Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Samarinda pada 10 Ramadan 1447 H
Waktu Imsak di Kota Samarinda hari ini, Sabtu (28/2/2026), berlangsung pada pukul 04.55 WITA. Sementara itu, waktu buka puasa di Samarinda terjadi pada pukul 18.31 WITA. Hari ini merupakan hari ke-10 Ramadan 1447 H atau tahun 2026.
Kota Samarinda, sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, memiliki keunikan dalam menjalankan aktivitas ibadah selama bulan Ramadan. Pada hari ke-10 puasa, umat Muslim di kota ini tetap menjalani salat harian sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Samarinda terletak di tepi Sungai Mahakam dan memiliki luas wilayah sekitar 718 km². Wilayah ini dibagi menjadi 10 kecamatan serta 59 kelurahan. Dalam tradisi Islam, istilah “waktu Imsak” merujuk pada waktu berhenti makan dan minum menjelang dimulainya puasa Ramadan. Sedangkan buka puasa dilakukan saat masuk waktu Maghrib, yaitu saat matahari terbenam.
Berikut adalah jadwal lengkap imsak dan buka puasa di Samarinda untuk 10 Ramadan 1447 H:
- Imsak: 04.55
- Subuh: 05.05
- Terbit: 06.17
- Duha: 06.44
- Zuhur: 12.28
- Asar: 15.39
- Magrib: 18.31
- Isya: 19.40
Jika Anda ingin mengetahui jadwal imsak dan buka puasa untuk seluruh bulan Ramadan, Anda dapat mengunduhnya melalui tautan yang tersedia.
Niat Puasa Ramadan
Dalam buku Panduan Ramadan Bekal Meraih Ramadan Penuh Berkah terbitan Pustaka Muslim, disebutkan bahwa tidak ada tuntutan untuk melafalkan niat puasa. Namun, beberapa kalangan percaya bahwa niat puasa harus dilafalkan.
Berikut bacaan niat puasa Ramadan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghodin ‘an adaa’i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta’aalaa.
Artinya: Aku niat berpuasa besok pagi untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.
Doa Buka Puasa
Berikut doa buka puasa:
Lafaz Pertama:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.
Artinya: Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.
Lafaz Kedua:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ
Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.
Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.
Amalan Saat Sahur dan Buka Puasa
Menurut Wakil Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Dr Imam Makruf, Nabi Muhammad SAW mencontohkan untuk menyegerakan berbuka puasa saat azan Magrib berkumandang. Sementara itu, orang yang berpuasa sebaiknya menjalankan sahur saat mendekati waktu imsak.
Amalan sunah yang dituntunkan Rasulullah SAW adalah mempercepat atau mensegerakan Takjil atau berbuka puasa, dan mengakhirkan dalam melakukan sahur.
Menurut Imam, amalan sunah tersebut sangat mudah dan menyenangkan. Siapa yang tidak suka kalau berbuka lebih cepat? Siapa yang tidak senang kalau sahur di akhir agar puasa kita lebih baik?
Imam Makruf menambahkan bahwa melakukan amalan sunah akan menambah pahala di bulan Ramadan. Ibadah di bulan Ramadan begitu terbuka dan banyak yang bisa kita lakukan untuk menambah pahala. Amalan sunah bisa menyempurnakan dan tambahan keberkahan kita di bulan Ramadan.







