Persebaya Surabaya Tertahan di Posisi Keenam Usai Kekalahan dari Madura United
Persebaya Surabaya kembali menghadapi tantangan berat setelah kalah 1-2 dari Madura United dalam pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo. Hasil ini memperpanjang tren negatif yang dialami oleh Bajol Ijo dan menambah tekanan menjelang rangkaian laga berikutnya. Kekalahan tersebut membuat Persebaya tertahan di posisi keenam klasemen Liga 1 dengan 42 poin, sementara Madura United mencatat sejarah baru dengan kemenangan tandang pertama mereka di GBT sejak 2018.
Performa yang Tidak Memuaskan
Meski memiliki dominasi penguasaan bola hingga 71 persen dan menciptakan 23 tendangan dengan 10 peluang emas, Persebaya gagal memanfaatkannya secara maksimal. Hanya satu gol yang tercipta melalui Riyan Ardiyansyah di menit ke-82. Sementara itu, Madura United lebih efektif dengan lima tendangan dan tiga di antaranya mengarah ke gawang, menghasilkan dua gol.
Pelatih Bernardo Tavares mengakui bahwa masalah utama adalah akurasi finishing tim. “Kami menciptakan banyak peluang, tapi ada masalah di akurasi,” ujarnya. Selain itu, ia juga menyampaikan kekecewaan terhadap keputusan wasit yang dinilai merugikan tim. Pelanggaran pada Bruno Paraiba di kotak penalti tidak digubris, sementara gol kedua Madura United diprotes karena melibatkan pemain yang masuk lapangan tanpa izin wasit.
Jadwal Padat Menanti Persebaya
Persebaya kini menghadapi rangkaian laga yang sangat padat. Berikut adalah jadwal pertandingan mereka:
- Kamis, 23 April: Menghadapi Malut United
- Selasa, 28 April: Bertandang ke markas Arema FC
- Sabtu, 2 Mei: Menjamu PSBS Biak di GBT
- Sabtu, 9 Mei: Bertandang ke markas Persis Solo
- Jumat, 15 Mei: Menghadapi Semen Padang
- Sabtu, 23 Mei: Melawan Persik Kediri (waktu masih menunggu konfirmasi)
“Sekarang kami harus fokus ke pertandingan selanjutnya dan mencoba lebih baik,” kata Pelatih Tavares. Ia juga menegaskan pentingnya rotasi pemain untuk menghadapi jadwal padat ini. Namun, kondisi skuad yang pincang akibat cedera menjadi kendala besar.
Kondisi Tim dan Dukungan Suporter
Kekalahan dari Madura United memperpanjang tren negatif Persebaya setelah sebelumnya kalah 0-3 dari Persija Jakarta. Francisco Rivera menyampaikan kekecewaan, tetapi tetap optimistis. “Kami kontrol pertandingan dan ikuti rencana pelatih,” katanya. Ia menambahkan bahwa meskipun kecewa, mereka akan bekerja keras minggu depan.
Dukungan penuh Bonek di setiap laga menjadi energi tambahan untuk mengangkat performa tim. Tavares berharap para pemain bisa lebih fokus dan tidak mengulangi kesalahan elementer. Evaluasi menyeluruh menjadi tuntutan utama dari suporter. Meski ada kritik, seperti komentar tentang latihan yang dianggap tidak serius, juga ada dukungan tulus dari Bonek. Seorang Bonek menulis bahwa meski kecewa, ia tetap akan datang ke stadion.
Klasemen Terbaru dan Kondisi Tim
Persebaya tertahan di posisi keenam dengan 42 poin dari 28 pertandingan. Catatan mereka adalah 11 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 8 kekalahan. Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen dengan 64 poin, disusul Borneo FC dengan 60 poin dan Persija Jakarta di posisi ketiga dengan 55 poin.
Madura United berhasil keluar dari zona degradasi berkat kemenangan atas Persebaya. Mereka naik ke posisi 14 dengan 26 poin. Kondisi tim Persebaya saat ini membutuhkan evaluasi mendalam agar tidak semakin terpuruk di papan tengah klasemen.







