Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Poster HUT ke-80 Bhayangkara Siap Pakai, Cetak atau Bagikan ke Media Sosial

    30 Juni 2026

    Apakah Olahraga Malam Bisa Kurangi Berat Badan?

    30 Juni 2026

    Dua Orang Akui Jadi Ajudan Gubernur, Tipu 227 Warga Sumberporong Malang

    30 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 1 Juli 2026
    Trending
    • Poster HUT ke-80 Bhayangkara Siap Pakai, Cetak atau Bagikan ke Media Sosial
    • Apakah Olahraga Malam Bisa Kurangi Berat Badan?
    • Dua Orang Akui Jadi Ajudan Gubernur, Tipu 227 Warga Sumberporong Malang
    • Hakim Dwi Elyarahma Pimpin Sidang Perdana Kasus Suap Hery Susanto Hari Ini
    • KPK Selidiki Hilman Latief, Ungkap Skandal Kuota Haji dan Keterlibatan Fuad Hasan Masyhur
    • Denice Zamboanga Mundur dari Gelar Juara Dunia MMA untuk Jadi Ibu
    • Libur Sekolah, Penumpang KA di Stasiun Blitar Naik 500 Orang/Hari
    • Contoh Soal IPS Kelas 7 SMP: Lokasi Absolut dan Relatif Semester 1
    • Belanja Pegawai APBD Donggala 2026 Tembus 54 Persen, Melebihi Batas Ideal Pemerintah
    • Piala Dunia 2026: 7 Tim Lolos ke Babak 32 Besar, Termasuk Kolombia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»GERD Memburuk Saat Hamil, Ini Penyebabnya Menurut Dokter

    GERD Memburuk Saat Hamil, Ini Penyebabnya Menurut Dokter

    adm_imradm_imr3 Juni 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penyebab GERD Bisa Semakin Parah Saat Hamil

    Kehamilan sering kali membawa berbagai perubahan pada tubuh ibu. Salah satu kondisi yang umum terjadi adalah GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), yaitu kondisi di mana asam lambung naik ke kerongkongan secara terus-menerus. Hal ini bisa menyebabkan gejala seperti heartburn, rasa panas di dada, mual, atau bahkan regurgitasi asam. Bagi sebagian ibu hamil, keluhan ini bisa lebih mengganggu dibanding sebelum hamil.

    Untuk menjelaskan mengapa GERD bisa semakin parah selama kehamilan, dokter kandungan Yusufa Farasyid memberikan penjelasan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Berikut beberapa penyebab utama dari kondisi ini:

    1. Perubahan Hormon



    Selama kehamilan, kadar hormon progesteron meningkat secara signifikan. Salah satu efek dari peningkatan ini adalah membuat otot di bagian bawah kerongkongan, atau sfingter esofagus bawah (LES), menjadi lebih relaks dari biasanya. LES berfungsi sebagai pintu penghalang yang mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Saat otot ini mengendur, kemampuan penghalang menurun, sehingga asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Kondisi inilah yang memicu munculnya GERD.

    2. Gerakan Lambung dan Usus Melambat



    Hormon progesteron juga memperlambat pengosongan lambung dan pergerakan usus. Lambatnya proses ini terjadi karena progesteron menurunkan kontraksi otot polos di lambung dan usus, sehingga makanan dan asam lambung bergerak lebih lambat melalui saluran pencernaan. Akibatnya, makanan dan asam lambung tertahan lebih lama di lambung, meningkatkan tekanan di dalamnya dan mempermudah terjadinya refluks. Tekanan yang meningkat ini memicu GERD.

    3. Tekanan Rahim yang Membesar



    Seiring bertambahnya usia kehamilan, rahim terus membesar dan mulai menekan lambung dari atas. Tekanan ini meningkatkan tekanan intraabdomen, yaitu tekanan di rongga perut yang memengaruhi organ-organ di sekitarnya. Ketika tekanan meningkat, asam lambung lebih mudah terdorong naik ke kerongkongan, sehingga risiko terjadinya refluks menjadi lebih tinggi. Kondisi ini membuat gejala GERD semakin terasa parah, terutama pada trimester kedua dan ketiga, saat rahim mencapai ukuran yang lebih besar dan menekan lambung lebih kuat.

    Mengapa Beberapa Ibu Hamil Tidak Merasakan GERD?



    Tidak semua ibu hamil akan merasakan gejala GERD, meski tubuh mereka mengalami kondisi yang sama. Respons tubuh setiap individu berbeda-beda, tergantung pada sensitivitas sfingter esofagus bawah (LES), seberapa cepat lambung dan usus bergerak, serta kombinasi hormon yang bekerja selama kehamilan. Selain faktor tubuh, pola makan juga memiliki peran penting. Ibu hamil yang makan dengan lebih teratur, membagi porsi kecil tapi sering, dan menghindari makanan yang bisa memicu refluks seperti pedas, kopi, atau gorengan, cenderung mengalami gejala yang lebih ringan atau bahkan tidak merasakannya sama sekali.

    Faktor lain yang turut memengaruhi adalah stres dan kondisi psikosomatik. Beberapa Mama justru mengalami penurunan stres atau perubahan fokus tubuh selama kehamilan, sehingga gejala GERD tidak muncul atau malah membaik dibanding sebelumnya.

    Ingat, Keluhan GERD Tidak Selalu Memburuk pada Semua Ibu Hamil



    Keluhan GERD memang bisa jadi lebih mengganggu saat hamil. Namun, ingat, GERD tidak selalu memburuk pada semua ibu hamil. Beberapa Mama mungkin merasakan gejalanya semakin berat, sementara sebagian lainnya tetap stabil, bahkan ada yang justru membaik. Hal ini terjadi karena intensitas dan frekuensi keluhan bisa sangat bervariasi antar individu. Selain itu, GERD bersifat dinamis dan dapat naik-turun sesuai dengan kondisi tubuh serta aktivitas sehari-hari. Meskipun gejala bisa naik-turun, semua variasi ini masih tergolong normal selama kehamilan.

    Jadi, keluhan GERD bisa semakin parah saat hamil menurut dokter. Namun, GERD saat hamil tidak selalu memburuk pada semua ibu hamil. Ada yang makin berat, ada yang tetap, bahkan ada yang membaik—dan semuanya masih dalam spektrum normal.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    7 tanda mata lelah dan solusi cepat

    By adm_imr25 Juni 20261 Views

    7 Penyebab Gangguan Kandung Kemih pada Kehamilan Akhir

    By adm_imr25 Juni 20261 Views

    Penyebab dan Solusi Rambut Rontok pada PCOS

    By adm_imr25 Juni 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Poster HUT ke-80 Bhayangkara Siap Pakai, Cetak atau Bagikan ke Media Sosial

    30 Juni 2026

    Apakah Olahraga Malam Bisa Kurangi Berat Badan?

    30 Juni 2026

    Dua Orang Akui Jadi Ajudan Gubernur, Tipu 227 Warga Sumberporong Malang

    30 Juni 2026

    Hakim Dwi Elyarahma Pimpin Sidang Perdana Kasus Suap Hery Susanto Hari Ini

    30 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?