Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Prediksi Skor West Ham United vs Brentford di Piala FA 10 Maret 2026 Pukul 02.30 WIB

    12 Maret 2026

    6 Tahun Kasus Kekerasan Jurnalis, LBH Pers Makassar Ajukan Praperadilan

    12 Maret 2026

    Nasib Oknum Satpol PP Madiun yang Tipu Warga Rp150 Juta dengan Nama Maidi

    12 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 12 Maret 2026
    Trending
    • Prediksi Skor West Ham United vs Brentford di Piala FA 10 Maret 2026 Pukul 02.30 WIB
    • 6 Tahun Kasus Kekerasan Jurnalis, LBH Pers Makassar Ajukan Praperadilan
    • Nasib Oknum Satpol PP Madiun yang Tipu Warga Rp150 Juta dengan Nama Maidi
    • 2 Alasan Richard Lee Jadi Tersangka dan Ditahan, Dianggap Mengabaikan Hukum, Doktif Kini Lega
    • Insentif Kendaraan Listrik Dikaji, Purbaya Hitung Defisit Saat Bahlil Dorong Konversi Motor
    • Boni Hargens Dukung Pernyataan Dasco tentang Persatuan Nasional
    • Masuki Era Keunggulan Maksimal, USU Tantang Panggung Global
    • Drama Penangkapan di Bangka Barat, Warga Tertegun Lihat Polisi Bawa Senjata Panjang
    • Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadan 4 Maret 2026 di Berau
    • Ramalan Kesehatan Zodiak Besok 5 Maret: 11 Zodiak Alami Masalah Kesehatan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Wisata»Bos Big Travel Bocorkan Alasan Pemenang Undian Tak Dijemput ke Umrah

    Bos Big Travel Bocorkan Alasan Pemenang Undian Tak Dijemput ke Umrah

    adm_imradm_imr14 Februari 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peran Big Travel dalam Acara Jalan Sehat HUT ke-80 RI

    Pemilik Big Travel Cabang Purwokerto, Lina Diah Novitasari, menjelaskan bahwa hadiah umrah bagi pemenang jalan sehat hingga kini belum terealisasi karena pihak travel hanya berperan sebagai biro yang ditunjuk panitia, bukan sebagai pemberi hadiah. Menurut Lina, awalnya panitia acara jalan sehat HUT ke-80 RI di Kabupaten Banyumas mendatangi kantornya dan bertemu dengan suaminya, Daryanto.

    Saat itu, panitia meminta bantuan dana untuk penyelenggaraan acara jalan sehat di Menara Teratai, Purwokerto. “Panitia datang ke sini, ketemu suami saya, Pak Daryanto. Mereka minta tolong untuk pinjaman dana, bukan mengajak sebagai panitia. Katanya nanti Big Travel dilibatkan karena ada hadiah umrah, dan pemenangnya akan diberangkatkan lewat Big Travel,” ujarnya saat ditemui Infomalangraya.com, Kamis (12/2/2026).

    Lina mengaku sempat menolak rencana kerjasama tersebut. Ia menilai kegiatan berskala besar dengan membawa nama pemerintah daerah (Pemkab) seharusnya memiliki pendanaan yang jelas, bukan justru meminjam uang untuk operasional awal. “Saya sempat menolak. Event sebesar itu pakai brand Pemda, kok tidak ada dana, malah mau pinjam uang untuk operasional awal seperti cetak tiket. Menurut saya itu riskan,” katanya.

    Namun setelah terjadi diskusi internal, suaminya akhirnya setuju membantu dengan alasan ingin melakukan branding Big Travel melalui acara tersebut. Pinjaman dana pun diberikan secara bertahap kepada panitia. Menurut Lina, seluruh transaksi memiliki bukti dan ditandatangani oleh pihak panitia jalan sehat HUT ke-80 RI atas nama Dimas dan Sena. Total pinjaman dari Biro Big Travel yang diberikan mencapai Rp70 juta untuk operasional awal, dengan alasan untuk pencetakan tiket.

    Selain itu, Big Travel juga diminta membantu berbagai pengadaan seperti kaos dan tas hoodie. “Kami diminta bantu cetak kaos Rp20 juta, lalu tas hoodie Rp2 juta 80 ribu. Big Travel mengeluarkan dana untuk itu semua. Bahkan untuk tenda booth kami sendiri juga bayar sendiri Rp3,5 juta,” jelasnya.

    Pada malam sebelum acara, Lina datang ke lokasi untuk mengecek kesiapan. Ia melihat mobil Honda Brio dan sepeda motor yang dipajang sebagai hadiah utama, sehingga merasa acara tersebut aman. Keesokan paginya, Lina diminta datang ke Menara Teratai karena Sekda Banyumas dijadwalkan hadir ke stand Big Travel.

    Saat itu, pemenang hadiah umroh adalah seorang warga Desa Keniten bernama Noviyanti. Pemenang kemudian datang ke lokasi untuk berfoto di booth Big Travel. Namun pada malam harinya, Noviyanti menghubungi Lina dan menyatakan ingin membatalkan hadiah umroh serta menanyakan kemungkinan hadiah tersebut diuangkan. “Saya sampaikan tidak bisa, karena kami hanya memfasilitasi keberangkatan. Yang memberikan hadiah itu panitia, bukan kami,” kata Lina.

    Menurutnya, panitia bahkan belum memberikan dana satu rupiah pun kepada Big Travel untuk keberangkatan pemenang. Panitia sempat menyarankan agar pemenang mencari pengganti dari kerabat, di mana pengganti tersebut nantinya membayar sejumlah uang kepada pemenang, yaitu Noviyanti. Namun hingga kini, tidak ada kejelasan dari panitia. “Saya hubungi Dimas, disuruh cari pengganti. Tapi panitia juga tidak memberi kejelasan. Saya hubungi Pak Sena juga tidak pernah dibalas. Jadi kami memang tidak bisa memberangkatkan karena tidak ada uang masuk dari panitia,” ujarnya.

    Rencana awal, pemenang akan diberangkatkan pada keberangkatan tanggal 7 Januari 2026. Namun hingga waktu tersebut, dana dari panitia tetap tidak ada. “Satu rupiah pun belum masuk ke Big Travel terkait pemenang itu,” tegasnya.

    Terkait komunikasi dengan pemenang, Lina mengatakan bahwa Noviyanti sempat datang ke kantor bersama saudaranya yang siap menjadi pengganti. Namun, pemenang tetap mengejar panitia, bukan pihak travel, karena memahami posisi Big Travel hanya sebagai penyedia jasa. Lina juga menuturkan, selama persiapan acara, pihaknya banyak membantu panitia, termasuk menyediakan tempat untuk rapat dan konsumsi, tanpa perhitungan biaya.

    Ia mengaku percaya pada acara tersebut karena menggunakan logo pemerintah daerah dan pejabat. “Saya pikir ini acara Pemkab Banyumas, karena ada logo bupati dan sekda. Bahkan sempat ada rencana buat kedepan ada promo umroh bersama Sekda,” katanya.

    Selain pinjaman Rp70 juta, pihaknya juga mengeluarkan dana Rp15 juta sebagai uang muka (DP) mobil hadiah. Total pinjaman tersebut disertai perjanjian pengembalian satu minggu setelah acara. “Total pinjaman Rp70 juta ditambah Rp15 juta DP mobil. Itu jelas pinjaman, bukan sponsor. Ada komitmen pengembalian satu minggu setelah acara,” ujarnya.

    Namun hingga kini, uang tersebut belum dikembalikan. Lina mengaku sudah berkonsultasi terkait langkah hukum, meski sebelumnya masih mencoba menyelesaikan secara kekeluargaan. “Sudah konsultasi. Awalnya kami tahan dulu karena mau diselesaikan kekeluargaan. Katanya sedang diusahakan, bahkan sampai mau jual tanah,” katanya.

    Ia menambahkan, dalam pembicaraan awal, panitia hanya menganggarkan biaya umrah sekitar Rp25 – 30 juta. “Panitia bilang anggarannya Rp25 juta sampai maksimal Rp30 juta,” ucapnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Mudik 2026: Jadwal Kapal Pelni Batulicin-Surabaya Hingga 1 April

    By adm_imr12 Maret 20265 Views

    Pansela Bantul Usulkan Tarif Retribusi Rp5.000 Per Wisata Pantai

    By adm_imr11 Maret 20261 Views

    Harga Tiket Midnight Glow Ancol untuk Liburan Lebaran

    By adm_imr11 Maret 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Prediksi Skor West Ham United vs Brentford di Piala FA 10 Maret 2026 Pukul 02.30 WIB

    12 Maret 2026

    6 Tahun Kasus Kekerasan Jurnalis, LBH Pers Makassar Ajukan Praperadilan

    12 Maret 2026

    Nasib Oknum Satpol PP Madiun yang Tipu Warga Rp150 Juta dengan Nama Maidi

    12 Maret 2026

    2 Alasan Richard Lee Jadi Tersangka dan Ditahan, Dianggap Mengabaikan Hukum, Doktif Kini Lega

    12 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?