Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Rupiah Tembus Rp17.500, Inflasi dan BBM Mengancam

    16 Mei 2026

    Gempa Bumi Terkini di Jember, Jawa Timur Pagi Ini, Lihat Penjelasan BMKG

    16 Mei 2026

    5 Desa Wisata Paling Populer di Indonesia, Mulai Alam hingga Budaya

    16 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 16 Mei 2026
    Trending
    • Rupiah Tembus Rp17.500, Inflasi dan BBM Mengancam
    • Gempa Bumi Terkini di Jember, Jawa Timur Pagi Ini, Lihat Penjelasan BMKG
    • 5 Desa Wisata Paling Populer di Indonesia, Mulai Alam hingga Budaya
    • Perhitungan Persib Juara Super League 2026, Ungguli Persija dan Borneo FC di Puncak Klasemen
    • Rocky Gerung Bela Nadiem, JPU Serang Balik Soal Tim Eksternal dan Harta Rp4,8 Triliun
    • Apa Saja Syarat Berkurban bagi Muslim? Ini Daftar Lengkapnya
    • Perhitungan Timnas Indonesia U-17 Menuju Piala Dunia 2026, Jepang Tentukan Nasib Garuda Muda
    • Tips pilih omega-3 tanpa bau amis
    • Ramalan Zodiak Besok 13 Mei 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo
    • Pelaku Pembunuhan Satpam Surabaya Ternyata Rekan Kerja Korban
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Hanya 7 Kebiasaan Harian yang Bisa Rusak Kesehatan Ginjal

    Hanya 7 Kebiasaan Harian yang Bisa Rusak Kesehatan Ginjal

    adm_imradm_imr30 Maret 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kebiasaan Sehari-hari yang Dapat Merusak Kesehatan Ginjal

    Ginjal adalah organ vital yang menyaring limbah dari darah, menyeimbangkan cairan dan elektrolit, serta membantu mengatur tekanan darah. Meskipun pentingnya ginjal sangat jelas, kesehatannya sering kali diabaikan sampai masalah mulai muncul. Menurut perkiraan global, hampir 10 persen populasi dunia terkena penyakit ginjal kronis yang sering berkembang secara diam-diam dari waktu ke waktu.

    Selain faktor seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, kebiasaan gaya hidup sehari-hari juga dapat secara diam-diam merusak fungsi ginjal. Berikut beberapa kebiasaan yang perlu Anda hindari:

    • Mengonsumsi terlalu banyak garam

      Konsumsi garam yang tinggi adalah salah satu kebiasaan paling umum yang dapat membebani ginjal. WHO merekomendasikan untuk membatasi asupan garam tidak lebih dari 5 gram per hari. Tetapi banyak orang melebihi jumlah ini karena makanan olahan, camilan kemasan, dan makanan di restoran. Ketika Anda mengonsumsi terlalu banyak natrium, tubuh akan menahan air ekstra untuk mengencerkannya. Hal ini meningkatkan tekanan darah, yang dapat merusak pembuluh darah halus di dalam ginjal yang menyaring limbah.

    • Penggunaan obat penghilang rasa sakit secara berlebihan

      Obat pereda nyeri umumnya digunakan untuk sakit kepala, nyeri sendi, atau nyeri otot. Namun, penggunaan obat-obatan tertentu secara sering, terutama obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen atau diklofenak, dapat membahayakan fungsi ginjal seiring waktu. Obat-obatan ini memengaruhi zat yang disebut prostaglandin yang membantu menjaga aliran darah yang tepat ke ginjal. Jika digunakan secara berlebihan, obat-obatan ini dapat mengurangi aliran darah dan meningkatkan risiko kerusakan ginjal.

    • Kurang minum

      Hidrasi memainkan peran penting dalam mendukung fungsi ginjal. Minum air yang cukup membantu ginjal membuang racun dan produk limbah melalui urine. Ketika asupan cairan terlalu rendah, urine menjadi lebih pekat, yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan komplikasi lainnya.

    • Sering mengonsumsi makanan ultra-olahan

      Makanan ultra-olahan seperti mi instan, camilan kemasan, minuman manis, dan daging olahan seringkali tinggi sodium, pengawet, dan zat tambahan fosfor. Mengonsumsi makanan ini secara teratur dapat memberi beban tambahan pada ginjal. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi banyak makanan olahan mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ginjal kronis.

    • Kebiasaan tidur yang buruk

      Tidur memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan, termasuk fungsi ginjal. Sebuah studi menunjukkan bahwa tidur kurang dari enam jam per malam dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal. Kurang tidur dapat mengganggu ritme sirkadian alami tubuh, yang memengaruhi cara ginjal berfungsi dan mengatur proses-proses penting.

    • Mengonsumsi terlalu banyak gula tambahan

      Konsumsi gula berlebih dalam makanan dapat secara tidak langsung membahayakan kesehatan ginjal. Makanan dan minuman yang tinggi gula tambahan, seperti makanan penutup, minuman manis, jus kemasan, dan camilan manis, dapat meningkatkan risiko obesitas. Obesitas dapat meningkatkan kemungkinan terkena tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2, yang merupakan dua penyebab utama penyakit ginjal kronis.

    • Konsumsi alkohol berlebihan

      Mengonsumsi alkohol sesekali mungkin tidak membahayakan ginjal yang sehat, tetapi konsumsi alkohol berlebihan dapat memberi tekanan signifikan pada ginjal. Ginjal membantu mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh, dan alkohol dapat mengganggu proses ini dengan menyebabkan dehidrasi. Konsumsi alkohol berlebihan juga dapat meningkatkan tekanan darah, yang merupakan faktor risiko utama penyakit ginjal.

    Air Merupakan Kebutuhan Paling Mendasar Manusia

    Air putih dinilai lebih aman dan menyehatkan untuk dikonsumsi setiap hari dibandingkan minuman manis atau minuman kemasan yang mengandung gula dan bahan tambahan lainnya. Secara umum, kebutuhan cairan tubuh dianjurkan sekitar 2 liter per hari, atau setara dengan delapan gelas berukuran sekitar 230 mililiter.

    Berikut beberapa tips minum air putih yang disampaikan oleh dr Zaidul Akbar:

    • Minum Air dengan Suhu Normal atau Hangat

      Menurut dr Zaidul Akbar, air putih yang baik dikonsumsi adalah air dengan suhu normal atau hangat. Ia menjelaskan, sensasi ingin minum sesuatu yang dingin sering kali muncul ketika tubuh sedang berkeringat atau membutuhkan proses pengeluaran panas dari dalam tubuh. Namun, saat kondisi tersebut terjadi, ia justru tidak menyarankan untuk langsung mengonsumsi air es.

    • Jangan Terlalu Sering Minum Air Es

      Selain itu, dr Zaidul Akbar juga mengingatkan agar tidak terlalu sering mengonsumsi air dingin atau air es. Menurutnya, kebiasaan minum air es secara rutin dalam jangka panjang dikhawatirkan dapat berdampak pada kesehatan ginjal.

    • Hindari Minum Saat Sedang Makan

      Kebiasaan lain yang juga kerap dilakukan banyak orang adalah minum air putih di tengah-tengah makan. Padahal, menurut dr Zaidul Akbar, kebiasaan tersebut tidak dianjurkan karena dapat memengaruhi proses pencernaan. Ia menyebutkan, minum saat makan bisa membuat kerja pencernaan menjadi lebih berat.

    • Waktu Terbaik Minum Air

      Sebagai alternatif, dr Zaidul Akbar menyarankan agar minum air putih dilakukan sebelum atau setelah makan. Ia menyebutkan, waktu ideal minum air adalah sekitar 10–15 menit sebelum makan atau setelah makan. Menurutnya, minum air sebelum makan juga dapat membantu mengontrol jumlah makanan yang dikonsumsi.

    • Pilih Air Putih sebagai Minuman Utama

      Di akhir penjelasannya, dr Zaidul Akbar kembali menegaskan pentingnya memilih air putih sebagai minuman utama untuk menjaga kesehatan tubuh. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak terlalu sering mengonsumsi air es dan lebih memilih air dengan suhu normal atau hangat.

    Dengan memperhatikan suhu air, waktu minum, serta jumlah konsumsi harian, kebiasaan sederhana ini diyakini dapat membantu menjaga kesehatan tubuh, termasuk fungsi ginjal.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Apakah Protein Shake Bantu Kurangi Berat Badan?

    By adm_imr14 Mei 20262 Views

    Waspada! 9 Penyakit Kulit Umum Saat Hamil

    By adm_imr14 Mei 20263 Views

    Kemenkes Bantu Ayah Dokter Myta yang Wafat di Jambi

    By adm_imr14 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Rupiah Tembus Rp17.500, Inflasi dan BBM Mengancam

    16 Mei 2026

    Gempa Bumi Terkini di Jember, Jawa Timur Pagi Ini, Lihat Penjelasan BMKG

    16 Mei 2026

    5 Desa Wisata Paling Populer di Indonesia, Mulai Alam hingga Budaya

    16 Mei 2026

    Perhitungan Persib Juara Super League 2026, Ungguli Persija dan Borneo FC di Puncak Klasemen

    16 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?