Ringkasan Berita
Singo Edan harus kehilangan dua pemain asing, Betinho Filho dan Pablo Oliveira, di Malang karena masih dalam masa pemulihan cedera. Hal ini menjadi tantangan bagi pelatih Carlos Parreira yang fokus pada disiplin organisasi dan efektivitas peluang untuk menghadapi transisi cepat Arema FC yang sedang dalam kondisi percaya diri tinggi.
Madura United (peringkat 14) wajib menang untuk memutus tren buruk enam laga tanpa kemenangan dan menjauh dari ancaman Semen Padang serta Persijap di zona merah. Dalam pertandingan pekan ke-22 Super League 2025/2026, Madura United akan menjamu Arema FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (21/2/2026) pukul 20:30 WIB.
Arema FC datang dengan bekal tiga kemenangan beruntun di laga terakhir, sekaligus menjadi periode terbaik mereka musim ini. Sementara itu, Madura United tampil kurang konsisten dengan enam laga terakhir puasa kemenangan. Peringkat klasemen juga sama, Arema FC berada di posisi lebih baik, urutan ke-8, dan terpaut jauh dengan Madura United yang ada di posisi ke-14 klasemen sementara.
Modal positif satu-satunya yang dimiliki Madura United hanya bermain imbang 2-2 saat putaran pertama ketika bertanding di kandang Arema FC. Pelatih Carlos Parreira mengatakan bahwa timnya menghormati tren positif Arema FC tiga pertandingan terakhir, namun setiap pertandingan berbeda, kuncinya adalah disiplin dalam organisasi permainan, tidak memberi ruang terlalu banyak serta lebih efektif saat mendapatkan peluang.
Kontras Performa: Madura United Siapkan Jurus
Carlos Parreira menyadari bahwa tidak mudah untuk mengalahkan Arema FC. Ia menilai Singo Edan sebagai tim dengan mental bertanding yang kuat, transisi yang cepat, serta memiliki kualitas individu pemain yang bisa menentukan hasil pertandingan. Kepercayaan diri mereka sedang tinggi, jadi timnya harus fokus penuh selama 90 menit dan tidak boleh lengah sedikit pun.
“Kami harus bermain dengan karakter dan keberanian,” tegas Carlos Parreira. Kendati begitu, ia yakin timnya akan mampu meraih hasil maksimal, sekaligus menghentikan tren buruk Madura United yang dalam enam laga terakhir puasa kemenangan. Tambahan poin penuh sangat dibutuhkan Madura United untuk menjauh dari zona degradasi.
Bermain di kandang menjadi motivasi tambahan bagi Madura United untuk memberikan hasil terbaik bagi suporter. Ini laga penting, jadi semua elemen tim bekerja maksimal sepanjang pekan ini.
Analisis Kekuatan Lawan dan Mentalitas Tim
Pelatih Carlos Parreira mengakui bahwa persiapan berjalan dengan baik. Program yang dirancang dinilai efektif meski pertandingan berlangsung di bulan Ramadhan. Fokus pada pemulihan kondisi pemain, memperbaiki detail taktik, dan meningkatkan konsentrasi di setiap lini.
Rombongan Arema FC telah bertolak menuju Madura pada Kamis (19/2/2026) malam dengan memboyong 23 pemain terbaik pilihan pelatih Marcos Santos. Sebelum berangkat, skuat Singo Edan terpantau tetap menjalani sesi latihan intensif di Dreams Football Pitch, Pakis, Kabupaten Malang untuk mematangkan strategi menghadapi Madura United.
Dalam daftar pemain yang berangkat, pelatih Arema FC, Marcos Santos tampak memaksimalkan kuota sembilan pemain asing sesuai regulasi untuk dibawa ke Pamekasan. Meski begitu, ada dua pemain asing berposisi gelandang yang terpantau ditinggal Marcos di Malang.
Dua pemain Arema FC yang absen pada pertandingan kali ini adalah Betinho Filho yang masih pemulihan cedera kepala dan leher, dan Pablo Oliveira yang belum sepenuhnya sembuh dari cedera lututnya. Absennya Betinho dan Pablo secara bersamaan menciptakan celah besar di lini tengah Arema FC.
Tanpa dua jenderal lapangan asing tersebut, kreativitas dan stabilitas permainan Singo Edan diprediksi bakal pincang saat menghadapi tekanan tuan rumah. Menariknya, dalam rombongan ini ada kiper Lucas Frigeri yang dalam dua laga terakhir selalu diparkir. Ada pula nama Dwiki Mardiyanto yang juga sempat tak masuk skuad di laga pekan lalu.
Modal Positif Arema FC: 3 Laga Tanpa Kebobolan
Saat ini, Singo Edan tengah berada dalam momentum emas setelah berhasil menyapu bersih tiga laga terakhir dengan kemenangan sempurna. Performa impresif ini dimulai pada 2 Februari 2026 saat Arema FC menundukkan Persijap Jepara dengan skor tipis 1-0 di Stadion Kanjuruhan.
Kegarangan Arema FC semakin teruji saat bertandang ke markas Persija Jakarta di Gelora Bung Karno pada 8 Februari 2026, di mana mereka berhasil mempermalukan tuan rumah dengan skor 0-2. Tren positif ini ditutup dengan kemenangan telak 3-0 saat menjamu Semen Padang FC pada 15 Februari 2026.
Hebatnya, dalam tiga laga tersebut, lini pertahanan Arema FC tampil sangat solid dengan catatan tanpa kebobolan sama sekali (clean sheet).







