Tim Independen Fair Play (TIFA 08) Kawal Laga Playoff Persipura vs Adhyaksa FC
Tim Independen Fair Play (TIFA 08) yang dibentuk oleh DPC Peradi Jayapura akan mengawasi laga playoff antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC Banten di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, pada Jumat (8/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa pertandingan berjalan secara adil dan transparan. TIFA 08 juga menuntut agar PSSI menggunakan wasit asing dan teknologi Video Assistant Referee (VAR) guna mencegah terjadinya kecurangan.
Pembentukan TIFA 08 dilakukan sebagai respons atas pengalaman buruk publik sepakbola Papua terhadap kepemimpinan wasit dalam beberapa tahun terakhir. Trauma tersebut terjadi khususnya pada periode 2009 dan 2022, ketika tim Mutiara Hitam sering kali merasa dirugikan akibat keputusan wasit yang dinilai tidak objektif.
Ketua TIFA 08, Billy Marcelino Maniagasi, menyatakan bahwa kehadiran tim ini bertujuan untuk meminimalkan potensi konflik horizontal yang bisa muncul dari ketidakadilan di lapangan hijau. Ia menekankan pentingnya penunjukan perangkat pertandingan yang memiliki rekam jejak bersih dan profesional.
“Kami menuntut penunjukan wasit berlisensi FIFA atau setidaknya perangkat pertandingan terbaik yang memiliki rekam jejak tanpa cela,” ujar Billy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/5/2026).
TIFA 08 juga menyoroti riwayat pertandingan Adhyaksa FC Banten yang kerap diwarnai keputusan kontroversial dari pengadil lapangan. Beberapa laga sebelumnya, seperti saat melawan PSPS Pekanbaru, Persekat Tegal, dan Persiraja Banda Aceh, menjadi catatan merah karena adanya anomali waktu tambahan serta penganuliran gol lawan.
Untuk menjamin objektivitas, TIFA 08 mendesak PSSI untuk mendatangkan wasit asing pada laga hidup mati ini. Penggunaan teknologi VAR juga menjadi poin utama yang diminta agar diaktifkan secara maksimal sepanjang sembilan puluh menit laga berjalan.
Sekretaris TIFA 08, Helmy, menambahkan bahwa pengawasan ketat harus dilakukan untuk menjaga marwah kompetisi profesional. Tim ini tidak akan mentoleransi adanya kelalaian yang berujung pada keberpihakan kepada salah satu klub.
“Jangan sampai keputusan krusial di kotak penalti atau pemberian kartu merah lahir dari subjektivitas yang dipaksakan,” tegas Helmy.
Selain aspek teknis pertandingan, tim yang beranggotakan para advokat ini juga menaruh perhatian besar pada faktor keamanan di stadion. Aparat keamanan diharapkan bertindak tegas terhadap oknum yang berupaya merusak sportivitas, baik dari bangku cadangan maupun dari tribun penonton.
Sebagai informasi, Persipura Jayapura dipastikan bakal tampil habis-habisan demi mengamankan tiket kembali ke kasta tertinggi sepakbola nasional. TIFA 08 optimistis Mutiara Hitam mampu meraih kemenangan secara terhormat asalkan perangkat pertandingan bekerja dengan prinsip keadilan yang absolut.
Peran TIFA 08 dalam Memastikan Keadilan Sepak Bola
Mengawasi Integritas Pertandingan
TIFA 08 bertugas untuk memantau jalannya pertandingan dan memastikan bahwa semua keputusan wasit dilakukan secara objektif dan sesuai aturan.Mendorong Penggunaan Wasit Asing dan VAR
Tim ini menyarankan agar PSSI menggunakan wasit asing dan teknologi VAR untuk meningkatkan akurasi keputusan di lapangan hijau.Menuntut Rekam Jejak Bersih
TIFA 08 menuntut penunjukan perangkat pertandingan yang memiliki rekam jejak profesional dan tidak terlibat dalam skandal kecurangan.Meningkatkan Keamanan di Stadion
Tim juga memperhatikan faktor keamanan di stadion, termasuk tindakan tegas terhadap oknum yang mencoba mengganggu sportivitas.Mempertahankan Marwah Kompetisi
Tujuan utama TIFA 08 adalah menjaga marwah kompetisi profesional dan memastikan bahwa setiap tim diperlakukan secara adil.
Catatan Penting Mengenai Riwayat Pertandingan
Adhyaksa FC Banten
Tim ini memiliki riwayat pertandingan yang sering diwarnai keputusan kontroversial, termasuk anomali waktu tambahan dan penganuliran gol lawan.Laga Sebelumnya
Beberapa pertandingan Adhyaksa FC melawan PSPS Pekanbaru, Persekat Tegal, dan Persiraja Banda Aceh menjadi catatan merah bagi TIFA 08.Dampak pada Sportivitas
Keputusan wasit yang tidak objektif dapat berdampak negatif pada sportivitas dan reputasi kompetisi sepak bola nasional.
Harapan TIFA 08 untuk Persipura Jayapura
Kemenangan Secara Terhormat
TIFA 08 berharap Persipura Jayapura dapat meraih kemenangan secara terhormat jika perangkat pertandingan bekerja dengan prinsip keadilan yang absolut.Kembali ke Kasta Tertinggi
Tim ini yakin bahwa dengan bantuan TIFA 08, Persipura Jayapura akan mampu mengamankan tiket kembali ke kasta tertinggi sepakbola nasional.





