Persiapan Khusus untuk Peringatan Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana
Peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) akan digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang pada tanggal 7-8 Februari 2026. Acara besar ini diprediksi akan menarik ribuan jemaah dari berbagai daerah. Salah satu tokoh penting yang dijadwalkan hadir adalah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Pihak panitia telah mempersiapkan berbagai kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari tersebut. Dari informasi yang diperoleh, acara akan dimulai pada malam Sabtu (7/2/2026) dengan sholawat bersama dan dilanjutkan keesokan harinya dengan puncak resepsi Harlah 1 Abad NU.
Jumlah Jemaah yang Diprediksi Hadir
Ketua PCNU Kota Malang, KH Dr Isroqunnajah atau lebih dikenal dengan Gus Is, menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah jemaah yang telah terkonfirmasi mencapai lebih dari 100.000 orang. Angka tersebut berasal dari data resmi PCNU se-Jawa Timur dan belum termasuk jemaah yang datang secara mandiri.
“Yang terdata saja sudah lebih dari 100 ribu. Di luar itu, kemungkinan masih banyak lagi,” ujarnya.
Gus Is juga menyebut persiapan terus dimatangkan, termasuk koordinasi lintas instansi. Dukungan Pemkot Malang dinilai sangat responsif sejak awal penunjukan sebagai tuan rumah. Ia mengatakan bahwa Pemkot Malang sangat cepat dalam merespons kebutuhan acara ini.
Pembatasan Kapasitas Masuk Stadion
Stadion Gajayana hanya memiliki daya tampung hingga 30.000 jemaah. Oleh karena itu, pembatasan masuk ke dalam stadion akan diterapkan. Pembatasan tersebut merupakan hasil asesmen bersama kepolisian demi menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh jemaah yang hadir.
“Stadion Gajayana sudah di-assesment oleh Polda. Kapasitas maksimal yang disarankan itu 30.000 orang. Artinya memang tidak semuanya bisa masuk ke dalam stadion,” ujar Gus Is.
Untuk mengatur arus jemaah, PCNU Kota Malang menyerahkan sepenuhnya mekanisme pembagian kuota kepada masing-masing Pengurus Cabang NU (PCNU) se-Jawa Timur. Setiap PC telah menerima undangan resmi dan diminta mengirimkan data estimasi jumlah jemaah.
Solusi bagi Jemaah yang Tidak Bisa Masuk
Selain pembatasan kapasitas, panitia juga menyiapkan solusi bagi jemaah yang tidak bisa masuk ke stadion, termasuk rombongan liar atau romli yang diperkirakan tetap memadati kawasan Stadion Gajayana. Panitia menyiapkan sedikitnya empat hingga delapan titik videotron di sekitar stadion agar jemaah tetap bisa mengikuti rangkaian acara.
Bahkan, Pemerintah Kabupaten Malang juga akan menurunkan mobil videotron yang berkeliling untuk menjangkau jemaah di titik-titik tertentu.
Imbauan Keamanan dan Kesehatan
Dari sisi keamanan dan kesehatan, PCNU Kota Malang juga mengimbau agar jemaah yang hadir tidak membawa anak kecil serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima.
“Tidak ada batasan usia, tapi yang penting tidak memiliki riwayat penyakit tertentu yang membutuhkan penanganan khusus. Anak kecil tidak diperkenankan dibawa, demi kenyamanan bersama,” tandas Gus Is.
Rundown Acara Mujahadah Kubro dan Puncak Harlah 1 Abad NU
RUNDOWN – 1
Sabtu, 7 Februari 2026
– 21.00 – 24.00: Sholawat Bersama Majelis Sholawat se-Malang Raya
Minggu, 8 Februari 2026
– 00.00 – 01.00: Khotmil Qur’an 999 kali bersama Qori Nasional dan Internasional
(Ket: Angka 999 kali berasal dari khotmil quran oleh 30 juz = 30 orang x 999 = 29.970 orang. Peserta khotmil quran bisa dari cabang atau lainnya)
– 01.00 – 02.00: Sholat Malam (Tahajud dan Hajat)
– 02.00 – 04.00: Mujahadah dan Ijazah Kubro
– 04.00 – 05.00: Sholat Shubuh Berjamaah
– 05.00 – 06.30: Gajayana Bersholawat bersama Majelis Syubbanul Muslimin
RUNDOWN – 2
Minggu, 8 Februari 2026
– 06.30 – 08.00: Puncak Resepsi 1 Abad NU Masehi dengan acara:
– Pembukaan MC
– Pembacaan Ayat Suci Al Quran
– Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon
– Sambutan Ketua PWNU Jawa Timur
– Sambutan Gubernur Jawa Timur
– Taujihad Mustaysar PWNU Jatim / Rois Aam PBNU
– Sambutan Presiden Republik Indonesia
– Pembacaan Doa







