satu cek itu Rp2 miliar,” ungkapnya.
Dengan demikian, total nilai cek yang diterimanya mencapai Rp2,66 miliar. Bunga merincikan terkait tiga lembar cek yang diberikan sebagai jaminan dalam kerja sama tersebut saat dicairkan, seluruh cek itu diduga tidak memiliki dana yang cukup.







