Kabar Terkini tentang Nadira Az Zahra, Mahasiswi yang Hilang
Publik kini sedang memperhatikan kabar terbaru mengenai Nadira Az Zahra, seorang mahasiswi aktif di Telkom University Bandung. Ia dilaporkan hilang pada Selasa, 30 Juni 2026. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Nadira dikenal sebagai sosok yang ceria dan terbuka. Ia juga memiliki hubungan yang sangat baik dengan kedua orang tuanya. Pada hari kejadian, ia tampak seperti biasa, berpamitan dan pergi ke kampus. Setelah tiba di kampus, ia memberi kabar kepada ibunya melalui pesan singkat. Namun, dua jam setelah komunikasi tersebut, ponselnya tiba-tiba tidak aktif dan tidak bisa dihubungi lagi.
Setelah satu minggu lamanya dalam ketidakpastian, Nadira akhirnya ditemukan pada Senin (6/7/2026). Informasi ini disampaikan oleh Budi Purwana, paman dari Nadira.
Kondisi Terkini Nadira Az Zahra
Menurut Budi Purwana, Nadira ditemukan di kawasan Setiabudi, Kota Bandung pada dini hari Senin (6/7/2026). Sosok pertama yang menemukannya adalah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya. Saat itu, warga tersebut terkejut karena melihat ciri-ciri yang cocok dengan Nadira.
“Dari warga yang mengetahui dari medsos, dia mengidentifikasi ciri-cirinya, ketika ditanya (warga bertanya) ‘ini Nadira?’. (kata Nadira) ‘iya ini Nadira’, kemudian dibawa ke tempat yang aman tidak di jalanan,” ujar Budi Purwana.
Awalnya, keluarga dihubungi oleh warga tersebut pada malam Minggu. Dalam komunikasi tersebut, warga bercerita bahwa ia menemukan Nadira dalam kondisi lesu dan kebingungan. Keluarga segera meluncur ke lokasi dan mendapati Nadira dalam kondisi sehat secara fisik, meskipun terlihat capek, lesu, dan bingung.
Meski begitu, keluarga tidak bertanya detail saat Nadira ditemukan. Budi memastikan bahwa tidak ada luka fisik di tubuh Nadira.

“Di situasi dia sedang sendirian. Apakah dia sedang nongkrong, dia sedang bingung duduk di suatu tempat saya juga kurang ini (tahu). Tapi tidak ada indikasi lain secara fisik kekerasan,” ujarnya.
Selain itu, barang-barang yang dibawa Nadira masih lengkap. Laptop dan tablet, termasuk perangkat kuliahnya, semuanya masih utuh.
Batasi Diri
Kini telah diamankan oleh keluarga, kondisi terkini Nadira diungkap oleh Budi. Menurutnya, keponakannya itu hingga kini belum mau diajak berbicara panjang lebar. Bahkan, Nadira tidak mau ditemui oleh pihak lain selain keluarga intinya yakni ayah dan ibunya saja.
“Sementara ini (Nadira) belum bisa diajak ngobrol banyak. Bahkan tidak mau ditemui oleh pihak lain kecuali keluarga inti,” ujar Budi.
Selain itu, Nadira juga membatasi dirinya sendiri untuk berbicara. Ia meminta agar saudaranya tidak menemuinya untuk saat ini. Meski begitu, Nadira tetap melakukan aktivitasnya seperti biasa, seperti beribadah dan makan.
“Yang bersangkutan sendiri membatasi, enggak mau ketemu bahkan saudara-saudaranya belum bisa ketemu. Dia yang membatasinya dan minta keluarga inti aja,” akui Budi.







