Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Hitung Cermat Biaya Kepemilikan Mobil Listrik dan Bensin Agar Garasi Anda Tidak Buntung

    Hitung Cermat Biaya Kepemilikan Mobil Listrik dan Bensin Agar Garasi Anda Tidak Buntung

    26 September 2026
    Menyembuhkan Mental yang Lelah Lewat Jeda Digital di Tengah Arus Informasi Tanpa Henti

    Menyembuhkan Mental yang Lelah Lewat Jeda Digital di Tengah Arus Informasi Tanpa Henti

    26 September 2026
    Merawat Silaturahmi di Tengah Kesibukan: Strategi Sederhana Menjaga Kehangatan Relasi Personal

    Merawat Silaturahmi di Tengah Kesibukan: Strategi Sederhana Menjaga Kehangatan Relasi Personal

    26 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 26 September 2026
    Trending
    • Hitung Cermat Biaya Kepemilikan Mobil Listrik dan Bensin Agar Garasi Anda Tidak Buntung
    • Menyembuhkan Mental yang Lelah Lewat Jeda Digital di Tengah Arus Informasi Tanpa Henti
    • Merawat Silaturahmi di Tengah Kesibukan: Strategi Sederhana Menjaga Kehangatan Relasi Personal
    • Merajut Kembali Kehangatan Keluarga dengan Sentuhan Interaksi Bermakna Tanpa Distraksi Layar
    • Mengawali Hari Tanpa Lelah Melalui Sentuhan Gerak Ringan Setiap Pagi
    • Kepala SMPN 18 Malang Diperiksa Usai Dugaan Kekerasan terhadap Siswa
    • Hitungan Cerdas Total Biaya Kepemilikan Mobil Listrik dan Bensin di Indonesia
    • Strategi Tepat Merawat Rambut Sehat di Tengah Panas Terik Iklim Tropis
    • Menjaga Binar Mata Anak Melalui Keseimbangan Antara Layar Kaca dan Ruang Terbuka
    • Kecerdasan Buatan di Ruang Kelas: Kawan Belajar Baru atau Ancaman Integritas Akademik?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Olahraga»Bocor! Leopard Racing Buka Suara Soal Dukungan pada Adrian Fernandez Meski Banding Veda Ega Ditolak

    Bocor! Leopard Racing Buka Suara Soal Dukungan pada Adrian Fernandez Meski Banding Veda Ega Ditolak

    adm_imradm_imr7 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penjelasan Resmi Leopard Racing terkait Diskualifikasi Adrian Fernandez

    Leopard Racing, tim asal Spanyol yang menaungi pembalap Adrian Fernandez, akhirnya memberikan pernyataan resmi setelah pihak berwenang mengumumkan diskualifikasi Fernandez dari enam balapan Moto3 2026. Penyebabnya adalah dugaan pelanggaran teknis pada mesin yang digunakan oleh pembalap tersebut. Tim ini menegaskan bahwa mereka tidak pernah melakukan pembongkaran atau modifikasi mesin tanpa izin dan akan mempertahankan hak pembalapnya melalui jalur hukum.

    Pernyataan Resmi Leopard Racing

    Dalam pernyataannya, Leopard Racing mengakui keputusan FIM MotoGP Stewards yang mengubah hasil balapan Adrian Fernandez di beberapa seri seperti Thailand, Brasil, Spanyol, Prancis, dan Catalunya. Namun, mereka menyatakan ketidaksetujuan terhadap kesimpulan yang diambil oleh otoritas kejuaraan.

    Tim ini menjelaskan bahwa mereka telah memulai seluruh prosedur sesuai regulasi untuk melindungi hak tim dan pembalapnya. Mereka juga sedang mengevaluasi langkah hukum berikutnya bersama penasihat hukum yang ditunjuk.

    “Leopard Racing selalu beroperasi dengan kepatuhan penuh terhadap regulasi teknis dan olahraga Kejuaraan Dunia Moto3 serta dengan tegas menolak anggapan bahwa ada mesin yang dibuka atau dimodifikasi tanpa otorisasi,” tulis pernyataan resmi tim tersebut.

    Selain itu, Leopard Racing menyoroti hasil inspeksi teknis terhadap empat mesin yang tidak menemukan komponen ilegal, modifikasi peningkat performa, atau bagian yang melanggar regulasi Moto3. Menurut mereka, seluruh pemeriksaan teknis tidak menunjukkan adanya keuntungan teknis maupun olahraga yang diperoleh Adrian Fernandez.

    Alasan Leopard Racing Merasa Sanksi Tidak Adil

    Leopard Racing menilai kasus yang menimpa Adrian Fernandez hanya berkaitan dengan interpretasi terhadap sistem penyegelan mesin. Mereka mempertanyakan metode yang digunakan untuk menyimpulkan adanya pelanggaran serta proporsionalitas hukuman yang dijatuhkan.

    Dalam pernyataannya, tim tersebut menyatakan masih ada sejumlah pertanyaan teknis dan prosedural yang belum terjawab. Mereka juga menyoroti fakta bahwa tidak ada perwakilan tim yang hadir saat proses inspeksi tertentu dilakukan.

    “Tidak ada bukti yang jelas yang menunjukkan kapan dugaan pelanggaran itu terjadi maupun indikasi adanya keuntungan teknis atau olahraga yang diperoleh,” tulis Leopard Racing.

    Mereka juga mengingatkan bahwa mesin yang digunakan pada GP Italia di Mugello telah menjalani pemeriksaan teknis menyeluruh dan dinyatakan sepenuhnya sesuai regulasi yang berlaku. Karena itu, Leopard Racing tetap yakin tindakan dan prosedur yang mereka jalankan selama musim 2026 sudah benar.

    Banding Ditolak, Apa Penjelasan FIM?

    Meski Leopard Racing menyatakan keberatan, upaya banding pertama mereka tidak membuahkan hasil. Pengurus Banding FIM resmi menolak permohonan yang diajukan tim tersebut. Sebelumnya, mesin Honda milik Leopard Racing dengan nomor A811 ditemukan mengalami kerusakan pada segel kawat dan stiker pengaman.

    Berdasarkan regulasi Moto3, kondisi tersebut menjadi indikasi kuat mesin pernah dibuka tanpa izin resmi dari pihak yang berwenang. Tim Leopard Racing kemudian mengajukan banding terhadap proses pengamanan dan pemeriksaan mesin. Namun, Pengurus Banding FIM menerima seluruh penjelasan yang disampaikan Direktur Teknis MotoGP, staf teknis terkait, serta teknisi perusahaan penyedia layanan mesin.

    FIM juga mempertimbangkan bukti dokumentasi berupa foto kondisi segel dan bagian dalam mesin yang diambil selama proses pemeriksaan berlangsung. Dalam putusannya, Pengurus Banding menyatakan Leopard Racing tidak mampu memberikan penjelasan yang cukup kuat mengenai kerusakan pada sistem pengaman tersebut.

    Meskipun demikian, proses hukum belum sepenuhnya berakhir. Leopard Racing masih memiliki hak untuk membawa perkara tersebut ke Mahkamah Banding Internasional atau Court of Arbitration for International Appeal (CAI) yang berada di bawah yurisdiksi Pengadilan Kanton Vaud, Swiss.

    Dampak bagi Veda Ega Pratama

    Kasus Adrian Fernandez membawa dampak besar terhadap persaingan klasemen Moto3 2026. Pembalap Leopard Racing tersebut kehilangan 77 poin setelah didiskualifikasi dari hasil balapan di Thailand, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, dan Catalunya.

    Sebelum hukuman dijatuhkan, Fernandez berada di posisi ketiga klasemen dan menjadi salah satu kandidat kuat perebutan gelar juara dunia. Namun, pengurangan poin besar membuatnya merosot hingga posisi ke-20 dengan hanya menyisakan 13 poin dari hasil finis keempat di GP Italia.

    Situasi tersebut menjadi keuntungan besar bagi Veda Ega Pratama yang menjalani musim debut bersama Honda Team Asia. Pembalap Indonesia berusia 17 tahun itu mendapatkan tambahan posisi di klasemen dan kini resmi menempati peringkat ketiga sementara Moto3 2026.

    Pencapaian tersebut memperkuat peluang Veda Ega Pratama untuk bersaing dalam perebutan gelar Rookie of the Year sekaligus menjaga asa dalam perburuan gelar dunia. Konsistensinya sepanjang musim, termasuk podium ketiga di GP Brasil, membuat namanya semakin diperhitungkan di antara para pembalap papan atas.

    Dengan masih banyak seri tersisa musim ini, persaingan Moto3 2026 diperkirakan semakin ketat. Namun, diskualifikasi Adrian Fernandez telah mengubah peta persaingan secara signifikan dan membuka jalan lebih lebar bagi Veda Ega Pratama untuk terus mencatat sejarah bagi balap motor Indonesia.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Seni Menjaga Stamina dan Rotasi Pemain di Tengah Gempuran Jadwal Padat Eropa

    Seni Menjaga Stamina dan Rotasi Pemain di Tengah Gempuran Jadwal Padat Eropa

    By adm_imr23 September 20260 Views
    Perburuan Gelar Liga Eropa: Seni Menjaga Konsistensi di Tengah Kepungan Jadwal Padat

    Perburuan Gelar Liga Eropa: Seni Menjaga Konsistensi di Tengah Kepungan Jadwal Padat

    By adm_imr16 September 20263 Views
    Menjaga Kesehatan Mental Atlet Papan Atas di Tengah Tekanan Ekspektasi Kejuaraan Dunia

    Menjaga Kesehatan Mental Atlet Papan Atas di Tengah Tekanan Ekspektasi Kejuaraan Dunia

    By adm_imr15 September 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Hitung Cermat Biaya Kepemilikan Mobil Listrik dan Bensin Agar Garasi Anda Tidak Buntung

    Hitung Cermat Biaya Kepemilikan Mobil Listrik dan Bensin Agar Garasi Anda Tidak Buntung

    26 September 2026
    Menyembuhkan Mental yang Lelah Lewat Jeda Digital di Tengah Arus Informasi Tanpa Henti

    Menyembuhkan Mental yang Lelah Lewat Jeda Digital di Tengah Arus Informasi Tanpa Henti

    26 September 2026
    Merawat Silaturahmi di Tengah Kesibukan: Strategi Sederhana Menjaga Kehangatan Relasi Personal

    Merawat Silaturahmi di Tengah Kesibukan: Strategi Sederhana Menjaga Kehangatan Relasi Personal

    26 September 2026
    Merajut Kembali Kehangatan Keluarga dengan Sentuhan Interaksi Bermakna Tanpa Distraksi Layar

    Merajut Kembali Kehangatan Keluarga dengan Sentuhan Interaksi Bermakna Tanpa Distraksi Layar

    26 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?