Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*
Menimbang Ulang Kurikulum Nasional: Antara Beban Administrasi Guru dan Daya Tangkap Siswa

Menimbang Ulang Kurikulum Nasional: Antara Beban Administrasi Guru dan Daya Tangkap Siswa

27 October 2026
Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga di Tengah Tekanan Ekonomi Lewat Tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah

Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga di Tengah Tekanan Ekonomi Lewat Tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah

27 October 2026
Seni Berburu Pakaian Vintage: Mengubah Baju Bekas Menjadi Identitas Gaya Hidup Urban

Seni Berburu Pakaian Vintage: Mengubah Baju Bekas Menjadi Identitas Gaya Hidup Urban

27 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Wednesday, 28 October 2026
Trending
  • Menimbang Ulang Kurikulum Nasional: Antara Beban Administrasi Guru dan Daya Tangkap Siswa
  • Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga di Tengah Tekanan Ekonomi Lewat Tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah
  • Seni Berburu Pakaian Vintage: Mengubah Baju Bekas Menjadi Identitas Gaya Hidup Urban
  • Panduan Taktis Merawat Komponen Vital Kendaraan Saat Memasuki Musim Hujan dan Genangan
  • Menjaga Jejak Digital Tetap Aman Dari Ancaman Kebocoran Data Di Ruang Siber
  • Menata Ulang Batas Kerja dan Waktu Pribadi Demi Kesehatan Mental yang Lebih Stabil
  • Panduan Perawatan Rambut Sehat Bebas Lepek di Tengah Teriknya Iklim Tropis Indonesia
  • Menelusuri Sejarah Rendang Minangkabau: Warisan Rempah Nusantara yang Mendunia
  • Memperkuat Akar Moral Anak: Integrasi Nilai Islam di Tengah Arus Globalisasi Digital
  • Menanamkan Akar Spiritual Anak Pertahankan Identitas Lokal di Tengah Gemerlap Budaya Pop Global
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Internasional»GPCI Minta Perlindungan untuk Misi Menembus Gaza

GPCI Minta Perlindungan untuk Misi Menembus Gaza

adm_imradm_imr10 April 20261 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Upaya Global Sumud Flotilla 2.0 untuk Menembus Blokade Gaza

Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) telah mengirimkan surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto, meminta perlindungan bagi para relawan dan aktivis Indonesia yang terlibat dalam misi pelayaran kemanusian Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Misi ini bertujuan menembus blokade Gaza yang diterapkan oleh militer penjajahan Zionis Israel. Surat tersebut juga berisi permohonan dukungan dari pemerintah agar mendukung aksi sipil yang dilakukan oleh para relawan dan aktivis.

Koordinator GPCI, Maimon Herawati, menjelaskan bahwa misi pelayaran GSF merupakan aksi internasional yang membutuhkan peran serta perlindungan dari pemerintah negara masing-masing. Hal ini karena para peserta akan menghadapi tantangan dari otoritas penjajahan Zionis Israel. Ia menyadari bahwa partisipasi dalam misi ini memiliki risiko, baik dari segi keamanan maupun hukum internasional.

“Kami memohon dengan hormat kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perlindungan diplomatik dan hukum kepada warga negara Indonesia yang terlibat dalam misi pelayaran kemanusian Global Sumud Flotilla 2.0,” ujar Maimon.

Selain itu, GPCI juga meminta pemerintah pusat di Jakarta untuk memberikan instruksi kepada perwakilan Indonesia di negara-negara yang dilintasi konvoi kemanusian tersebut. Maimon berharap perwakilan diplomatik Indonesia dapat melakukan pemantauan dan pendampingan aktif terhadap peserta dari Indonesia.



Maimon Herawati (Kanan) – (Dok Infomalangraya.com)

Jalur Pelayaran dan Konvoi Darat

Misi GSF tahun ini akan dimulai dari Laut Mediterania melalui Prancis, Spanyol, Italia, Yunani, dan Turki menuju Gaza yang diblokade. Titik konvoi darat akan melewati Libya sampai ke Mesir untuk masuk ke Gaza via perbatasan Rafah. Diperkirakan sekitar seribu relawan dan aktivis dari lebih dari 100 negara akan ikut dalam misi ini.

GPCI, yang merupakan gabungan dari sekitar 26 organisasi filantropi Palestina di Indonesia, akan mengirimkan sekitar 30 relawan, termasuk dokter, tim medis, dan jurnalis. Maimon berharap Presiden Prabowo bisa mengakui dan mendukung partisipasi masyarakat sipil Indonesia dalam misi ini sebagai bagian dari kontribusi nasional dalam isu kemanusian global.

Tujuan dan Kepentingan Misi GSF

Tujuan utama GSF adalah kampanye kemanusian nonkekerasan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat Gaza yang masih mengalami blokade. Misi ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran internasional terhadap krisis kemanusian di Gaza dan wilayah Palestina lainnya. Selain itu, GSF ingin melakukan advokasi untuk penghentian blokade dan pelanggaran hak asasi manusia yang terus dilakukan oleh Zionis Israel.

Dewan Pengarah GPCI, Jajang Nurjaman, menyatakan bahwa Indonesia akan kembali mengirim delegasi dalam misi kemanusiaan GSF 2.0. Peserta dari Indonesia terdiri dari tenaga medis, eco builder, dan peserta umum yang mewakili negara. Ada juga tokoh politik, influencer, jurnalis, dan tokoh masyarakat yang turut serta.



Pasukan elite Israel mencoba menaiki salah satu kapal peserta Global Sumud Flotilla di perairan Palestina, Kamis (2/10/2025).

Persiapan dan Harapan Misi

Jajang berharap melalui GSF 2.0, seluruh dunia bisa kembali memperhatikan Palestina yang dijajah oleh Israel. Ia berharap pemerintah Indonesia, khususnya Presiden Prabowo, memberikan dukungan dan perlindungan secara hukum agar misi ini berjalan aman dan damai.

Untuk jalur laut, GPCI akan mulai dari Barcelona pada tanggal 12 April 2026, kemudian melalui Italia, Turki, dan langsung menembus Gaza antara tanggal 22-24 April. Untuk jalur darat, mereka akan berangkat dari Libya, lalu ke Mesir, dan masuk ke Gaza.

GPCI menegaskan bahwa GSF 2.0 adalah misi kemanusian dan aksi damai tanpa kekerasan. Karenanya, GPCI mengharapkan dukungan dari pemerintah seperti yang diberikan oleh Pemerintah Malaysia. Jajang berharap misi ini bisa berjalan lancar dan peserta kembali ke Tanah Air dengan selamat.

Selain itu, GPCI rencananya akan membeli lima kapal untuk menembus blokade Israel atas Gaza. Harga per kapal diperkirakan sekitar Rp 1,7 miliar.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

Kyiv Tetapkan 21 Agustus sebagai Hari Berkabung, 12 Warga Tewas dalam Serangan Rusia

By adm_imr25 August 20261 Views

Parlemen Iran Persetujui Rencana Batasi Akses Asing ke Media dan Kedutaan

By adm_imr25 August 20260 Views

Terjemahan Lirik Lagu “Intro End of the World” – Ariana Grande: Dan Jika Semua Berakhir Besok

By adm_imr25 August 20260 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Menimbang Ulang Kurikulum Nasional: Antara Beban Administrasi Guru dan Daya Tangkap Siswa

Menimbang Ulang Kurikulum Nasional: Antara Beban Administrasi Guru dan Daya Tangkap Siswa

27 October 2026
Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga di Tengah Tekanan Ekonomi Lewat Tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah

Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga di Tengah Tekanan Ekonomi Lewat Tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah

27 October 2026
Seni Berburu Pakaian Vintage: Mengubah Baju Bekas Menjadi Identitas Gaya Hidup Urban

Seni Berburu Pakaian Vintage: Mengubah Baju Bekas Menjadi Identitas Gaya Hidup Urban

27 October 2026
Panduan Taktis Merawat Komponen Vital Kendaraan Saat Memasuki Musim Hujan dan Genangan

Panduan Taktis Merawat Komponen Vital Kendaraan Saat Memasuki Musim Hujan dan Genangan

27 October 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?