Arema FC Siap Beri Kejutan dengan Mendatangkan Dua Pemain Berlabel Timnas Indonesia
Arema FC dirumorkan bakal mendatangkan dua pemain berlabel timnas. Di tengah aktivitas bursa transfer paruh musim ini, klub kontestan BRI Super League 2025-2026 terlihat cukup aktif dalam memperkuat skuadnya. Sampai saat ini, sudah ada empat pemain yang resmi didatangkan, yaitu Gustavo Franca, Gabriel Silva, Joel Vinicius, dan Gianluca Pandeynuwu.
Perombakan besar-besaran dilakukan oleh manajemen Arema FC setelah melihat performa tim yang tidak sesuai harapan. Berkutat di papan tengah klasemen sampai putaran pertama berakhir bukan target utama Singo Edan pada musim ini. Mereka menargetkan dapat bersaing di papan atas dan menembus posisi lima besar.
Rumor yang beredar saat ini menyebutkan bahwa Arema FC akan menghadirkan dua pemain lokal berlabel timnas. Keduanya adalah bek Persija Jakarta Rio Fahmi dan bek Borneo FC Komang Putra. Sementara untuk legiun asing, ada nama pemain muda Timnas Lebanon Mohammad Al-Husseini yang juga dikabarkan segera bergabung dengan klub kebanggaan Aremania ini.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberikan sinyal bahwa akan ada pemain baru lagi yang datang. “Masih akan datang lagi nanti. Kemungkinan lokal dan asing untuk menggantikan posisi Luiz Gustavo,” ujar Marcos pada Kamis (29/1/2026). Ia menegaskan bahwa keputusan ini sesuai dengan kebutuhan tim.
Pelatih Oxford United Menyia-nyiakan Striker Timnas Indonesia Ole Romeny
Talenta striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, disia-siakan oleh pelatih Oxford United. Sebab, sang pelatih mempersilahkan Romeny mencari klub baru. Ole Romeny belum terpakai sejak Oxford United menunjuk Matt Bloomfield sebagai pelatih baru.
Dilansir dari BolaSport, penyerang timnas Indonesia, Ole Romeny, bisa jadi sedang mempertimbangkan masa depannya di Liga Inggris. Romeny merupakan pemain bawaan Erick Thohir saat direkrut Oxford United pada Januari 2025. Setahun berselang, karier pemain 25 tahun itu tampak lebih buruk dari harapan.
Ia sebenarnya bermain cukup reguler pada era kepelatihan Gary Rowett. Rowett yang membawa Oxford menjadi runner-up Piala Presiden 2025 dipecat pada Desember lalu. Pelatih baru Matt Bloomfield tampak tidak memberi tingkat kepercayaan yang sama pada Romeny.
Bloomfield sudah memimpin The U’s dalam tiga laga di Divisi Championship. Selama itu pula, Romeny hanya mendekam di bench, tanpa pernah dimainkan. Romeny yang mencetak tiga gol untuk timnas Indonesia itu terancam menjalani sisa putaran kedua Liga Inggris sebagai pemain pinggiran. Oleh karena itu, bursa transfer Januari bisa menjadi solusi. Romeny bisa mencari klub baru dengan status pinjaman ataupun permanen.
Pelatih Persebaya Pelajari Kekuatan Dewa United
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, bicara kekuatan calon lawannya, Dewa United. Pelatih asal Portugal itu secara tegas menyebut mewaspadai kebangkitan Dewa United pada laga yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (1/2/2026) mendatang.
Dewa United menatap laga pekan ke-19 Super League 2025/2026 ini dengan modal positif, dua laga terakhir secara beruntun menang. Kemenangan beruntun yang mengakhiri hasil kurang konsisten tujuh laga sebelumnya.
“Mereka memiliki pemain-pemain bagus. Semua orang tahu bahwa Dewa adalah tim yang jika menginginkan pemain, mereka akan merekrut pemain tersebut karena mereka tidak memiliki masalah keuangan,” kata Bernardo Tavares. Dewa United musim ini memang diperkuat sederet pemain berpengalaman.
“Pemain yang pernah menjadi juara di Persib misalnya,” terangnya. Pemain yang didatangkan dari Persib, ada Nick Kuipers, Edo Febriansyah, dan Muhammad Natsir. “Mereka meraih dua hasil terakhir bagus, jadi kami perlu memperhatikan hal ini,” tegas pelatih berusia 45 tahun itu.
Bernardo Tavares juga menjelaskan siklus permainan Dewa United yang sejak musim lalu selalu kesulitan awal musim. Kemudian, mulai tampil konsisten memasuki putaran kedua. Hingga akhirnya bisa finish peringkat dua klasemen akhir Liga 1 2024/2025 di bawah Persib Bandung.
“Jadi saya percaya bahwa hal yang sama akan terjadi (pada Dewa United) di musim ini,” kata Bernardo Tavares. Kewaspadaan lain, ia menilai Dewa United mulai ada ubahan gaya permainan. Dari yang menguasai bola di satu posisi.







