Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Hasil Super League: Borneo FC Mencuri Poin Persib Usai Kalahkan Bali United 5 Gol!

    14 Mei 2026

    Pengamat: Warganet Harus Bijak Tanggapi Laporan Maia ke Ahmad Dhani

    14 Mei 2026

    Bolehkah Mengulang Akad Nikah?

    14 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 14 Mei 2026
    Trending
    • Hasil Super League: Borneo FC Mencuri Poin Persib Usai Kalahkan Bali United 5 Gol!
    • Pengamat: Warganet Harus Bijak Tanggapi Laporan Maia ke Ahmad Dhani
    • Bolehkah Mengulang Akad Nikah?
    • IKAFE Unhas: Bahaya Ekonomi Drift, Stabil Tapi Tak Berarah
    • 5 Manfaat GarudaMiles untuk Liburan dan Cara Mendapatkannya
    • 6 Shio Ini Akan Dikaruniai Rezeki Tak Putus di Tahun 2026, Siapa Saja?
    • Bonek Kecewa! Persebaya Disalip Dewa United, Peluang Masuk 4 Besar Menipis
    • Peringatan Mulan Jameela Diabaikan, Ahmad Dhani Buka Fakta di Balik Postingan Maia Estianty
    • Mengapa Gula Darah Tidak Stabil? Ini Penyebab Utamanya
    • Detik-detik Istri Terkejut Dengar Suami Ditikam di Teling Bawah, Firasat dan Perasaan Tidak Enak
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Kampung Budaya Polowijen Malang Sambut Ramadan 2026 dengan Tradisi Megengan

    Kampung Budaya Polowijen Malang Sambut Ramadan 2026 dengan Tradisi Megengan

    adm_imradm_imr21 Februari 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tradisi Megengan 2026 di Kampung Budaya Polowijen Malang

    Tradisi Megengan 2026 di Kampung Budaya Polowijen, Malang, Jawa Timur, menjadi momen penting dalam pelestarian identitas budaya lokal. Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari Festival Kampung Budaya Polowijen ke-9, yang menampilkan berbagai ritual dan pertunjukan seni khas Malangan. Acara ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga upaya untuk menjaga nilai-nilai tradisional dalam tengah arus modernisasi.

    Pemaknaan Mendalam tentang Tradisi

    Penggagas Kampung Budaya Polowijen, Isa Wahyudi atau dikenal dengan Ki Demang, menyampaikan bahwa Megengan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk penghidupan kembali tradisi yang seharusnya terus berkembang. Ia menekankan bahwa tradisi harus dihidupkan bersama, baik oleh generasi tua maupun muda.

    “Melainkan bergerak sebagai energi sosial yang memperkuat identitas, solidaritas, dan keberlanjutan budaya Malangan di tengah arus zaman,” ujarnya.

    Kolaborasi antara generasi muda dan masyarakat setempat menjadi salah satu poin utama dalam acara ini. Dengan demikian, warisan budaya tidak hanya menjadi nostalgia, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi kehidupan sosial dan budaya di masa depan.

    Kolaborasi dengan Mahasiswa UMM

    Acara ini juga didukung oleh mahasiswa KKN Tematik Kelompok 14 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Ki Demang menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya untuk menjaga warisan leluhur sambil memperkuat literasi budaya.

    Prof Sutawi dari UMM mengatakan, kontribusi mahasiswa dalam menyusun dokumentasi budaya merupakan bagian penting dari pengabdian akademik. Melalui pendekatan ilmiah dan teknologi, kampus hadir di tengah masyarakat untuk memperkuat identitas lokal.

    Selain itu, acara ini juga dilengkapi dengan peluncuran Kampung Budaya Polowijen Digital. Isi dari e-book tersebut mencakup sejarah, potensi, dan aktivitas budaya Kampung Polowijen sebagai bentuk dokumentasi digital. Langkah ini menunjukkan bahwa pelestarian tradisi dapat berjalan seiring dengan penguatan literasi dan digitalisasi budaya.

    Rangkaian Acara yang Beragam

    Rangkaian acara dimulai dengan Tari Beskalan, yang menjadi simbol penyambutan dan penghormatan kepada para tamu. Gerakan tari yang tegas namun anggun ini menghadirkan karakter khas Malangan. Tari Beskalan Putri Malang kemudian menjadi tanda bahwa acara Megengan segera digelar.

    Suasana menjadi khidmat saat lantunan mocopatan oleh Suryono menggema di tengah kampung. Tembang Jawa yang sarat filosofi ini menjadi jembatan menuju sesi seremonial dan sambutan dari berbagai pihak.

    Selain itu, acara juga disisipi dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur dan permohonan keberkahan menjelang Ramadan sekaligus tasyakuran KBP yang ke-9. Makan bersama yang diadakan setelahnya mempererat keakraban lintas generasi dan komunitas.

    Kirab Topeng Malang dan Nyadran

    Sebagai penutup, digelar Nyadran dan arak-arakan Topeng Malang menuju makam leluhur Empu Topeng Malang, Mbah Reni. Kirab ini menegaskan bahwa tradisi bukan sekadar perayaan simbolik, melainkan ikatan nilai yang dijaga lintas generasi sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu.

    Berbagai Aktivitas Sebelum Megengan

    Sebelum prosesi Megengan, sejak pagi hingga sore telah dilaksanakan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari Nandur Karang Kitri (penanaman KRPL dan toga), Workshop Busana Khas Malang, hingga pementasan seni budaya yang menampilkan tari tradisional Malang, Tari Topeng, tari kreasi, pembacaan cerita rakyat, dan tembang dolanan.

    Megengan sebagai rangkaian dari Festival Kampung Budaya Polowijen #9 ini juga dihadiri oleh perwakilan komunitas lain seperti Pokdarwis seluruh Kota Malang, Perempuan Bersanggul Nusantara, Komunitas Kain Kebaya Indonesia Kabupaten Malang, Perempuan Kebaya Konde Malangan, Asosiasi Perajin Batik Kota Malang, Komunitas Budaya Jowo Line Dance, Asosiasi Pedagang Kaki Lima Kota Malang, Duta Budaya Kota Malang, dan Miben Voice Kota Malang.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Proyek Bibit Tebu Rp23 Miliar di Malang Kacau, Dana Petani Diduga Dicuri dan Bibit Busuk

    By adm_imr14 Mei 20261 Views

    Pemuda Malang Tewas Lawan Pencuri dengan Senter dan Kekuatan Hati

    By adm_imr14 Mei 20262 Views

    Tradisi Suro di Makam Ki Ageng Gribig, Ritual Sakral Tahun Baru Islam

    By adm_imr11 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Hasil Super League: Borneo FC Mencuri Poin Persib Usai Kalahkan Bali United 5 Gol!

    14 Mei 2026

    Pengamat: Warganet Harus Bijak Tanggapi Laporan Maia ke Ahmad Dhani

    14 Mei 2026

    Bolehkah Mengulang Akad Nikah?

    14 Mei 2026

    IKAFE Unhas: Bahaya Ekonomi Drift, Stabil Tapi Tak Berarah

    14 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?