Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Netizen Menolak Maafkan Siswa SMA yang Ejek Guru, Daftar Hitam Kampus Muncul

    24 April 2026

    Halalbihalal Ikawangi, Bupati Ipuk Ajak Diaspora Banyuwangi Jadi Motor Promosi dan Investasi

    24 April 2026

    Pekanbaru jadi wilayah udara terbaik di RI pagi ini

    24 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 24 April 2026
    Trending
    • Netizen Menolak Maafkan Siswa SMA yang Ejek Guru, Daftar Hitam Kampus Muncul
    • Halalbihalal Ikawangi, Bupati Ipuk Ajak Diaspora Banyuwangi Jadi Motor Promosi dan Investasi
    • Pekanbaru jadi wilayah udara terbaik di RI pagi ini
    • Denpom XVI/3 Kendari Periksa Prajurit TNI Diduga Selingkuh dengan Bhayangkari
    • Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1448 H Lengkap Seluruh Indonesia, Perkiraan Awal Puasa 2027
    • 6 rekomendasi celana olahraga wanita terbaik
    • Jajanan kaki lima tersembunyi di Solo, coba bakso Kojek di depan Pasar Ledoksari, antri sejak pagi
    • Harga BBM Kalsel Melonjak, Ini Tips Hemat dari Rifat Sungkar
    • Jadwal KM Bukit Raya April–Mei 2026: Tanjung Priok ke Surabaya
    • Ramalan Zodiak Hari Ini: Nasib, Rezeki, dan Peluang 20 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Jejak Karier Delsy Claudya, Putri Nus Kei yang Pernah Maju di DPRD Maluku Tenggara

    Jejak Karier Delsy Claudya, Putri Nus Kei yang Pernah Maju di DPRD Maluku Tenggara

    adm_imradm_imr24 April 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Latar Belakang dan Profil Nus Kei

    Nus Kei, yang juga dikenal sebagai Agrapinus Rumatora, adalah seorang tokoh politik di Kabupaten Maluku Tenggara. Ia menjabat sebagai Ketua DPC Partai Golkar setempat. Informasi mengenai kehidupannya tidak terlalu banyak, namun ia memiliki putri bernama Desly Claudya Rumatora yang juga aktif dalam dunia politik.

    Desly Claudya Rumatora lahir di Ambon dan pernah mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tenggara. Meski informasi tentangnya masih terbatas, dari berbagai sumber diketahui bahwa Desly pernah menempuh pendidikan di SMK BPS dan K II Bekasi, lalu melanjutkan studinya di Universitas Prof. Dr Moestopo (Beragaman).

    Sebelum terjun ke dunia politik, Desly pernah bekerja di beberapa perusahaan. Selain itu, ia juga pernah bergabung dengan organisasi PP AMPG dan AMPI Jakarta. Dalam akun Instagram @golkar_maluku_tenggara, terdapat bukti bahwa Nus Kei dan Desly memiliki hubungan yang sangat dekat sebagai ayah dan anak. Contohnya, Nus Kei pernah mengucapkan selamat ulang tahun kepada putrinya pada tanggal 5 Desember 2022.

    Jejak Karier Nus Kei

    Nus Kei tercatat aktif dalam kepengurusan partai politik di tingkat Kabupaten/Kota. Ia juga pernah menjadi Bakal Bupati Maluku Tenggara periode 2024–2029. Gelar akademik yang dimilikinya adalah Drs., singkatan dari Doktorandus, gelar akademik lama di Indonesia yang biasanya diberikan kepada laki-laki yang lulus pendidikan sarjana (S1), khususnya di bidang ilmu sosial, ekonomi, atau humaniora.

    Selain itu, Nus Kei juga dikenal sebagai paman dari John Kei, tokoh preman asal Maluku Tenggara yang terkenal di Jakarta. Sebelum tewas, Nus Kei sempat nyaris dibunuh oleh keponakannya sendiri, John Kei, beberapa tahun lalu.

    Insiden Penyerangan di Tangerang

    Pada tahun 2020, rumah Nus Kei di Cluster Australia Green Lake City, Cipondoh, Tangerang, diserang oleh segerombolan orang dari kelompok John Kei. Akibat penyerangan tersebut, satu orang tewas setelah dibacok. Korban tewas adalah Yustus Corwing Rahakbau. Polisi kemudian meringkus 30 orang pelaku penyerangan dan mereka ditetapkan sebagai tersangka.

    John Kei juga menjadi tersangka setelah polisi mengantongi bukti bahwa ada perintah dari John Kei untuk membunuh Nus Kei. Kapolda Metro Jaya saat itu, Irjen Nana Sudjana, menyatakan bahwa keributan ini dipicu akibat ketidakpuasan John Kei terhadap hasil pembagian penjualan tanah.

    Menurut Nana, Nus Kei dan John Kei saling bersaudara atau satu keluarga. Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi, Nus Kei menyebutkan bahwa hubungannya dengan John Kei adalah paman dan keponakan.

    Setelah insiden tersebut, wilayah Klaster Australia, Green Lake City, dijaga ketat oleh petugas. Setiap orang yang masuk harus melewati tahapan ketat, mulai dari tujuan, menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) hingga pengecekan suhu tubuh.

    Aksi Brutal Premanisme

    Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan bahwa aksi penganiayaan di Cengkareng dan penyerangan rumah di Tangerang oleh kelompok John Kei merupakan aksi brutal premanisme. Dalam penyelidikan, petugas meringkus 30 orang yang terlibat dalam dua aksi tersebut, termasuk John Kei dari markas mereka di Perumahan Tytyan Indah, Bekasi, Minggu malam.

    “Pada Minggu kemarin di saat mulai kita buka Car Free Day, kita dikejutkan dengan aksi yang bisa dikatakan aksi brutal premanisme di wilayah Jakarta Barat dan Tangerang dari kelompok yang selama ini dikenal kelompok John Kei,” kata Nana di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/6/2020).

    Aksi brutal tersebut sudah direncanakan oleh kelompok John Kei yang menyebabkan orang lain kehilangan nyawa di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Kelompok John Kei melakukan aksi kekerasan secara bersama-sama dan terang-terangan terhadap orang lain di Cengkareng.

    Aksi itu terjadi pada hari Minggu (21/6/2020) pukul 11.30 WIB dan terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh kelompok John Kei. “Pelaku berjumlah 5 sampai 7 orang terhadap kelompok Nus Kei dan terjadi di wilayah Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Ini menyebabkan 1 orang meninggal dunia yaitu atas nama ER,” kata Nana.

    Korban tewas setelah mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuh. “Dan 1 orang lagi mengalami luka yakni 4 jari tangannya putus karena bacokan atas nama AR,” ujarnya.

    Kemudian, pada hari yang sama, aksi kekerasan yang dilakukan kelompok John Kei terjadi lagi pada pukul 12.25 WIB. Sekitar 15 orang dengan menggunakan 4 unit kendaraan roda empat mendatangi rumah klaster Australia, Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang. “Ke-15 orang ini juga diduga dari kelompok John Kei mendatangi rumah tersebut di Perumahan Green Lake, klaster Australia di Jalan Boulevard Cipondoh, Tangerang Kota. Mereka datang ke sana kemudian mencari seseorang,” ujar Nana.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Trump: Mereka Tak Bisa Memeras Kami

    By adm_imr24 April 20261 Views

    Sejarah Pancasila: Asal-usul, Hari Lahir, dan Kekuatan Ideologi Nasional

    By adm_imr24 April 20261 Views

    10 Contoh Amanat Pembina Upacara Hari Kartini 2026, Singkat dan Bermakna

    By adm_imr24 April 20264 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Netizen Menolak Maafkan Siswa SMA yang Ejek Guru, Daftar Hitam Kampus Muncul

    24 April 2026

    Halalbihalal Ikawangi, Bupati Ipuk Ajak Diaspora Banyuwangi Jadi Motor Promosi dan Investasi

    24 April 2026

    Pekanbaru jadi wilayah udara terbaik di RI pagi ini

    24 April 2026

    Denpom XVI/3 Kendari Periksa Prajurit TNI Diduga Selingkuh dengan Bhayangkari

    24 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?