Gelaran Wondr Kemala Run 2026 yang diinisiasi oleh Yayasan Kemala Bhayangkari dengan kepemimpinan Juliati Listyo Sigit Prabowo berlangsung dengan penuh antusiasme dan kegembiraan. Acara ini digelar di Gianyar, Bali, dan dipimpin oleh Deni Agus Suryonugroho. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, acara ini juga menawarkan pengalaman unik melalui keindahan alam dan nuansa budaya lokal.
Beberapa publik figur turut ambil bagian dalam event ini. Salah satunya adalah Febby Rastanty yang mengikuti kategori half marathon (21 kilometer). Meski menghadapi rute yang menantang, ia tetap merasa puas dengan pengalaman yang diberikan.
“Perasaannya senang banget, puas banget. Pemandangannya bagus banget, tapi track-nya gila. Capek banget tanjakannya. Apalagi setelah kilometer 17, saat lagi capek-capeknya langsung dapat tanjakan yang benar-benar naik banget,” ujar Febby.
Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan acara yang terorganisir dengan baik. “Semua acara berjalan rapi, on time, dan bersih. Rutenya juga clear, jadi pelari bisa lari dengan nyaman,” tambahnya.
Antusiasme dari kalangan kepolisian juga terlihat. Perwakilan Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Ronald Sipayung, menyebutkan bahwa pihaknya mengirimkan sekitar 100 peserta gabungan, termasuk atlet profesional, anggota TNI-Polri, Bhayangkari, dan masyarakat.
“Alhamdulillah seluruh atlet kami sudah finish, baik 21K, 10K maupun 5K. Ini sangat menarik dan menantang karena kita dihadapkan dengan situasi alam yang luar biasa, ditambah animo masyarakat yang tinggi serta penampilan budaya sepanjang rute,” ungkapnya.
Ronald menilai acara ini memberikan pengalaman lebih dari sekadar olahraga. “Bukan hanya lari, tetapi juga menikmati alam dan budaya Bali,” katanya.
Dari kalangan masyarakat, I Wayan Gede Pretama, warga Karangasem, mengungkapkan keseruannya mengikuti event tersebut. “Seru, acaranya asyik, banyak bintang tamu. Event ini the best, sangat luar biasa,” katanya.
Taufik dari Polres Klaten Polda Jawa Tengah juga mengaku antusias dengan Wondr Kemala Run 2026. Ia mengatakan telah melakukan persiapan sejak empat bulan sebelum lomba.
“Tempat dan destinasinya sangat menarik. Antusiasnya juga luar biasa. Persiapan kami cukup matang, baik fisik maupun tim,” jelasnya.
Selain peserta domestik, pelari mancanegara juga ikut meramaikan ajang ini. Filippa dan Vilma asal Swedia mengaku sangat menikmati pengalaman berlari di Bali meskipun tidak memiliki persiapan khusus.
“Kami sangat bersemangat. Ini pengalaman luar biasa bisa ikut lomba lari di Bali. Rasanya seperti keluarga, semua orang sangat ramah,” ujar mereka.
Keduanya mengikuti kategori 10K dan terkesan dengan suasana sepanjang rute. “Melihat semua orang memakai kaos acara saat berlari itu sangat menyenangkan. Matahari terbitnya juga indah sekali,” tambah mereka.
Wondr Kemala Run 2026 sukses menjadi ajang olahraga yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga mempererat kebersamaan lintas komunitas dan negara. Selain itu, acara ini juga menjadi media promosi keindahan alam dan budaya Bali ke kancah internasional.







