Indonesia Memastikan Dua Gelar Juara di Babak Final Thailand Masters 2026
Indonesia berhasil mengirimkan enam wakil ke babak final Thailand Masters 2026. Empat dari wakil tersebut akan saling berhadapan dalam laga puncak yang akan digelar pada hari Ahad (1/2/2026). Dengan demikian, Indonesia dipastikan telah meraih dua gelar juara sebelum laga final dimulai. Jika dua wakil lainnya mampu memenangkan pertandingan, maka Indonesia bisa mengunci empat gelar juara dalam turnamen BWF Super 300 ini.
Laga Final yang Menyajikan Pertandingan Antarsesama Pemain Indonesia
Dalam sektor ganda putra, Indonesia memiliki dua pasangan yang akan bertemu dalam laga final. Pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana akan melawan ganda muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Sementara itu, di sektor ganda campuran, Bobby Setiabudi/Melati Oktavianti akan menghadapi Adnan Maulana/Indah Cahya Jamil.
Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin baru saja mencapai final setelah mengalahkan pasangan China Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 21-16, 21-15 pada laga semifinal di Nimibutr Stadium, Bangkok, Sabtu (31/1/2026). Ini menjadi final kedua mereka secara beruntun setelah sebelumnya menjadi runner-up di Indonesia Masters 2026.
Strategi yang Efektif Membawa Kemenangan
Raymond Indra mengungkapkan bahwa kemenangan ini didapat berkat strategi yang baik dan antisipasi terhadap serangan lawan. “Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera dan diberikan kemenangan. Tadi saat bermain kami sudah antisipasi serangan lawan, karena sudah tahu yang mana yang playmaker dan yang mana yang smasher, kami antisipasi untuk tidak mau kalah cepat jadi kami dapat serangan duluan, kami lebih banyak menekan untuk mendapatkan poin,” ujarnya.
Nikolaus Joaquin menambahkan bahwa strategi mereka tetap sama di game kedua yaitu menyerang. “Karena dari sisi lapangannya lebih kalah angin, kami tidak takut untuk menempatkan shuttlecock ke belakang. Setelah itu, kami bisa mengantisipasi serangan lawan untuk balik menyerang.”
Target dan Perjuangan Ubed di Sektor Tunggal Putra
Sementara itu, satu wakil lainnya yang berpotensi menambah gelar juara bagi Indonesia adalah tunggal putra Moh Zaki Ubaidillah. Ia akan menantang wakil tuan rumah Panitchapon Teeraratsakul di babak final. Sebelumnya, Ubed berhasil mengalahkan rekan sendiri Alwi Farhan dengan skor 21-18, 21-14 pada babak semifinal.
Rekor pertemuan antara Ubed dan Alwi kini menjadi 2-2. Pertemuan terakhir antara keduanya terjadi di final SEA Games 2025 Thailand, di mana Alwi berhasil mengalahkan Ubed.
Ubed mengaku sempat ketinggalan di game pertama, namun ia terus berusaha mencari pola main agar bisa keluar dari tekanan. “Lawan Alwi, dia tidak mau malah terutama di game pertama dan tempo permainannya rapat banget serta banyak pukulan. Akhirnya saya bisa memenangkan game pertama dan dia agak goyah setelah saya kejar,” ujarnya.
“Alhamdulillah tidak menyangka bisa masuk ke babak Final. Dari awal target saya pribadi masuk babak semifinal. Untuk besok, cara berpikir dan recovery harus saya jaga lagi,” tambah Ubed.
Ganda Putri Berusaha Meraih Gelar Juara
Di sektor ganda putri, Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti akan menantang pasangan China Bao Li Jing/Li Yi Jing. Di babak semifinal, Tiwi/Fadia berhasil mengalahkan pasangan Jepang Kaho Osawa/Mai Tanabe dengan skor 21-23, 21-12, 21-15.
Satu-satunya sektor yang tidak ada wakil Indonesia adalah tunggal putri, di mana Indonesia hanya menurunkan pemain lapis dua. Pemain Malaysia Goh Jin Wei akan menghadapi pemain India Devika Sihag untuk memperebutkan gelar juara tunggal putri.







