Inovasi Cak Klepon: Layanan Administrasi Kependudukan yang Menyentuh Hati Warga
Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan (Adminduk) agar bisa diakses oleh masyarakat dengan mudah dan cepat. Salah satu inovasi yang diluncurkan adalah Cetak Akte Kelahiran dan Kematian dalam Handphone (Cak Klepon), yang diterapkan di Kecamatan Pabean Cantian. Program ini dirancang untuk memangkas birokrasi, sehingga warga tidak perlu repot mengantre atau datang ke kantor kecamatan.
Mekanisme Kerja Cak Klepon
Layanan Cak Klepon bekerja dengan cara petugas kecamatan proaktif mendatangi rumah warga setelah menerima laporan tentang adanya peristiwa kelahiran atau kematian dari RT, RW, atau Kader Surabaya Hebat (KSH). Dengan pendekatan jemput bola, warga tidak perlu lagi meluangkan waktu untuk mengurus dokumen di kantor kecamatan, kelurahan, atau balai RW.
Menurut Camat Pabean Cantian, Muhammad Januar Rizal, proses pengurusan akta kematian dapat selesai dalam waktu sekitar satu jam. Petugas hanya membutuhkan dokumen pendukung seperti KK lama, KTP, dan surat kematian. Setelah itu, KK baru dan akta kematian langsung diberikan kepada warga.
Sementara untuk pengurusan akta kelahiran, tim Cak Klepon juga aktif menangani kasus-kasus anak usia PAUD, SD, maupun SMP yang mengalami kendala administrasi. Tim akan segera tiba di lokasi setelah menerima laporan dari pengurus kampung.
Manfaat dan Dampak Positif
Selain memberikan kemudahan bagi warga, Cak Klepon juga memiliki dampak positif dalam validasi data kemiskinan di wilayah tersebut. Januar Rizal menjelaskan bahwa sebelumnya banyak warga yang enggan atau menunda mengurus akta kematian karena dianggap rumit. Hal ini menyebabkan data kependudukan menjadi tidak valid.
Dengan adanya Cak Klepon, data di Kecamatan Pabean Cantian diperbarui secara berkala dan lebih akurat. Hal ini memastikan bahwa bantuan sosial (bansos) benar-benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan, tanpa ada lagi orang yang sudah meninggal tetap menerima bansos.
Januar juga mengimbau seluruh warga Pabean Cantian yang belum melengkapi dokumen Adminduknya untuk tidak ragu melapor. Ia menegaskan bahwa petugas akan datang menjemput ke rumah masing-masing, dan semua layanan gratis tanpa biaya apa pun.
Pengalaman Nyata Warga
Manfaat nyata dari program Cak Klepon dirasakan langsung oleh warga. Nanik, warga Teluk Bone Tengah RT 06, menceritakan pengalamannya saat sang ayah meninggal dunia pada tahun 2024 lalu. Di tengah suasana duka, ia sama sekali tidak terpikirkan untuk mengurus administrasi karena ketidaktahuannya.
Beberapa hari setelah bapaknya meninggal, Pak Mus, petugas kecamatan, datang ke rumah. Ternyata, surat kematian bapaknya sudah selesai diuruskan oleh beliau. Nanik merasa kaget sekaligus bersyukur.
Yurika, warga Kelurahan Perak Barat, juga mengungkapkan pengalamannya yang jauh lebih mudah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ia menceritakan bahwa pengurusan dokumen secara mandiri online terasa membingungkan. Namun dengan sistem sekarang yang dibantu pihak kecamatan, semuanya jadi jauh lebih mudah.
Koordinasi dengan petugas kecamatan sangat suportif. Bahkan, ketika ada berkas asli seperti buku nikah yang tertinggal, petugas memberikan solusi cepat. Yurika mengaku bahwa lewat WhatsApp saja sudah cukup asalkan fotonya lengkap dan jelas. Besoknya, dokumen langsung selesai. Ini sangat menghemat waktu, karena pengurusan dokumen bisa beres sambil ia mengasuh anak di rumah.







