PSIS Semarang Pecat Pelatih Jafri Sastra
PSIS Semarang mengambil keputusan untuk memecat pelatih kepala mereka, Jafri Sastra, pada Sabtu (31/1/2026). Ini merupakan pengakhiran kontrak kerja yang kedua kalinya antara klub dan pelatih tersebut. Keputusan ini diumumkan oleh manajemen dalam sebuah pernyataan resmi.
“PSIS Semarang dan Jafri Sastra sepakat untuk mengakhiri kontrak kerja sebagai pelatih kepala pada Sabtu, 31 Januari 2026,” tulis pernyataan tersebut.
Keputusan ini diambil setelah adanya evaluasi dari manajemen PSIS terhadap performa tim di putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26. Reza Handhika, Asisten Manager PSIS Semarang, menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan guna memperbaiki kinerja tim di putaran berikutnya.
Di bawah arahan Jafri Sastra, PSIS Semarang belum menunjukkan penampilan yang memuaskan meskipun telah mendatangkan banyak pemain baru. Salah satu hasil buruk yang terjadi adalah kekalahan telak dari Kendal Tornado FC dengan skor 0-3 di Stadion Jatidiri.
Laga Melawan Kendal Tornado FC
Pertandingan melawan Kendal Tornado FC berlangsung di Grup Timur pekan ke-18. PSIS Semarang yang sebelumnya kalah dalam pertemuan pertama, berusaha membalas kekalahan tetapi justru kesulitan mengimbangi permainan lawan.
Laskar Mahesa Jenar harus puas berada di peringkat ke-9 klasemen akhir putaran kedua. Dari 18 pertandingan yang telah dijalani, PSIS hanya mampu meraih tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan 13 kekalahan dengan total 11 poin.
Kendal Tornado FC berhasil memperkuat posisi mereka di peringkat keempat klasemen sementara Grup Timur dengan raihan 33 poin. Mereka kini hanya terpaut empat angka dari pemuncak klasemen, Persipura Jayapura.
Perjalanan Pertandingan
Laga yang disaksikan sekitar 3.000 penonton berjalan terbuka sejak awal, namun tekanan lebih banyak datang dari tim tamu. PSIS sempat menciptakan peluang lewat sundulan Beto Goncalves pada menit ke-11, tetapi bola masih mengarah ke pelukan kiper Kendal Tornado FC.
Kendal Tornado FC membalas dengan beberapa peluang berbahaya, termasuk tendangan pemain pada menit ke-17 dan upaya M Ragil pada menit ke-22. Ancaman kembali datang lewat sundulan Patrick Cruz, namun bisa diamankan kiper PSIS, Mario Londok.
PSIS kembali memiliki peluang lewat tendangan Rafinha, namun bola melebar. Di babak pertama, PSIS harus bermain dengan sepuluh orang setelah Denilson Rodrigues diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-42.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Kendal Tornado FC menjelang akhir babak pertama. Gufroni Al Ma’ruf mencetak gol pada menit 45+4, membawa tim tamu unggul 1-0 hingga turun minum.
Di babak kedua, Kendal Tornado FC menggandakan keunggulan lewat gol Akbar Firmansyah pada menit 57. Skor 2-0 bertahan hingga menit ke-60. Di menit 69, gol Ibnu Hajar memperlebar keunggulan menjadi 3-0.
Komentar Pelatih PSIS Semarang
Usai laga, pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra menyebut kecewa dengan hasil akhir. Ia mengakui bahwa tim tidak mampu memenuhi ekspektasi yang diharapkan.
“Sore ini kita hanya sebatas kerja keras. Kami berharap bisa memenangkan pertandingan tetapi hasil akhirnya sangat mengecewakan. Tidak sesuai dengan apa yang kami sampaikan sebelumnya,” ujarnya.
Selain kekalahan, PSIS juga mencatatkan tren buruk lainnya yaitu selalu mengoleksi kartu merah dalam dua laga beruntun. Jafri Sastra mengaku bahwa hal ini sangat tidak bagus bagi sebuah tim.
Komentar Pelatih Kendal Tornado FC
Sementara itu, pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keltjes, mengucapkan terima kasih atas perjuangan keras anak asuhnya. Meski tampil tanpa dua legiun asing, timnya tetap mampu meraih kemenangan.
“Terimakasih banyak atas kerja keras pemain sore ini. Mereka berani bermain bola pendek kombinasi. Dan kemenangan ini kami persembahkan untuk owner kami, Pak Anto. Mudah-mudahan owner kami selalu sehat,” katanya.







