Ringkasan Berita
Setelah perceraian dengan mantan istri, seseorang yang dikenal dengan inisial E dilaporkan mengubah perilakunya menjadi negatif dan sering melakukan tindakan penipuan dengan modus berpura-pura mencari pekerjaan di wilayah Jawa Timur. Pihak kepolisian saat ini sedang memperluas area pencarian terduga pelaku dengan menyisir beberapa rumah kerabat yang tersebar dari Jawa Timur hingga Jawa Tengah.
Di sisi lain, hasil autopsi tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara Porong menunjukkan bahwa korban Ruly meninggal dunia akibat asfiksia. Informasi ini berasal dari laporan resmi yang diterbitkan oleh media lokal setempat.
Perburuan Terduga Pelaku
Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim menduga kuat bahwa pria misterius berinisial E (40) yang membawa mobil dinas milik Ruly Yunis Setiawati (50) masih bersembunyi di Pulau Jawa. Terduga pelaku terlacak melarikan diri melalui jalur darat setelah terekam kamera pengawas memarkirkan kendaraan berisi jasad Sekretaris Dinas PRKP Pemkab Bangkalan tersebut di Bandara Juanda, Sidoarjo.
Dalam proses pengejaran ini, polisi turut membongkar rekam jejak masa lalu E yang diketahui sempat memiliki istri warga Malang sebelum akhirnya resmi bercerai.
Tabiat Pelaku dan Dugaan Awal Perkenalan
E diduga sebagai pelaku pembunuhan setelah terekam kamera mesin loket parkir Terminal 1 (T1) Domestik Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo dengan mengendarai mobil dinas milik Ruly yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan jabatan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan.
Ruly ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di dalam kendaraan dinasnya, Toyota Innova warna hitam berpelat merah dengan nomor polisi M-1090-GP. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menduga kuat sosok pria tersebut masih bersembunyi di Pulau Jawa.
Pasalnya, setelah sempat terekam kamera mesin loket bandara di Sidoarjo saat memarkirkan mobil berisi penumpang Ruly, pria E langsung meninggalkan lokasi tersebut melalui jalur darat. Cuma, Jumhur enggan merinci detail jenis kendaraan yang digunakan E untuk melenggang pergi meninggalkan lokasi tersebut.
Hanya saja Jumhur menegaskan, pria E sedang diburu keberadaannya dengan menyisir ke beberapa rumah kediaman kerabat yang tersebar dari Jawa Timur (Jatim) hingga Jawa Tengah (Jateng).
Modus Penipuan dan Penggelapan
Jumhur menambahkan, E merupakan warga Jawa Timur yang pernah beristrikan warga Malang. Meskipun demikian, Jumhur tidak merinci alasan maupun waktu pasti perceraian mereka. Pasca-bercerai, tabiat E dilaporkan mulai berubah dan kerap memicu berbagai ulah negatif.
Berdasarkan informasi yang sementara ini berhasil dihimpunnya, E kerap terlibat aksi penipuan dan penggelapan dengan beberapa orang korban di wilayah Jatim. Modusnya, E kerap berlagak sedang tertimpa masalah lalu meminta belas kasihan terhadap orang yang baru dikenal agar diberi kesempatan bekerja.
Setelah korbannya teperdaya untuk memberikan pekerjaan karena merasa iba, E tiba-tiba menghilang membawa kabur sejumlah barang berharga termasuk kendaraan.
Temuan Jasad di Parkiran Bandara
Sebelumnya, Ruly ditemukan tewas dalam Mobil Toyota Innova warna hitam, yang diparkir di area parkir Bandara Juanda, pukul 11.30 WIB, Rabu (24/6/2026) siang. Posisi jasad korban duduk di bangku penumpang sisi kiri sopir. Kondisinya sudah mengalami pembusukan, karena aroma tak sedap sudah mulai tercium.
Lalu, bagian perutnya tampak telah membesar, hingga tubuh korban sudah mengeluarkan cairan yang keluar pada celah mobil bagian bawah dan membasahi aspal parkiran. Cairan tersebut menggenang di permukaan aspal area parkir, hingga akhirnya menimbulkan kecurigaan oleh pengunjung parkiran lainnya.
Hasil Autopsi Tim Dokter
Kepala Tim Humas Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, AKBP Ni Made Wiatini, mengatakan, hasil pemeriksaan tim dokter menunjukkan sejumlah tanda yang mengarah pada kondisi asfiksia. Asfiksia adalah kondisi medis serius ketika tubuh kekurangan oksigen sehingga fungsi organ vital terganggu.
Jika tidak segera ditangani, asfiksia dapat menyebabkan kerusakan otak, gagal jantung, bahkan kematian. Ditemukan pelebaran pembuluh darah pada kedua selaput lendir kelopak mata, yang ketiga ditemukan kebiruan pada selaput lendir bibir atas maupun bawah. Kelainan ini lazim ditemukan pada mati lemas atau karena asfiksia.
Barang Bukti Sandal Hotel dan Rekaman Video
Keterlibatan E mencuat setelah ditemukannya sebuah barang bukti berupa sandal hotel berwarna merah maroon di dalam mobil dinas tempat jenazah Ruly ditemukan pertama kali. Kedekatan antara korban dan pria E juga diperkuat oleh rekaman video berdurasi 33 detik yang viral di media sosial beberapa saat setelah ramainya pemberitaan penemuan mayat Ruly.
Dalam video yang direkam menggunakan ponsel Oppo A9 milik Ruly, keduanya tampak sedang menghabiskan waktu bersama. Sosok pria berkacamata yang berada di Alun-alun Kota Batu tersebut diduga kuat merupakan orang yang sama dengan pria bermasker yang membawa mobil dinas korban masuk ke area parkir Bandara Juanda pada Sabtu (20/6/2026) sore.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di loket parkir bandara, pria berbaju gelap tersebut mengemudikan mobil, sementara jok depan sebelah kiri dalam posisi direbahkan ke belakang. Diduga, pada saat itulah jenazah Ruly sudah berada di dalam mobil dengan kondisi kaki menekuk.







