Persebaya Surabaya mengumumkan kedatangan Alex Martins pada Selasa (26/5/2026), setelah striker asal Brasil itu menunjukkan performa yang luar biasa selama tiga musim terakhir bersama Dewa United. Rekor 67 gol dan 13 assist dari 92 pertandingan membuat ekspektasi publik Green Force meningkat signifikan untuk musim 2026/2027.
Kehadiran Alex Martins menjadi indikasi serius dari Persebaya Surabaya dalam membangun skuad juara menghadapi musim baru. Ketajaman sang bomber diprediksi akan menjadi pembeda dalam persaingan papan atas Super League musim depan.
Rekor Alex Martins Bersama Dewa United Sulit Ditandingi
Alex Martins menjadi mesin gol yang konsisten di kompetisi domestik sejak bergabung dengan Dewa United pada 1 Juli 2023. Striker berusia 32 tahun ini sukses mencetak lebih dari 20 gol dalam tiga musim beruntun bersama klub berjuluk Banten Warriors tersebut.
Pada musim 2023/2024, Alex Martins mencetak 21 gol dan langsung menjadi tumpuan lini depan Dewa United. Ketajamannya meningkat drastis pada musim 2024/2025 setelah ia mengoleksi 26 gol sepanjang kompetisi. Musim 2025/2026 juga menjadi bukti konsistensinya sebagai predator kotak penalti. Hingga kompetisi berakhir, Alex Martins kembali menembus lebih dari 20 gol dan mempertahankan statusnya sebagai striker elite di Indonesia.
Catatan totalnya bersama Dewa United benar-benar mengerikan untuk ukuran kompetisi domestik. Dari 92 pertandingan, Alex Martins menghasilkan 67 gol dan 13 assist dengan total 7.908 menit bermain. Produktivitas itu membuat Persebaya Surabaya memiliki harapan besar untuk mengakhiri puasa prestasi. Apalagi Green Force sedang membangun kekuatan demi menyambut momentum 100 tahun klub pada 18 Juni 2027.
Jan Olde Riekerink Sudah Prediksi Alex Martins Tetap Gacor
Jaminan Alex Martins tetap tajam di klub baru sebenarnya sudah diungkap langsung oleh Jan Olde Riekerink saat masih melatih Dewa United. Pelatih asal Belanda tersebut menilai kualitas Alex Martins tidak bergantung pada sistem permainan tertentu.
“Saya pikir Alex Martins akan mencetak lebih dari 20 gol dengan pelatih mana pun, karena dia adalah striker yang bagus,” ujar Riekerink. Pernyataan itu menjadi kabar positif bagi Persebaya Surabaya yang kini memasuki era baru bersama Bernardo Tavares.
Alex Martins dinilai punya kualitas komplet sebagai penyerang tengah modern dengan kemampuan finishing, duel udara, dan pergerakan tanpa bola yang sangat berbahaya. Dengan tinggi badan 1,87 meter, Alex Martins juga memberi dimensi berbeda di lini depan Green Force. Persebaya Surabaya kini memiliki striker target man yang mampu menjadi pemantul bola sekaligus eksekutor utama di kotak penalti.
Nilai pasar Alex Martins saat ini juga tidak main-main. Berdasarkan data terakhir, striker berkaki dominan kanan tersebut memiliki nilai pasar mencapai Rp 5,65 miliar. Pengalaman internasionalnya turut menjadi modal besar saat bergabung dengan Persebaya Surabaya. Sebelum bersinar di Indonesia, Alex Martins pernah memperkuat klub Jepang, Korea Selatan, hingga Tiongkok.
Statistik Karier Alex Martins Buktikan Naluri Predator
Ketajaman Alex Martins sebenarnya sudah terlihat sejak awal karier profesionalnya. Dari total 205 pertandingan sepanjang karier, ia berhasil mencetak 106 gol dan 17 assist. Saat memperkuat Bhayangkara FC, Alex Martins tampil sangat efektif dengan torehan 11 gol dari 13 pertandingan. Produktivitas itu membuat namanya mulai dikenal sebagai salah satu striker asing paling mematikan di Liga Indonesia.
Kariernya di Jeonnam Dragons Korea Selatan juga cukup solid. Alex Martins mampu menghasilkan enam gol dan dua assist dari 20 pertandingan bersama klub tersebut. Sementara ketika membela Fukushima United di Jepang, ia mencetak tujuh gol dari 34 pertandingan. Meski tidak selalu tampil eksplosif di luar Indonesia, Alex Martins terbukti sangat cocok dengan karakter permainan kompetisi domestik.
Catatan disiplin Alex Martins juga relatif bagus untuk seorang striker yang kerap terlibat duel fisik. Dari total 205 pertandingan, ia hanya menerima 18 kartu kuning, satu kartu kuning kedua, dan satu kartu merah. Total menit bermainnya mencapai 14.791 menit sepanjang karier profesional. Angka itu menunjukkan Alex Martins bukan hanya tajam, tetapi juga memiliki daya tahan dan konsistensi yang sangat baik.
Tantangan Besar Alex Martins Bersama Green Force
Meski datang dengan reputasi mentereng, Alex Martins tetap menghadapi tantangan besar di Persebaya Surabaya musim depan. Ekspektasi Bonek dan Bonita jelas jauh lebih tinggi dibanding saat ia membela Dewa United. Publik Green Force ingin melihat Persebaya Surabaya kembali bersaing di jalur juara dan tampil dominan sepanjang musim.
Beban itu otomatis akan mengarah kepada Alex Martins sebagai striker utama anyar tim. Namun, Alex Martins dikenal sebagai pemain yang rendah hati dan tidak terobsesi mengejar statistik pribadi. Ia lebih memilih fokus membantu tim dibanding memikirkan target individu di setiap pertandingan.
“Sesuatu yang tidak saya khawatirkan, jika itu (gol) terjadi, maka itu akan terjadi secara alami. Jadi saya tidak hanya mencari cara untuk memenuhi target tersebut, melainkan lebih fokus untuk membantu rekan satu tim saya di lapangan,” ungkap Alex Martins. Mentalitas tersebut menjadi nilai tambah besar bagi Persebaya Surabaya.
Alex Martins bukan hanya datang sebagai pencetak gol, tetapi juga sosok pekerja keras yang siap berjuang demi kepentingan tim. Jika mampu mempertahankan konsistensinya, Alex Martins berpeluang menjadi salah satu transfer terbaik Persebaya Surabaya dalam beberapa musim terakhir. Green Force kini mempunyai senjata tajam yang siap meneror pertahanan lawan sepanjang musim 2026/2027.







