Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Doa Tawaf Wada: Kewajiban Jemaah Haji Sebelum Tinggalkan Makkah

    7 Mei 2026

    Cara mengatasi kulit mengelupas dan bersisik

    7 Mei 2026

    Apa Itu Brunch? Definisi, Waktu, dan Rekomendasi Menu

    7 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 7 Mei 2026
    Trending
    • Doa Tawaf Wada: Kewajiban Jemaah Haji Sebelum Tinggalkan Makkah
    • Cara mengatasi kulit mengelupas dan bersisik
    • Apa Itu Brunch? Definisi, Waktu, dan Rekomendasi Menu
    • BYD Denza D9 2026 resmi dijual, MPV listrik mewah dengan fast charging super cepat
    • Akhir pekan panjang, ini daftar museum Solo yang cocok dikunjungi bersama kekasih dengan banyak spot instagenik
    • 25 Jalan Terkena Aturan Ganjil Genap Jakarta, Senin 4 Mei 2026
    • AS Minta Pertemuan Langsung Pemimpin Lebanon dan Israel
    • Gaya futuristik dan jarak tempuh jauh, ini rekomendasi 5 motor listrik premium terbaik 2026
    • Evolusi MotoGP Prancis di Le Mans: Dari Mesin 2-Tak Legendaris ke Era 1000cc 2026
    • Suami selingkuh di indekos, istri dosen DK minta cerai
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Hidangan khas Sanggau yang lezat dan penuh tradisi

    Hidangan khas Sanggau yang lezat dan penuh tradisi

    adm_imradm_imr16 April 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Keunikan Kuliner Sanggau yang Menggugah Selera

    Kabupaten Sanggau, yang terletak di provinsi Kalimantan Barat, memiliki kekayaan kuliner khas yang dipengaruhi oleh budaya Dayak, Melayu, dan Tionghoa. Cita rasa dari makanan khas Sanggau biasanya gurih, asam segar, serta menggunakan teknik pengolahan tradisional seperti fermentasi dan pengasapan. Hal ini mencerminkan kearifan lokal dalam mengelola alam secara berkelanjutan.

    Letak geografis Kabupaten Sanggau yang berada di pedalaman Kalimantan, dibelah oleh sungai-sungai besar seperti Sungai Kapuas dan Sungai Sekayam, sangat memengaruhi ketersediaan bahan baku utama. Sanggau adalah surga bagi ikan sungai air tawar, sementara tanahnya yang subur menjadi rumah bagi ribuan pohon durian hutan. Ketika musim buah tiba dan hasil sungai melimpah, masyarakat lokal tidak membiarkannya sia-sia; mereka mengubahnya melalui proses fermentasi dan pengasapan, menciptakan rasa yang kuat dan tahan lama.

    Makanan Khas yang Harus Dicoba

    Berikut adalah beberapa makanan khas yang wajib kamu kenal saat berkunjung ke Sanggau:

    • Sungkui

      Merupakan kuliner khas masyarakat Melayu Sanggau dan menjadi identitas utama Sanggau. Pembuatannya menggunakan bahan dasar beras yang dibungkus dengan daun dan dimasak secara khas. Sungkui biasanya disajikan dengan Opor ayam dan sambal nenas. Penganan tradisional ini biasa disajikan saat hari raya Idul Fitri dan pada acara adat Melayu lainnya.

    • Lemang/Ajan

      Kuliner tradisional yang terbuat dari beras ketan dimasak dalam seruas bambu. Lemang pada dasarnya merupakan makanan khas Melayu tetapi lambat laun diserap oleh masyarakat lainnya. Makanan ini biasanya disajikan saat Hari Raya Idul Fitri dan pesta Gawai (Panen Padi).

    • Pansuh/Ponsouh

      Merupakan masakan tradisional asli Sanggau yang biasanya terbuat dari daging ayam, ikan, dll yang dimasak didalam seruas bambu.

    • Tempoyak/Empuyak

      Penganan tradisional yang berbahan dasar durian yang difermentasi. Tempoyak juga dikenal dengan nama Tompek dalam bahasa Dayak Jangkang.

    • Jorok

      Sayur-sayuran yang difermentasi sehingga menghasilkan citarasa keasaman. Umumnya sayuran yang difermentasi yaitu daun ubi dan sawi.

    • Rusip

      Olahan fermentasi ikan oleh masyarakat Melayu Sanggau.

    • Lempok Durian

      Panganan dodol khas Melayu Sanggau yang berbahan dasar durian. Biasanya mudah ditemukan saat musim durian.

    • Keturi Piring

      Olahan khas ikan Keturi yang dijemur melingkar mengikuti piring khas masyarakat Melayu Sanggau khususnya Balai Sebut.

    • Ikan Salai

      Merupakan ikan yang diawetkan menggunakan asap. Umumnya dibuat oleh masyarakat Balai Sebut, Kec. Jangkang.

    • Pekasam/Jikot

      Daging yang difermentasi sehingga menghasilkan citarasa keasaman. Biasanya dibuat dari bahan daging ikan bumbu rempah aromatik, menciptakan rasa gurih dan aroma harum khas.

    • Kote

      Kue tradisional menyerupai pastel yang terbuat dari tepung beras dengan isian serundeng kelapa, sering disantap dengan santan.

    • Dodol Lidah Buaya

      Dodol kenyal khas Sanggau yang berbahan dasar lidah buaya, memiliki cita rasa unik dan menyegarkan.

    • Keturi Jangkang

      Makanan khas Jangkang berupa ikan lais yang disusun tipis dan diolah dengan cara digoreng sebentar setelah dijemur.

    • Sotong Pangkong

      Cumi-cumi yang dipanggang dan dipukul (dipangkong) hingga gepeng, disajikan dengan bumbu spesial.

    Tradisi dan Budaya dalam Setiap Sajian

    Masakan Sanggau tak sekadar pengisi perut, melainkan identitas kultural yang diwariskan lewat bisikan resep di dapur-dapur panggung kayu. Identitas ini lahir dari kearifan lokal dalam mengelola alam secara berkelanjutan. Harmoni antara etnis Dayak dan Melayu yang mendiami wilayah ini juga tercermin dalam kekayaan kuliner yang ada.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Apa Itu Brunch? Definisi, Waktu, dan Rekomendasi Menu

    By adm_imr7 Mei 20262 Views

    Harga Sembako Pontianak Mei 2026: Beras dan Tepung Naik, Bawang Putih Rp38 Ribu

    By adm_imr7 Mei 20262 Views

    Mengapa Ibu Hamil Dilarang Makan Sate?

    By adm_imr7 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Doa Tawaf Wada: Kewajiban Jemaah Haji Sebelum Tinggalkan Makkah

    7 Mei 2026

    Cara mengatasi kulit mengelupas dan bersisik

    7 Mei 2026

    Apa Itu Brunch? Definisi, Waktu, dan Rekomendasi Menu

    7 Mei 2026

    BYD Denza D9 2026 resmi dijual, MPV listrik mewah dengan fast charging super cepat

    7 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?