Kompetisi Balap Sepeda Anak Usia Dini Berlangsung Sukses di Kota Batu
Kompetisi balap sepeda anak usia dini bertajuk AF71 Fighterkids Pushbike Anniversary Military Race Vol 2 berlangsung sukses pada Sabtu (6/6/2026) lalu di Lapangan Bengpus, Arhanud Kota Batu. Acara ini menjadi ajang bergengsi yang menarik perhatian banyak peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Ribuan Peserta Ikuti Ajang Balap Sepeda
Sebanyak 565 pembalap cilik dari berbagai penjuru Tanah Air hadir di Lapangan Bengpus untuk berlaga dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh AF71 Fighterkids. Di antara peserta tersebut, terdapat 530 rider sepeda tanpa pedal (pushbike) dan 35 rider sepeda BMX. Tidak hanya berasal dari Malang Raya, peserta juga datang dari kota-kota besar seperti Pekanbaru, Makassar, Balikpapan, Yogyakarta, Magelang, hingga Banjarmasin.
Kehadiran peserta dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa ajang ini semakin diminati. Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya menjadi wadah bagi pengembangan atlet sepeda masa depan, tetapi juga menjadi daya tarik wisatawan yang ingin berkunjung ke Kota Batu.
“Selain untuk pengembangan para pembalap cilik, kompetisi seperti ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke Kota Batu. Hal ini selaras dengan tujuan kami mewujudkan sport tourism tingkat nasional maupun internasional di Kota Batu,” ujar Heli Suyanto, Minggu (7/6/2026).
Tren Pushbike Meningkat Pesat
Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Yoga Adi Pamungkas, jumlah peserta pada edisi kedua ini mengalami lonjakan yang sangat signifikan dibandingkan edisi pertama. Fenomena ini menunjukkan meningkatnya kesadaran orang tua dalam mengenalkan olahraga sejak dini.
“Dengan banyaknya peserta yang ikut memperlihatkan bahwa olahraga pushbike semakin diminati. Semoga ke depan semakin ramai dan kita bisa terus konsisten mencari bibit-bibit pembalap berprestasi sejak usia dini,” jelas Yoga Adi.
Manfaat Luar Biasa Pushbike Bagi Anak
Dari sisi pembinaan atlet, Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Batu, Agung Sugiono, menilai bahwa pushbike memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak. Olahraga ini merangsang kemampuan motorik kasar secara optimal karena anak dituntut mengendalikan tubuh dan menjaga keseimbangan.
Selain itu, koordinasi antara mata, tangan, dan kaki juga terasah secara alami saat berada di atas lintasan balap. “Pushbike bukan hanya olahraga, tetapi juga media pembelajaran bagi anak-anak. Banyak nilai positif yang bisa diperoleh, mulai dari melatih keberanian, disiplin, hingga membangun rasa percaya diri sejak dini,” urai Agung.
Melalui kompetisi interaktif seperti ini, anak-anak juga diajarkan cara bersosialisasi secara sehat di lapangan. Mereka belajar makna sportivitas dan bagaimana menghargai sebuah proses. Ini menjadi bekal penting dalam pembentukan karakter mereka saat tumbuh dewasa nanti.







