Peran Susu dalam Pertumbuhan Anak dan Pentingnya Pemilihan Produk Nutrisi
Susu tetap menjadi salah satu sumber nutrisi utama bagi anak-anak hingga masa remaja. Namun, dengan berbagai pilihan produk nutrisi yang tersedia di pasaran, orang tua perlu lebih cermat dalam memahami komposisi, sumber bahan baku, serta proses produksi susu yang dikonsumsi oleh anak-anak.
Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, menekankan bahwa susu memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Ia menjelaskan bahwa susu memberikan kebutuhan protein, kalsium, dan zat gizi lainnya yang sangat diperlukan selama masa pertumbuhan tulang.
“Susu sangat penting bagi anak karena masa pertumbuhan tulang terjadi mulai dari bayi hingga remaja. Kebutuhan kalsium harus dipenuhi secara baik,” ujar Prof. Rini dalam acara peluncuran AceKid bertajuk “Let’s Witness Together, a New Fresh Standard from AceKid”, di Jakarta.
Menurut Prof. Rini, pemahaman orang tua tentang komposisi produk nutrisi anak semakin penting mengingat tantangan kesehatan anak di Indonesia seperti stunting, karies gigi, dan obesitas. Ia menjelaskan bahwa tidak semua produk susu diproses dengan cara yang sama. Susu segar biasanya menggunakan bahan baku utama susu segar dengan proses pengolahan seperti pasteurisasi atau UHT. Sementara itu, susu rekombinasi atau rekonstruksi umumnya menggunakan susu bubuk dan berbagai komponen tambahan.
“Orang tua perlu lebih kritis dalam membaca label produk nutrisi anak. Banyak orang tua fokus pada kandungan tambahan seperti DHA, Omega-3, dan Omega-6, padahal komposisi utama juga penting untuk dipahami. Kandungan yang tercantum pertama dalam urutan menunjukkan komponen terbesar dalam suatu produk,” katanya.
Prof. Rini juga mengingatkan pentingnya memperhatikan kandungan gula tambahan dalam produk nutrisi anak. Menurutnya, konsumsi gula berlebihan sejak usia dini dapat memengaruhi perkembangan kognitif, kemampuan bahasa, dan fungsi motorik anak. Selain itu, orang tua perlu memahami fungsi bahan tambahan seperti maltodekstrin dan perisa yang sering ditemukan pada produk susu formula.
Meski penggunaannya telah diatur dalam regulasi, pemilihannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan anak. “Karena itu, orang tua perlu memperhatikan kualitas sumber bahan, proses produksi, serta ada atau tidaknya tambahan seperti gula atau pemanis tertentu. Dengan memahami komposisi secara lebih menyeluruh, orang tua dapat memilih produk nutrisi anak secara lebih tepat dan bertanggung jawab,” ujarnya.
AceKid: Standar Baru dalam Nutrisi Anak
Dalam kesempatan yang sama, FEIHE International bersama MAKUKU memperkenalkan AceKid sebagai produk nutrisi anak yang mengedepankan transparansi komposisi, kualitas bahan baku, dan proses produksi. Pendiri dan CEO FEIHE International Leng Youbin menyatakan bahwa Indonesia menjadi pasar strategis bagi perusahaan dalam menghadirkan standar nutrisi yang lebih baik bagi anak-anak.
“Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi AceKid karena kami ingin membawa standar yang sama dengan di negara-negara maju ke Indonesia. Kami percaya setiap anak berhak mendapatkan nutrisi yang lebih baik,” kata Leng.
AceKid terbuat dari susu segar dan menerapkan proses “one-step fresh” yang dirancang untuk menjaga kualitas bahan baku dan nutrisi alami dalam susu. “Proses ini menghindari pemanasan berulang sehingga protein dan nutrisi alami dalam susu tetap terjaga dengan lebih baik,” ujar Ivan Lau, CEO AceKid Indonesia.
Selain itu, AceKid memiliki sifat “flash dissolution”, yang membuatnya lebih mudah disiapkan dan dicerna, serta lebih lembut bagi perut anak. “Formulasi ini dirancang untuk mendukung pemberian asupan gizi yang lebih seimbang bagi anak,” tambahnya.
AceKid diformulasikan tanpa sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, dan tanpa perisa sintetik. Dari sisi pengembangan produk, FEIHE didukung oleh jaringan riset global yang melibatkan berbagai institusi pendidikan dan penelitian internasional. Senior Scientist FEIHE International, Yang Zhang, Ph.D., menyebut perusahaan telah menjalankan lebih dari 40 program riset nasional, menghasilkan 117 publikasi ilmiah terindeks SCI, serta memiliki ratusan paten terkait inovasi nutrisi.
“Rekam jejak ilmiah ini menjadi fondasi kepercayaan bagi FEIHE dalam menghadirkan produk yang dikembangkan berdasarkan data, riset, dan standar kualitas yang berkelanjutan,” ujar Yang.
AceKid juga menegaskan dukungannya terhadap pemberian Air Susu Ibu (ASI) sebagai sumber nutrisi terbaik bagi bayi, terutama pada awal kehidupan. Penggunaan produk nutrisi anak perlu didasari pada pertimbangan kebutuhan anak dan, bila diperlukan, dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan agar pemenuhan nutrisi dilakukan secara tepat, aman, dan sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak.
Transparansi dan Edukasi dalam Produksi AceKid
Melalui kode QR yang tersedia pada setiap kaleng susu Ace Kid, konsumen dapat menelusuri seluruh proses produksi, mulai dari tanggal pengumpulan susu hingga tanggal produksinya. Hal ini menunjukkan komitmen AceKid dalam memberikan informasi yang jelas dan transparan kepada para orang tua.
Dengan kombinasi antara kualitas bahan baku, proses produksi yang terjamin, serta edukasi yang bertanggung jawab, AceKid hadir sebagai solusi nutrisi yang lebih seimbang dan sesuai dengan kebutuhan anak-anak Indonesia.







