Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jambi Top 7, Persaingan Sengit 18 Kandidat Pejabat di Tanjab Barat

    10 Juni 2026

    Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Siang, Hujan Ringan Malam

    10 Juni 2026

    DPR Soroti Dampak Ekonomi Aturan Kemasan Polos Tembakau

    10 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 10 Juni 2026
    Trending
    • Jambi Top 7, Persaingan Sengit 18 Kandidat Pejabat di Tanjab Barat
    • Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Siang, Hujan Ringan Malam
    • DPR Soroti Dampak Ekonomi Aturan Kemasan Polos Tembakau
    • 5 Film Noir Berlatar Novel: Obsesi yang Menghancurkan
    • Saat Tiba di Rumah Setelah Haji, Ini Doa dan Amalan yang Harus Dilakukan
    • Kemenhaj Pastikan Asuransi Lengkap untuk Jemaah Haji Lampung yang Gugur di Mekkah
    • Dulu Dijauhi, Kini Sukses Jual Bekicot Goreng dengan Omzet Rp500 Ribu per Hari
    • Jadwal Kapal Pelni KM Labobar 7-24 Juni: Ambon-Jakarta & Surabaya-Fakfak, Diskon Tiket!
    • 4 zodiak paling beruntung Senin 8 Juni 2026: Cancer menyala!
    • 5 Bintang Internasional: Israel Gunakan Bom Fosfor Putih di Lebanon – Putin Balas Surat Zelenskyy
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Dulu Dijauhi, Kini Sukses Jual Bekicot Goreng dengan Omzet Rp500 Ribu per Hari

    Dulu Dijauhi, Kini Sukses Jual Bekicot Goreng dengan Omzet Rp500 Ribu per Hari

    adm_imradm_imr10 Juni 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perjuangan Seorang Ayah dalam Menghidupi Keluarga dengan Berjualan Bekicot Goreng

    Wijiyanto (44), seorang pria dari Kampung Kerten, Karanganyar, memiliki cerita perjuangan yang luar biasa. Ia menghidupi istri, dua anak, dan ibunya dengan berjualan bekicot goreng sejak tahun 2008. Meskipun awalnya dianggap menjijikkan oleh banyak orang, ia tetap bertahan hingga kini meraih omzet kotor antara Rp400 ribu hingga Rp500 ribu per hari.

    Proses Pengolahan Bekicot yang Rumit

    Bekicot yang dijual Wijiyanto tidak langsung siap konsumsi. Ia melakukan proses pengolahan yang cukup panjang. Awalnya, daging bekicot direbus selama sekitar satu jam. Setelah itu, kepala dan kotorannya dibuang. Daging kemudian dicuci berkali-kali hingga benar-benar bersih dari lendir. Proses ini dilakukan minimal lima kali atau bahkan tujuh kali agar terasa aman dan enak saat dimakan.

    Setelah bersih, daging bekicot kemudian dibumbui dengan campuran cabai, garam, kemiri, dan bawang putih yang diulek. Bumbu tersebut menciptakan rasa yang khas dan menarik minat pembeli.

    Awal Mula Usaha yang Tidak Lazim

    Wijiyanto mengaku bahwa awal mula memilih menjual bekicot sebagai hidangan bukanlah hal mudah. Pada masa itu, banyak orang masih menganggap bekicot sebagai hewan yang tidak layak dikonsumsi. Namun, ia memutuskan untuk mencoba sendiri dan akhirnya menyadari bahwa rasanya cukup enak.

    Pada awal usahanya, ia mencari bekicot di kebun warga. Namun, saat musim kemarau, ia mulai menggunakan daging bekicot beku dari Kediri dan Sragen. Hal ini membantu memastikan pasokan tetap tersedia setiap hari.

    Kesulitan Awal dan Ketekunan

    Meski memiliki resep yang unik dan rasa yang enak, Wijiyanto mengakui bahwa awal berjualan sangat sulit. Banyak orang mengejek dan tidak tertarik membeli. Namun, ia tidak menyerah. Ia memulai dengan berkeliling desa dan pelan-pelan mendapatkan pelanggan setia.

    Akhirnya, ia memutuskan untuk berjualan di kawasan Alun-alun Karanganyar. Meski awalnya sulit, ia tetap semangat karena ingin memenuhi kebutuhan keluarga. Bahkan, ketika tiga bulan pertama berjualan di sana, ia hampir putus asa. Namun, tekadnya membuatnya terus berjuang.

    Menu Lengkap dan Harga yang Terjangkau

    Kini, Wijiyanto tidak hanya menjual bekicot goreng. Ia juga menjajakan rica keong dan intip yang dititipkan oleh keluarganya. Harga bekicot goreng adalah Rp5.000 per bungkus, keong Rp3.000 per bungkus, dan intip Rp4.000 per bungkus.

    Setiap hari, ia mengolah antara 10 hingga 15 kilogram bekicot. Omzet harian yang ia dapatkan bisa mencapai Rp400.000 hingga Rp500.000. Hasil tersebut digunakan untuk biaya sekolah anak-anak serta sedikit demi sedikit memperbaiki rumah tempat tinggalnya.

    Keberhasilan yang Tidak Mudah

    Wijiyanto kini menjadi contoh bagi banyak orang. Dengan tekad dan ketekunan, ia berhasil mengubah sesuatu yang dianggap menjijikkan menjadi bisnis yang sukses. Ia tidak hanya memenuhi kebutuhan keluarganya, tetapi juga memberikan pilihan kuliner yang unik bagi masyarakat sekitar.

    Perjalanan Wijiyanto mengajarkan bahwa kesuksesan tidak selalu datang dengan jalan yang mudah. Dibutuhkan keberanian, ketekunan, dan keyakinan pada diri sendiri. Dengan begitu, segala tantangan akan bisa dihadapi dan diatasi.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Gelar Haji, Simbol Kekuasaan, dan Strata Sosial

    By adm_imr10 Juni 20261 Views

    Tiga Idola KPop yang Tidak Suka Minum Air Putih

    By adm_imr9 Juni 20260 Views

    5 Buah yang Harus Dihindari Setiap Hari untuk Kontrol Gula Darah

    By adm_imr9 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jambi Top 7, Persaingan Sengit 18 Kandidat Pejabat di Tanjab Barat

    10 Juni 2026

    Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Siang, Hujan Ringan Malam

    10 Juni 2026

    DPR Soroti Dampak Ekonomi Aturan Kemasan Polos Tembakau

    10 Juni 2026

    5 Film Noir Berlatar Novel: Obsesi yang Menghancurkan

    10 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?