Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    7 tips menjaga berat badan selama puasa Ramadan

    11 Maret 2026

    Info Mudik Gratis PT INKA 2026: Rute Madiun-Solo-Boyolali, Cara Daftar Terbaru

    11 Maret 2026

    5 Rekomendasi LCGC Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik 2026

    11 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 11 Maret 2026
    Trending
    • 7 tips menjaga berat badan selama puasa Ramadan
    • Info Mudik Gratis PT INKA 2026: Rute Madiun-Solo-Boyolali, Cara Daftar Terbaru
    • 5 Rekomendasi LCGC Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik 2026
    • 7 Tempat Makan Halal Wajib Dikunjungi di Kelapa Gading!
    • Itinerary Ngabuburit di BXSea Bintaro dengan Budget Rp 470 Ribu
    • Prediksi Skor Kayserispor vs Trabzonspor, 10 Maret 2026 Pukul 00.00 WIB
    • Meisya Siregar Kembali ke Indonesia, Istri Bebi Romeo Minta Doa
    • HDL vs LDL: Kolesterol Baik dan Jahat
    • Diplomasi Gelas di Kuala Lumpur: Sate dan Persaudaraan
    • Berapa Kuat Nuklir Tiongkok Jika Perang Dunia III Pecah?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Trump Ingin Kesepakatan Baru Libatkan Tiongkok

    Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Trump Ingin Kesepakatan Baru Libatkan Tiongkok

    adm_imradm_imr8 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perjanjian New START Berakhir, Potensi Perlombaan Senjata Nuklir Meningkat

    Perjanjian New START antara Amerika Serikat dan Rusia telah berakhir, mengakhiri pembatasan persenjataan nuklir yang telah berlangsung selama lebih dari lima dekade. Kesepakatan ini menjadi yang terakhir dalam sejarah hubungan dua negara besar dengan arsenal senjata nuklir terbesar di dunia. Dengan berakhirnya perjanjian tersebut, para pengamat memperingatkan adanya risiko munculnya perlombaan senjata nuklir baru yang melibatkan tiga kekuatan utama dunia.

    Penyesalan Rusia dan Tantangan AS

    Pemerintah Rusia menyatakan penyesalan atas berakhirnya perjanjian tersebut. Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan perpanjangan kesepakatan selama satu tahun tambahan, asalkan Amerika Serikat melakukan langkah serupa. Namun, Presiden AS Donald Trump tidak menunjukkan komitmen jelas terkait perpanjangan. Justru, ia menginginkan keterlibatan China dalam kesepakatan baru, sebuah usulan yang ditolak oleh Beijing.

    China menilai bahwa kekuatan nuklirnya masih jauh lebih kecil dibandingkan AS dan Rusia, sehingga tidak siap untuk terlibat dalam perundingan pelucutan senjata. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa pengendalian senjata nuklir di abad ke-21 tidak akan efektif tanpa melibatkan China, mengingat perkembangan pesat kekuatan nuklir negara tersebut.

    Rusia Tetap Bertanggung Jawab

    Putin diketahui membahas situasi ini dengan Presiden China Xi Jinping. Dalam pembicaraan tersebut, Rusia menilai AS tidak merespons usulan perpanjangan yang diajukan Moskow. Para pejabat Kremlin menyatakan bahwa Rusia akan mengambil langkah yang seimbang dan bertanggung jawab berdasarkan analisis menyeluruh terhadap situasi keamanan global.

    Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov juga menegaskan bahwa Rusia memandang berakhirnya perjanjian tersebut secara negatif. Meski demikian, Moskow tetap membuka peluang dialog jika mendapat respons konstruktif dari pihak AS. Selain itu, Rusia juga menegaskan akan mempertimbangkan langkah militer-teknis tegas guna menghadapi ancaman tambahan terhadap keamanan nasionalnya.

    Dialog Militer Kembali Dilanjutkan

    Di tengah berakhirnya New START, Amerika Serikat dan Rusia sepakat untuk kembali membuka jalur komunikasi militer tingkat tinggi. Kesepakatan ini dicapai setelah pertemuan pejabat senior kedua negara di Abu Dhabi. Dialog militer tersebut sebelumnya dihentikan pada 2021 saat hubungan kedua negara memburuk menjelang invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.

    Langkah pembukaan kembali komunikasi militer dinilai sebagai upaya menjaga stabilitas di tengah ketegangan geopolitik yang semakin meningkat.

    Isi Perjanjian New START

    Perjanjian New START ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Kesepakatan ini membatasi masing-masing negara hanya boleh memiliki maksimal 1.550 hulu ledak nuklir yang ditempatkan pada tidak lebih dari 700 rudal dan pesawat pengebom strategis yang siap digunakan.

    Perjanjian ini awalnya dijadwalkan berakhir pada 2021, namun kemudian diperpanjang selama lima tahun. Kesepakatan ini juga mengatur inspeksi langsung untuk memastikan kepatuhan, meski kegiatan tersebut dihentikan sejak pandemi COVID-19 pada 2020 dan tidak pernah dilanjutkan kembali.

    Pada Februari 2023, Putin menangguhkan partisipasi Rusia dalam perjanjian tersebut. Ia beralasan Rusia tidak dapat mengizinkan inspeksi fasilitas nuklirnya ketika AS dan sekutu NATO secara terbuka menargetkan kekalahan Rusia dalam konflik Ukraina. Meski demikian, Rusia tetap berjanji mematuhi batas persenjataan yang telah disepakati.

    Trump Dorong China Ikut Kesepakatan Baru

    Trump menyatakan tetap mendukung pembatasan senjata nuklir, namun menilai kesepakatan baru harus melibatkan China. Ia sebelumnya mencoba mendorong pembentukan perjanjian nuklir tiga pihak, tetapi gagal karena penolakan Beijing. Pemerintah China menegaskan bahwa kekuatan nuklirnya tidak sebanding dengan AS dan Rusia, sehingga menolak ikut perundingan pelucutan senjata pada tahap saat ini.

    Beijing justru meminta AS kembali melanjutkan dialog nuklir dengan Rusia serta merespons positif usulan Moskow untuk tetap mematuhi batasan utama perjanjian sementara waktu. Rusia sendiri menghormati sikap China. Namun, pejabat Moskow juga menilai bahwa jika perjanjian nuklir baru ingin diperluas, maka harus melibatkan negara anggota NATO yang memiliki senjata nuklir seperti Prancis dan Inggris.

    Ancaman Perlombaan Senjata Baru

    Para aktivis pengendalian senjata menyatakan kekhawatiran besar terhadap berakhirnya New START. Direktur Eksekutif Arms Control Association di Washington, Daryl Kimball, menilai jika AS meningkatkan jumlah senjata nuklir strategisnya, Rusia kemungkinan akan mengikuti langkah tersebut. Menurutnya, situasi tersebut juga dapat mendorong China mempercepat pembangunan kekuatan nuklirnya guna menjaga kemampuan serangan balasan strategis terhadap AS.

    Kondisi tersebut dikhawatirkan memicu perlombaan senjata nuklir tiga arah yang berbahaya dan berlangsung dalam jangka panjang.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Diplomasi Gelas di Kuala Lumpur: Sate dan Persaudaraan

    By adm_imr11 Maret 20262 Views

    Dialektika “Mirror Dimension” dalam Perang AS-Israel vs Iran

    By adm_imr11 Maret 20261 Views

    All England Open 2026 – Taufik Hidayat Beri Nasihat, Semua Wakil Indonesia Gugur di Babak 8 Besar

    By adm_imr10 Maret 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    7 tips menjaga berat badan selama puasa Ramadan

    11 Maret 2026

    Info Mudik Gratis PT INKA 2026: Rute Madiun-Solo-Boyolali, Cara Daftar Terbaru

    11 Maret 2026

    5 Rekomendasi LCGC Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik 2026

    11 Maret 2026

    7 Tempat Makan Halal Wajib Dikunjungi di Kelapa Gading!

    11 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?