Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tenggara Jember
BMKG melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 5,1 yang mengguncang wilayah tenggara Jember, Jawa Timur, pada Rabu (27/5/2026) pukul 15.39 WIB. Gempa ini terjadi di koordinat 9.01 LS dan 113.84 BT, dengan pusat gempa berada sejauh 93 km dari Jember. Kedalaman gempa mencapai 10 kilometer.
BMKG menegaskan bahwa gempa tersebut tidak memiliki potensi tsunami. Informasi ini sangat penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa situasi saat ini aman dan tidak memerlukan tindakan evakuasi.
Gempa bumi merupakan fenomena alam yang terjadi akibat pelepasan energi dari dalam bumi. Magnitudo gempa menggambarkan besarnya energi yang dilepaskan, yang diukur menggunakan alat seismograf. Dalam kasus ini, gempa tercatat dengan magnitudo 5,1, yang termasuk kategori gempa sedang.
Wilayah Jember dan Letak Geografisnya
Jember adalah sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Secara geografis, Jember berbatasan dengan Kabupaten Bondowoso di utara, Kabupaten Banyuwangi di timur, Kabupaten Lumajang di barat, dan Samudera Hindia di selatan. Jarak dari Jember ke Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur, sekitar 205 kilometer jika ditempuh melalui rute tercepat via Jalan Tol Gempol – Pasuruan.
Wilayah Jember juga menjadi salah satu daerah yang sering terkena dampak gempa bumi, mengingat posisinya yang berada di zona seismik. Oleh karena itu, masyarakat setempat perlu tetap waspada dan siap menghadapi kemungkinan gempa bumi yang bisa terjadi kapan saja.
Skala MMI dan Dampak Gempa
BMKG merujuk pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI) untuk menggambarkan dampak gempa bumi. Berikut penjelasan skala MMI dan dampaknya:
I MMI
Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.II MMI
Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan seperti lampu gantung bergoyang.III MMI
Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.IV MMI
Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.V MMI
Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.VI MMI
Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.VII MMI
Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.VIII MMI
Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.IX MMI
Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.XI MMI
Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.XII MMI
Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.
Informasi Lebih Lanjut
Masyarakat dapat mengakses informasi lebih lengkap tentang gempa bumi di Jember melalui media sosial resmi BMKG di X @infoBMKG. Di sana, BMKG membagikan update terkini, termasuk detail lokasi, waktu, dan skala gempa. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memperhatikan anjuran dari instansi terkait.







