Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jejak Karier Agustina Arumsari dan Eddy Trenggono, Wakil Kepala BGN yang Ditetapkan Prabowo

    8 Juni 2026

    Pesan menyentuh Bruno Moreira saat tinggalkan Persebaya bikin Bonek dan Bonita menangis

    8 Juni 2026

    Hari Ini, Pleidoi Kasus TaniHub, Nicko Widjaja Minta Dukungan dari Balik Tahanan

    8 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 8 Juni 2026
    Trending
    • Jejak Karier Agustina Arumsari dan Eddy Trenggono, Wakil Kepala BGN yang Ditetapkan Prabowo
    • Pesan menyentuh Bruno Moreira saat tinggalkan Persebaya bikin Bonek dan Bonita menangis
    • Hari Ini, Pleidoi Kasus TaniHub, Nicko Widjaja Minta Dukungan dari Balik Tahanan
    • Daftar Hitam Penyelundupan Benih Lobster di Jambi Gagal
    • Naskah Khutbah Jumat 5 Juni 2026: Kebaikan dalam Berbicara
    • Anak Sering Sakit, Apakah Hambat Pertumbuhan?
    • 7 Idol KPop Perempuan Ini Hanya Makan Sekali Sehari, Bagaimana Bisa?
    • Insentif kendaraan listrik ditunda, ahli usulkan fokus pada daerah penghasil nikel
    • FOMO dan Healing Irit: Wisatawan Lembang dan Bandung Kini Lebih Hemat
    • 4 Film yang Membintangi Sal Priadi, Terbaru Monster Pabrik Rambut!
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Wisata»FOMO dan Healing Irit: Wisatawan Lembang dan Bandung Kini Lebih Hemat

    FOMO dan Healing Irit: Wisatawan Lembang dan Bandung Kini Lebih Hemat

    adm_imradm_imr8 Juni 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perubahan Perilaku Wisatawan di Lembang Tahun 2026

    Meski kawasan wisata di Bandung dan Lembang masih ramai dikunjungi saat musim liburan, pelaku industri pariwisata mulai merasakan perubahan perilaku wisatawan. Jika sebelumnya pengunjung datang untuk berwisata sekaligus berbelanja dan menghabiskan waktu lebih lama, kini mereka cenderung lebih berhitung dalam mengeluarkan uang.

    Perubahan tersebut diungkapkan Public Relation PT Perisai Group, Intania Setiati. Perusahaan tersebut menaungi sejumlah destinasi wisata populer di Lembang seperti Farm House, The Great Asia Africa, dan Floating Market. Menurut Intania, setiap musim libur memang selalu membawa peningkatan jumlah kunjungan dibandingkan hari biasa. Namun jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, daya beli wisatawan saat ini mengalami penurunan.

    Ia bahkan menyebut masa terbaik industri wisata justru terjadi pada 2023, ketika masyarakat mulai bebas bepergian setelah pandemi Covid-19. Saat itu, wisatawan memadati berbagai destinasi wisata, baik saat musim libur maupun hari biasa. Pelaku usaha pariwisata pun optimistis tren tersebut akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Namun kenyataannya berbeda, memasuki 2024, kunjungan mulai melambat. Saat itu, pelaku industri wisata menganggap kondisi tersebut dipengaruhi tahun politik dan penyelenggaraan pemilu. Harapan agar sektor wisata kembali pulih pada 2025 pun tidak sepenuhnya terwujud.

    Menurut Intania, penurunan justru berlanjut hingga 2026 seiring kondisi ekonomi yang belum stabil. “Kita pikir setelah 2023 akan semakin baik, ternyata malah turun. Tahun 2024 turun, 2025 turun lagi, dan 2026 juga belum membaik seperti yang diharapkan,” katanya.

    Meski demikian, ia menilai masyarakat tetap membutuhkan wisata sebagai sarana rekreasi dan pelepas stres. Hanya saja, mereka kini lebih selektif dalam mengatur pengeluaran. Perubahan tersebut terlihat dari pola kunjungan wisatawan. Jika sebelumnya pengunjung bisa menghabiskan waktu dua hingga tiga jam di satu lokasi wisata, kini rata-rata hanya sekitar satu jam. Mereka lebih banyak berjalan-jalan dan berfoto tanpa terlalu banyak berbelanja.

    “Orang tetap butuh healing, tetap butuh jalan-jalan. Tapi sekarang mereka lebih berhitung. Jadi datang tetap datang, hanya belanjanya lebih sedikit dibandingkan dulu,” ujar Intania.

    Selain tekanan ekonomi, industri wisata juga menghadapi tantangan baru berupa menjamurnya destinasi wisata skala kecil, kafe, hingga tempat nongkrong yang terus bermunculan. Menurut Intania, tren tersebut turut memengaruhi kunjungan ke destinasi wisata besar. Banyak masyarakat, khususnya generasi muda, tertarik mendatangi tempat-tempat baru yang sedang viral di media sosial.

    Fenomena fear of missing out (FOMO) membuat wisatawan berlomba mengunjungi lokasi yang sedang ramai diperbincangkan, meski belum tentu menjadi destinasi yang akan mereka kunjungi kembali. “Kalau ada tempat baru yang viral, biasanya orang datang dulu. Yang penting sudah pernah ke sana, sudah foto-foto dan bisa eksis di media sosial. Itu tentu berpengaruh bagi destinasi wisata besar seperti kami,” katanya.

    Menghadapi kondisi tersebut, PT Perisai Group terus melakukan berbagai inovasi untuk mempertahankan minat pengunjung. Berbagai wahana baru, konsep wisata baru, hingga pembaruan menu makanan dan minuman terus dilakukan agar tetap relevan dengan tren yang berkembang. Produk-produk yang sedang digemari masyarakat, seperti minuman berbasis kopi maupun matcha, menjadi salah satu contoh inovasi yang dihadirkan untuk mengikuti perubahan selera pasar.

    Menariknya, Intania juga mengungkapkan bahwa libur panjang tidak selalu berdampak positif terhadap jumlah wisatawan di Bandung dan Lembang. Menurutnya, justru libur pendek selama dua hingga tiga hari lebih menguntungkan bagi destinasi wisata di Jawa Barat. “Kalau liburnya terlalu panjang, banyak yang langsung lanjut ke Jawa Tengah atau Jogja. Jadi justru untuk wisata di Bandung dan Lembang, kami lebih senang kalau liburnya maksimal tiga hari karena biasanya mereka memilih berwisata ke Jawa Barat,” ujarnya.

    Di tengah berbagai tantangan tersebut, pelaku industri wisata berharap kondisi ekonomi dapat kembali membaik sehingga daya beli masyarakat meningkat dan sektor pariwisata kembali bergairah seperti saat masa pemulihan pascapandemi.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Jadwal Kapal Pelni KM Awu 2-25 Juni: Rute Alor-Kupang-Surabaya-Kumai & Bima-Waingapu-Ende

    By adm_imr8 Juni 20262 Views

    50 Ucapan Hari Sepeda Sedunia 3 Juni 2026: Pentingnya Transportasi Ramah Lingkungan

    By adm_imr8 Juni 20261 Views

    Jamaah Haji Sidrap Pakai Baju Mispa di Maros, PPIH Ingatkan Jaga Aurat

    By adm_imr7 Juni 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jejak Karier Agustina Arumsari dan Eddy Trenggono, Wakil Kepala BGN yang Ditetapkan Prabowo

    8 Juni 2026

    Pesan menyentuh Bruno Moreira saat tinggalkan Persebaya bikin Bonek dan Bonita menangis

    8 Juni 2026

    Hari Ini, Pleidoi Kasus TaniHub, Nicko Widjaja Minta Dukungan dari Balik Tahanan

    8 Juni 2026

    Daftar Hitam Penyelundupan Benih Lobster di Jambi Gagal

    8 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?