Penggunaan media sosial kini menjadi salah satu alat yang sangat efektif dalam menyebarkan edukasi mengenai pentingnya kesehatan mulut dan gigi. Seorang dental influencer, Dr. Milad Shadrooh, menilai bahwa platform digital ini memberikan peluang besar untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap kunjungan ke dokter gigi.
Dari pengamatan Milad, media sosial dapat digunakan sebagai sarana yang lebih menarik dan humanis dalam menyampaikan informasi kesehatan gigi. Hal ini sangat penting karena banyak orang masih menganggap pergi ke dokter gigi sebagai hal yang menakutkan. Dengan pendekatan yang lebih mudah dipahami, masyarakat bisa secara perlahan berubah pandangan mereka terhadap perawatan gigi.
Salah satu tantangan utama adalah adanya hambatan psikologis yang membuat orang enggan melakukan perawatan medis. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa sekitar 96% masyarakat tidak mengunjungi dokter gigi dalam satu tahun terakhir. Selain itu, hanya 2,8% masyarakat yang menyikat gigi dengan cara yang benar, yang dipengaruhi oleh rasa takut serta kurangnya informasi akurat.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pepsodent, sebuah brand perawatan gigi dari Unilever Indonesia, meluncurkan program TeethTalk Academy for Dentfluencers. Program pelatihan ini dirancang khusus untuk membantu dokter gigi dan pegiat kesehatan dalam menyampaikan edukasi yang relevan dan efektif di era digital.
Beberapa poin penting tentang program ini antara lain:
- Fokus pada edukasi: Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan mulut dan gigi.
- Keterlibatan profesional kesehatan: Program ini menyasar dokter gigi, mahasiswa kedokteran gigi, dan pegiat kesehatan mulut.
- Pengembangan global: Meskipun dimulai di Indonesia, program ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara global.
Senior Global Brand Director Oral Care Unilever, Madhurjya Banerjee, menyatakan bahwa di era digital, penyampaian pesan yang menarik menjadi kunci agar informasi ilmiah lebih mudah dipahami dan menjangkau lebih banyak orang. Melalui TeethTalk Academy, inisiatif ini hadir untuk membantu para profesional kesehatan gigi membangun koneksi yang lebih kuat dengan masyarakat.
Program yang dikembangkan bersama tim khusus Omnicom Advertising ini juga mencoba membangun komunitas “dentfluencer” yang terus berkembang. Dengan demikian, diharapkan masyarakat akan lebih sadar akan pentingnya perawatan gigi dan lebih percaya diri untuk berkunjung ke dokter gigi.
Selain itu, program ini juga berupaya untuk meningkatkan komunikasi yang lebih engaging antara dokter gigi dan masyarakat. Dengan membangun hubungan yang lebih baik, diharapkan kecemasan masyarakat terhadap kunjungan ke dokter gigi dapat berkurang secara signifikan.
Dalam rangka memperluas jangkauannya, Pepsodent berencana untuk memperluas program ini ke berbagai wilayah dan pasar internasional. Dengan begitu, program ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga dapat memberikan dampak positif di tingkat global.
Melalui inisiatif seperti ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan kesehatan mulut dan gigi dapat meningkat, sehingga lebih banyak orang akan rutin melakukan pemeriksaan dan perawatan gigi. Dengan begitu, masalah kesehatan gigi yang selama ini sering diabaikan dapat diperbaiki secara bertahap.





