Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pemkab Lamongan Evaluasi Menu MBG, Polemik Emak-Emak Berakhir

    5 Maret 2026

    Cara Baru Anak Muda Berolahraga Sambil Hangout Bersama

    5 Maret 2026

    Gelar Konsolnas 2026, Kemendikdasmen Kolaborasi dengan Pemda

    5 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 6 Maret 2026
    Trending
    • Pemkab Lamongan Evaluasi Menu MBG, Polemik Emak-Emak Berakhir
    • Cara Baru Anak Muda Berolahraga Sambil Hangout Bersama
    • Gelar Konsolnas 2026, Kemendikdasmen Kolaborasi dengan Pemda
    • Tiga Pencuri Motor di Lamandau Terancam Hukuman Baru
    • Tiga Pantai Unik untuk Menyaksikan Sunset Ikonik di Bali
    • Dajjal: Arti Kata dan Kaitannya dengan Serangan Amerika-Israel ke Iran
    • Apa yang Terjadi Jika Manusia Bisa Melihat Gelombang WiFi?
    • Ulasan Lengkap Yamaha Freego S 2026 Magma Black: Teknologi Y Connected dan Desain Mewah
    • Permintaan Maaf Menag Nasaruddin Umar Usai Pernyataan Zakat Viral
    • Mengenal Peran Bea Cukai dalam Ekonomi dan Aturan Barang
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Istri Mantan Kapolres Bima Kota Positif Narkoba, Hanya Rehabilitasi?

    Istri Mantan Kapolres Bima Kota Positif Narkoba, Hanya Rehabilitasi?

    adm_imradm_imr28 Februari 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kasus Narkoba yang Melibatkan Mantan Kapolres Bima Kota

    Kasus narkoba yang melibatkan istri mantan Kapolres Bima Kota kembali memicu perhatian publik. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, istri mantan Kapolres tersebut dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis MDMA atau ekstasi. Hal ini menimbulkan berbagai reaksi di kalangan masyarakat, terutama karena keputusan untuk menjalani rehabilitasi daripada dijatuhi hukuman pidana berat.

    Proses Rehabilitasi dan Penetapan Tersangka

    Dalam kasus ini, MA dan Aipda DA direkomendasikan untuk menjalani proses rehabilitasi di balai rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN). Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, menyampaikan bahwa hasil uji laboratoris melalui Puslabfor Bareskrim Polri terhadap sampel rambut MA dan DA menunjukkan hasil positif menggunakan MDMA. Oleh karena itu, kedua individu tersebut akan menjalani proses rehabilitasi sebagai langkah penanganan lebih lanjut.

    Sementara itu, AKBP Didik Putra Kuncoro, mantan Kapolres Bima Kota, telah ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan narkotika dan psikotropika yang ditemukan dalam koper milik Aipda DA. Selain itu, ia juga menjadi tersangka dalam perkara dugaan menerima aliran dana sebesar Rp 2,8 miliar dari jaringan narkoba melalui anak buahnya, AKP M. Secara etik, AKBP Didik telah dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dan saat ini sedang ditahan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

    Penggeledahan dan Penemuan Barang Bukti

    Kasus ini terungkap setelah penyidik Biro Paminal Divpropam Polri bersama Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggeledah rumah Aipda DA di wilayah Tangerang pada 11 Februari 2026 malam. Dalam penggeledahan tersebut, ditemukan koper berwarna putih yang berisi tujuh plastik klip sabu seberat total 16,3 gram, 49 butir ekstasi dan dua butir sisa pakai, 19 butir alprazolam, dua butir Happy Five, serta 5 gram ketamin. Koper tersebut diketahui dititipkan oleh AKBP Didik kepada Aipda DA.

    MA, istri AKBP Didik, diketahui menghubungi Aipda DA pada 6 Februari 2026 atas perintah Didik, meminta agar koper tersebut diamankan dari rumah pribadi Didik di Tangerang. Aipda DA mengaku tidak menaruh curiga dan menjalankan perintah tersebut. Ia juga mengaku tidak berani menolak karena adanya perbedaan pangkat dengan atasannya saat itu.

    Perburuan terhadap Bandar Narkoba

    Perburuan terhadap bandar narkoba berinisial E kini menjadi fokus Tim Opsnal Satreskrim Polres Bima Kota. Sosok ini diduga berperan sebagai pemasok narkoba bagi eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, serta Kasat Narkoba AKP Malaungi. Penyelidikan terus dikembangkan untuk menelusuri jaringan yang lebih luas.

    Wakapolres Bima Kota, Herman, mengungkapkan bahwa identitas bandar berinisial E sebenarnya sudah diketahui oleh tim penyidik. Namun, hingga kini keberadaan terduga pelaku masih dalam proses pelacakan intensif. Ia menambahkan bahwa pengungkapan kasus yang melibatkan mantan kapolres, Kasat Reserse Narkoba, serta dua anggota polisi lainnya menjadi momentum evaluasi internal. Menurut Herman, pihaknya kini menyatakan perang terhadap segala bentuk peredaran narkoba di wilayah hukum Bima Kota.

    Tindakan Tegas dan Evaluasi Internal

    Penindakan tegas disebut akan berlaku tanpa pandang bulu, baik terhadap masyarakat sipil maupun aparat kepolisian. “Komitmen tidak ada toleransi terhadap peredaran narkoba,” kata Herman menegaskan. Langkah ini diharapkan mampu memulihkan kepercayaan publik sekaligus membersihkan institusi dari praktik penyalahgunaan narkotika.

    Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro ternyata terlibat dalam kasus narkoba sejak Agustus 2025, atau saat dia masih aktif menjabat sebagai Kapolres. Hal ini diungkap Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. Isir juga menyebut bahwa AKBP Didik menerima narkoba dari AKP Malaungi, eks Kasat Narkoba Polres Bima Kota. Sementara, AKP Malaungi mendapatkan barang haram tersebut dari bandar berinisial E, yang kini masih dalam pengejaran polisi.

    Meski begitu, Johnny mengatakan pihaknya masih terus melakukan pendalaman agar kasus tersebut bisa terang benderang. “Namun, itu jadi bahan untuk didalami dalam proses pemeriksaan dan pengungkapan tadi, jaringan, oleh kawan-kawan dari Direktorat 4 (Narkoba) Bareskrim Polri dan Ditresnarkoba Polda NTB,” ungkapnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pengakuan Pacar Farra, Mahasiswa UIN Suska, Usai Video Kekasih Dicium Pelaku Pembacokan

    By adm_imr5 Maret 20260 Views

    Nasib Raihan Terancam, Diusir dari UIN Suska Usai Serang Mahasiswi

    By adm_imr5 Maret 20265 Views

    AKBP Didik Menerima Setoran Jutaan Rupiah dari Bandar Narkoba Koko Erwin

    By adm_imr5 Maret 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pemkab Lamongan Evaluasi Menu MBG, Polemik Emak-Emak Berakhir

    5 Maret 2026

    Cara Baru Anak Muda Berolahraga Sambil Hangout Bersama

    5 Maret 2026

    Gelar Konsolnas 2026, Kemendikdasmen Kolaborasi dengan Pemda

    5 Maret 2026

    Tiga Pencuri Motor di Lamandau Terancam Hukuman Baru

    5 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?