Arema FC Luncurkan Jersey Keempat dengan Misi Sosial untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
Arema FC baru saja meluncurkan jersey keempat untuk musim kompetisi 2025/2026. Peluncuran jersey ini dilakukan pada Rabu (18/3/2026) dan memiliki makna yang sangat mendalam, tidak hanya sebagai identitas baru di lapangan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.
Jersey keempat ini didominasi oleh warna putih dengan sentuhan abu-abu, yang mencerminkan semangat baru, ketenangan, serta harapan untuk menutup musim dengan lebih bermakna. Namun, nilai utama dari peluncuran jersey ini bukan terletak pada desainnya, melainkan pada misi sosial yang diusung oleh klub.
Manajemen Arema FC memastikan bahwa 100 persen keuntungan bersih dari penjualan jersey akan disalurkan kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan secara berkelanjutan. Langkah ini menjadi bentuk tanggung jawab moral klub kepada para korban dan keluarganya.
Manager Store Arema FC, Tjiptadi Purnomo, menjelaskan bahwa jersey keempat ini bukan hanya tentang tampilan baru di lapangan, tetapi juga tentang kepedulian dan kebersamaan. “Kami ingin menjadikannya simbol bahwa Arema FC dan Aremania selalu berdiri bersama dalam kondisi apapun,” ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan dari penjualan jersey tidak diberikan sekali saja, melainkan akan didistribusikan setiap bulan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh keluarga korban. “Seluruh keuntungan bersih akan kami dedikasikan untuk keluarga korban. Ini komitmen kami agar bantuan bisa terus dirasakan,” ujarnya.
Langkah ini diharapkan menjadi gerakan kolektif yang melibatkan Aremania di berbagai daerah. Jersey tersebut tidak hanya menjadi apparel, tetapi juga simbol solidaritas—dari Aremania, oleh Aremania, dan untuk Aremania.
Di tengah upaya Arema FC bangkit dari masa sulit, inisiatif ini menjadi pengingat bahwa tragedi yang terjadi tidak pernah dilupakan, sekaligus bentuk nyata dukungan bagi keluarga korban agar tetap mendapatkan perhatian.
Jersey keempat ini untuk tahap awal akan diproduksi sebanyak 2.000 pcs. Jersey tersebut kini sudah tersedia di Arema FC Official Store dan dijual dengan harga Rp 500 ribu.
Program Pemberdayaan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan
Di sisi lain, Manager Bisnis Arema FC, Munif Bagaskara Wakid, menjelaskan bahwa sejak awal musim Singo Edan akan meluncurkan jersey keempat. Jersey keempat tersebut dibuat sebagai misi sosial tim kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.
“Memang sejak awal musim itu kami ada program untuk pemberdayaan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan,” ujarnya. “Nah salah satu caranya adalah dengan jersey keempat ini yang 100 persen keuntungannya untuk keluarga korban,” tambahnya.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Arema FC untuk terus memberikan dukungan kepada korban Tragedi Kanjuruhan, baik secara langsung maupun melalui inisiatif-inisiatif yang berkelanjutan. Dengan adanya jersey keempat ini, klub berharap mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi keluarga korban.






