Peningkatan Tingkat Hunian Hotel di Kota Malang Jelang Harlah 1 Abad NU
Perayaan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar pada tanggal 7-8 Februari 2026 di Stadion Gajayana, Kota Malang, telah memicu lonjakan signifikan dalam tingkat hunian hotel di kota tersebut. Sejak memasuki bulan Februari, angka okupansi hotel terus meningkat, dengan sebagian besar hotel mencapai tingkat isian antara 80 hingga 90 persen.
Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, mengungkapkan bahwa peningkatan ini sangat signifikan dibandingkan kondisi biasanya di awal tahun. “Okupansi kami naik tajam sejak awal Februari. Saat ini kisarannya sudah 80 sampai 90 persen, bahkan sejumlah hotel mendekati 100 persen,” ujarnya.
Prediksi Kedatangan Peserta yang Besar
Menurut Agoes, prediksi kedatangan lebih dari 100 ribu peserta menjadi alasan utama peningkatan okupansi. Banyak reservasi dilakukan secara kolektif dan dalam jumlah besar, terutama pada hotel-hotel yang berada di sekitar Stadion Gajayana. PHRI juga mendorong hotel-hotel menyediakan promo khusus untuk tamu yang datang dalam rangka peringatan Harlah.
Pengalaman Hotel Alana Malang
Hotel Alana Malang juga merasakan dampak positif dari perayaan Harlah 1 Abad NU. General Manager Hotel Alana Malang, Sistho A Sreshtho, menyebutkan bahwa hotelnya telah penuh untuk dua hari mendatang, dan diyakini sebagian besar tamu merupakan peserta kegiatan akbar tersebut. “Alhamdulillah selama dua hari ke depan penuh. Kami yakin sebagian besar tamu adalah peserta Harlah 1 Abad NU,” katanya.
Namun, Sistho menyebut pihak hotel belum bisa mengidentifikasi secara detail tamu yang datang karena sebagian besar reservasi dilakukan melalui online travel agent. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tingkat keterisian tinggi di Hotel Alana bukan hal baru. Setiap akhir pekan, okupansi selalu mencapai titik penuh karena posisi Kota Malang yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Timur.
Promo Spesial untuk Tamu Harlah
General Manager Hotel Aria Gajayana, Ratna, mengatakan okupansi hotelnya sudah mencapai sekitar 80 persen, dengan sebagian besar reservasi dilakukan jauh hari. “Kami memberikan promo harga khusus untuk kamar Deluxe Rp 675.000 nett per malam termasuk sarapan untuk dua orang,” ujarnya.
Hotel Aria Gajayana menjadi salah satu yang paling diminati karena lokasinya yang hanya berjarak dua menit berjalan kaki dari Stadion Gajayana. Ratna menilai, dampak Harlah 1 Abad NU tidak hanya dirasakan sektor perhotelan, tetapi juga menggerakkan ekonomi dan pariwisata kota. “Event ini memperkuat citra Malang sebagai kota yang aman, religius, sekaligus destinasi wisata dan pendidikan,” ucapnya.
Ia memastikan seluruh layanan di hotel siap menyambut tamu selama acara berlangsung. “Kami selalu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi semua pengunjung yang datang ke Kota Malang,” tegasnya.
Dampak Ekonomi dan Pariwisata
Lonjakan kunjungan tamu di Kota Malang jelang peringatan Harlah 1 Abad NU turut dirasakan oleh banyak hotel lainnya. Hal ini tidak hanya berdampak pada sektor perhotelan, tetapi juga membantu meningkatkan aktivitas ekonomi dan pariwisata di kota tersebut. Dengan adanya event nasional seperti ini, Kota Malang semakin dikenal sebagai tempat yang ramah dan nyaman bagi para tamu.







