Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Respons Mawa Terkait Dugaan Perzinaan Inara Rusli dengan Insanul Fahmi

    25 April 2026

    Jadwal Final Proliga 2026: Live Megawati, Gresik vs Pertamina dan Lavani vs Bhayangkara

    25 April 2026

    Pelaku usaha RI bidik kolaborasi strategis dengan China untuk ekonomi masa depan

    25 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 25 April 2026
    Trending
    • Respons Mawa Terkait Dugaan Perzinaan Inara Rusli dengan Insanul Fahmi
    • Jadwal Final Proliga 2026: Live Megawati, Gresik vs Pertamina dan Lavani vs Bhayangkara
    • Pelaku usaha RI bidik kolaborasi strategis dengan China untuk ekonomi masa depan
    • DPRD Lampung Tengah Minta Dishub Cabut Izin Proyek PT Angel Yeast
    • Pekerjaan Terlupakan: Menagih Janji Pemulihan Ekonomi di Batu Busuk Padang
    • Air panas atau air dingin, yang lebih baik untuk pencernaan?
    • Resmi Dimulai! MAXI Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajahi Indonesia dari Barat ke Timur
    • Ramalan Zodiak Hari Ini: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo
    • Ketegangan Mencapai Puncak! Iran Serang Kapal Tanker AS di Selat Hormuz
    • Kloningan Yamaha XMAX hadir dengan fitur canggih dan harga terjangkau
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Bapanas Jamin Stabilitas Harga Pangan Saat Ramadhan, Pedagang Dilarang Lebih dari HET

    Bapanas Jamin Stabilitas Harga Pangan Saat Ramadhan, Pedagang Dilarang Lebih dari HET

    adm_imradm_imr25 Januari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kebijakan Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Harga Bahan Pangan

    Pemerintah telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan harga bahan pangan nasional tetap terkendali, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi para pedagang yang mematok harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP). Hal ini dilakukan sesuai kesepakatan dengan pelaku usaha pangan.

    Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang meminta agar stabilitas harga bahan pangan nasional tetap terjaga seperti saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu. Dalam hal ini, pemerintah melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi dan harga bahan pangan guna menjaga daya beli masyarakat.

    Pantauan di Pasar Anyar Bogor

    Pantauan di Pasar Anyar Bogor menunjukkan bahwa ketersediaan bahan pangan pokok strategis terpantau aman, sementara harga di tingkat konsumen masih berada dalam batas wajar. Salah satu pedagang, Ahmad Nasir, menyebutkan bahwa pasokan cabai masih rutin masuk ke pasar. Harga cabai rawit mencapai sekitar Rp 45.000 per kilogram, cabai merah besar seharga Rp 32.000 per kilogram, dan cabai keriting seharga Rp 35.000 per kilogram. Pasokan masih lancar, sehingga tidak ada gejolak harga yang signifikan.

    Stabilitas harga juga terlihat pada komoditas protein hewani. Eja, pedagang daging sapi, menyatakan bahwa harga daging sapi merah berada di kisaran Rp 130.000 per kilogram. Sementara itu, Hendar, pedagang ayam ras, mengungkapkan bahwa harga ayam masih berada di level Rp 38.000 per kilogram dengan ketersediaan stok yang terjaga. “Permintaan masih normal, stok aman,” katanya.

    Untuk beras, Toko Beras Budi Daya memastikan beras medium tersedia dengan harga Rp 13.000 per kilogram. Pedagang menegaskan bahwa distribusi berjalan lancar tanpa hambatan. Dengan kondisi tersebut, harga seluruh komoditas pangan di Pasar Anyar relatif terkendali di tingkat konsumen.

    Komitmen Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Pangan

    Komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan menjelang Ramadan semakin kuat. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman, yang juga menjabat Menteri Pertanian, menekankan pentingnya menjaga harga pangan tetap berada dalam koridor HET dan HAP selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

    “Presiden kemarin senang di Nataru. Aku terima kasih. Ini Presiden kita sangat mengharapkan untuk menjaga harga pangan di bulan suci Ramadan. Kami minta satu minggu, sudah stabil. Berada pada level HAP dan HET,” ujar Amran dalam keterangannya.

    Ia juga menegaskan bahwa ada sanksi tegas bagi pelaku usaha yang melanggar ketentuan harga. Dalam hal ini, jika ada pedagang yang menaikan harga di atas HET akan langsung ditindak oleh Satgas Pangan Polri. “Tidak ada boleh pengusaha seluruh Indonesia menjual di atas HET. Kalau ada yang menjual di atas HET, Satgas Pangan Polri akan bekerja, bila perlu menindaknya. Tidak ada lagi kesempatan,” tegasnya.

    Kesiapan Pemerintah dalam Menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri

    Pemerintah telah mengoordinasikan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat pengawasan distribusi dan harga pangan, sekaligus mengoptimalkan berbagai program intervensi guna menjaga daya beli masyarakat.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi umum secara bulanan pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,64 persen, masih dalam kategori aman. Dalam lima tahun terakhir, inflasi Desember selalu berada di bawah 1 persen. Sementara itu, inflasi pangan (volatile food) juga terjaga. Dalam lima tahun terakhir, inflasi pangan selama Ramadhan dan Idul Fitri selalu di bawah 3 persen. Terakhir, inflasi pangan tercatat sebesar 2,74 persen pada Desember 2025.

    Dengan kondisi tersebut, pemerintah menyiapkan dua jurus utama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Yakni, menggencarkan intervensi pangan serta memperketat pengawasan harga agar stabilitas tetap terjaga hingga hari raya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Air panas atau air dingin, yang lebih baik untuk pencernaan?

    By adm_imr25 April 20261 Views

    Banting Setir Jadi Chef, Ummurais Culinary Melesat

    By adm_imr25 April 20261 Views

    Daftar Harga Bahan Pokok Pasar Bersehati Manado 18 April 2026: Harga Rica dan Daging

    By adm_imr25 April 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Respons Mawa Terkait Dugaan Perzinaan Inara Rusli dengan Insanul Fahmi

    25 April 2026

    Jadwal Final Proliga 2026: Live Megawati, Gresik vs Pertamina dan Lavani vs Bhayangkara

    25 April 2026

    Pelaku usaha RI bidik kolaborasi strategis dengan China untuk ekonomi masa depan

    25 April 2026

    DPRD Lampung Tengah Minta Dishub Cabut Izin Proyek PT Angel Yeast

    25 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?