Persebaya Surabaya secara resmi mengumumkan perekrutan gelandang asal Portugal, Diogo Sa Ramalho, untuk menghadapi Super League 2026/2027. Pemain berusia 27 tahun itu langsung menyampaikan target pertamanya bersama Green Force saat hadir dalam acara Media Day di Surabaya, Rabu (8/7/2026). Ia memilih fokus pada pembangunan kesuksesan secara bertahap daripada memasang ambisi yang terlalu tinggi.
Kehadiran Ramalho menjadi tambahan penting bagi Persebaya Surabaya yang terus memperkuat skuad demi bersaing di papan atas musim depan. Pengalaman bermain di kompetisi Eropa membuat manajemen berharap sang gelandang mampu memberi warna baru di lini tengah tim.
Mengapa Diogo Ramalho Tidak Memasang Target Muluk di Liga Indonesia?
Diogo Ramalho memilih menjalani petualangan pertamanya di Liga Indonesia dengan pendekatan realistis. Menurutnya, kesuksesan tidak diraih melalui target besar yang diumbar sejak awal, melainkan dibangun sedikit demi sedikit. Hal itu ia sampaikan saat mendapat pertanyaan mengenai targetnya bersama Persebaya Surabaya di Super League 2026/2027.
Meski datang dengan reputasi sebagai pemain berpengalaman dari Eropa, Ramalho tetap ingin menikmati setiap proses yang dijalaninya. “Kita tidak bisa membuat rencana yang terlalu besar. Itulah cara saya berpikir dan menjalani hidup,” ungkap Diogo. “Saya selalu fokus pada apa yang ada di depan mata (live in the present), dan saya pikir kita harus berpikir seperti itu untuk mencapai kesuksesan. Kita harus membangunnya langkah demi langkah.”
“Menurut saya, yang paling penting adalah menjalani hari demi hari, dan semoga kami bisa melakukan hal baik di sini.” Pernyataan tersebut menunjukkan karakter Ramalho yang lebih mengutamakan konsistensi dibanding janji besar. Filosofi itu juga menjadi bekal penting saat ia menjalani musim pertamanya di kompetisi Indonesia yang memiliki atmosfer dan tantangan berbeda dibanding Eropa.
Jadi Amunisi Baru Persebaya Surabaya dengan Segudang Kemampuan
Persebaya Surabaya mengumumkan perekrutan Diogo Sa Ramalho pada Selasa (7/7/2026) sebagai tambahan kekuatan di sektor tengah. Kehadirannya diproyeksikan menambah kualitas sekaligus kedalaman skuad Green Force sepanjang musim.
Ramalho dikenal sebagai gelandang box to box yang memiliki daya jelajah tinggi dan kemampuan membantu transisi permainan. Selain beroperasi sebagai gelandang sentral, pemain berusia 27 tahun itu juga mampu dimainkan sebagai gelandang bertahan maupun winger sesuai kebutuhan tim. Kemampuan beradaptasi di beberapa posisi membuatnya menjadi salah satu pemain yang fleksibel.
Nilai tambah lainnya, Ramalho dikenal fasih berbicara dalam lima bahasa sehingga diyakini akan lebih mudah membangun komunikasi dengan pelatih, rekan setim, maupun staf selama menjalani karier di Indonesia. Ia pun mengaku sangat antusias memulai babak baru bersama Persebaya Surabaya. Bermain untuk salah satu klub terbesar di Indonesia menjadi tantangan yang sudah lama ingin dirasakannya.
“Saya sangat senang bisa bergabung dengan Persebaya. Ini adalah kesempatan besar untuk membela salah satu klub terbesar di Indonesia dengan dukungan suporter yang luar biasa. Saya sangat antusias menyambut musim baru,” ujar Ramalho.
Cerita Teman-Teman Jadi Alasan Memilih Persebaya Surabaya
Sebelum menerima tawaran Persebaya Surabaya, Ramalho lebih dulu mencari informasi mengenai Indonesia. Cerita positif dari teman-temannya menjadi salah satu faktor utama yang membuatnya mantap menerima tantangan baru. Sebelum datang ke Surabaya, Ramalho memperkuat FCV Farul Constanța di kasta tertinggi Liga Rumania. Pada musim lalu ia tampil dalam 29 pertandingan dan menyumbangkan satu gol sebagai gelandang.
Menurut Ramalho, banyak rekannya pernah bermain maupun tinggal di Indonesia. Mereka memberikan kesan positif tentang masyarakat Indonesia sekaligus besarnya nama Persebaya Surabaya di dunia sepak bola nasional. “Saya memiliki banyak teman yang pernah bermain atau tinggal di Indonesia. Mereka selalu berbicara hal-hal baik tentang negara ini, tentang masyarakatnya, dan terutama tentang Persebaya sebagai klub besar,” katanya.
“Setelah berdiskusi dengan keluarga, saya merasa ini adalah waktu yang tepat untuk mengambil langkah baru dalam karier saya.” Pengalaman mendengar cerita tersebut membuat proses pengambilan keputusannya berlangsung lebih mudah. Dukungan keluarga juga menjadi pertimbangan penting sebelum akhirnya menerima kontrak multiyears dari Persebaya Surabaya.
Ingin Menang Bersama Green Force, Gol dan Assist Nomor Dua
Meski memilih tidak memasang target muluk, Ramalho tetap datang dengan ambisi besar membantu Persebaya Surabaya meraih prestasi. Baginya, kemenangan tim jauh lebih penting dibanding pencapaian individu. Ia menegaskan target utamanya adalah memberikan kontribusi maksimal setiap kali dipercaya tampil. Gol maupun assist tetap menjadi keinginan pribadi, tetapi semuanya harus bermuara pada hasil terbaik bagi tim.
“Target utama saya adalah mewakili klub dan kota ini dengan sebaik mungkin. Saya ingin membantu tim meraih kemenangan sebanyak mungkin,” tegasnya. “Secara pribadi tentu saya ingin mencetak gol dan membuat assist, tetapi yang paling penting adalah membawa tim meraih hasil terbaik,” imbuhnya.
Dengan kontrak berdurasi multiyears, Diogo Ramalho diproyeksikan menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang Persebaya Surabaya. Pengalaman, fleksibilitas bermain, kemampuan berbahasa, serta filosofi hidup yang selalu fokus pada proses diharapkan mampu membantu Green Force tampil kompetitif sepanjang Super League 2026/2027.







