Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Emak-emak Berani Pangku Motor Listrik Saat Dibonceng Di Jalan Raya

    15 Mei 2026

    Jika Anda Kembalikan Troli Tanpa Diminta, Ini 8 Ciri Kepribadian Langka Menurut Psikologi

    15 Mei 2026

    Polrestabes Surabaya tangkap pelaku penusukan satpam dalam 24 jam

    15 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 15 Mei 2026
    Trending
    • Emak-emak Berani Pangku Motor Listrik Saat Dibonceng Di Jalan Raya
    • Jika Anda Kembalikan Troli Tanpa Diminta, Ini 8 Ciri Kepribadian Langka Menurut Psikologi
    • Polrestabes Surabaya tangkap pelaku penusukan satpam dalam 24 jam
    • Pengusaha Pasar Laron Laporkan Penipuan ke Polres Batu, Diduga Pungli Berlangsung Lama
    • Kolaborasi Tiga Masakan Lokal, Sambal Bu Rudy Hadir di The People’s Cafe
    • Shio Paling Beruntung Minggu Ini: Rezeki Akhir Pekan 11-17 Mei 2026
    • Hasil Super League: Bali United Comeback, Borneo FC Pertahankan Peluang Juara
    • Liburan Keluarga di Akhir Pekan Panjang H-2 Tanggal 13 Mei 2026
    • Makna Lirik Sholawat Wahidiyah dalam Teks Arab, Latin, dan Terjemahan
    • Pembelian KF-21 Boromae Percepat Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, DPR Minta Prabowo Segera Bertemu Pemimpin Iran

    Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, DPR Minta Prabowo Segera Bertemu Pemimpin Iran

    adm_imradm_imr5 April 202643 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tantangan Diplomasi Indonesia dalam Menjaga Jalur Energi Nasional

    Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali memperlihatkan bagaimana Indonesia tidak bisa sepenuhnya terlepas dari dinamika global. Kali ini, isu yang muncul bukan sekadar soal politik, tetapi berkaitan langsung dengan jalur vital energi nasional. Dua kapal tanker milik Pertamina yang membawa bahan bakar minyak (BBM) tertahan di Selat Hormuz telah memicu kekhawatiran sekaligus desakan agar langkah diplomasi Indonesia ditingkatkan ke level tertinggi.

    Desakan DPR: Perlu Intervensi Langsung Presiden

    Anggota Komisi XII DPR, Syafruddin, menilai bahwa situasi ini tidak bisa ditangani hanya di tingkat kementerian. Ia menekankan pentingnya keterlibatan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam melakukan lobi kepada Iran. Menurutnya, komunikasi antar kepala negara akan memberikan daya tekan diplomatik yang jauh lebih kuat, terutama dalam situasi yang menyangkut jalur energi global dan keselamatan aset negara.

    “Saya kira masalah kapal di Pertamina memerlukan lobi langsung dari Presiden. Tidak cukup hanya menteri ESDM, Menteri Luar Negeri, atau di bawahnya,” ujar Syafruddin dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).

    Ia juga menekankan bahwa keterlibatan Presiden akan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara non-blok dalam menghadapi konflik yang melibatkan kekuatan besar dunia.

    Diplomasi Kemlu Diapresiasi, Namun Perlu Ditingkatkan

    Meski demikian, Syafruddin tetap mengapresiasi langkah awal yang telah dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Ia menilai upaya tersebut sudah berada di jalur yang tepat, namun perlu ditingkatkan ke tingkat strategis agar hasilnya lebih cepat dan efektif.

    “Upaya Kemlu dan jajaran sudah tepat, tapi ini menyangkut jalur energi global dan keselamatan aset negara. Presiden perlu turun langsung agar memiliki daya tekan diplomatik yang lebih kuat,” ujarnya.

    Konteks Global: Konflik Iran dan Dampaknya

    Situasi ini tak lepas dari memanasnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, yang berdampak langsung pada keamanan jalur pelayaran internasional, termasuk Selat Hormuz. Bagi Indonesia, persoalan ini bukan sekadar tentang kapal yang tertahan, tetapi juga menyangkut perlindungan aset strategis dan keberlanjutan pasokan energi nasional.

    “Ini bukan hanya soal kapal, tapi soal bagaimana negara hadir melindungi aset strategis dan warganya di tengah konflik global. Presiden perlu menunjukkan kepemimpinan langsung dalam situasi seperti ini,” tegas Syafruddin.

    Sinyal Positif dari Iran Mulai Terlihat

    Di tengah situasi yang penuh ketidakpastian, secercah harapan mulai muncul. Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mawengkang, mengungkapkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran.

    “Terkait status kapal Pertamina, Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Tehran sejak awal terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait di Iran,” kata Yvonne.

    Ia menyebutkan bahwa pihak Iran telah memberikan respons positif, yang kini tengah ditindaklanjuti ke tahap teknis dan operasional.

    “Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran, yang saat ini sedang ditindaklanjuti oleh pihak terkait pada aspek teknis dan operasional,” tuturnya.

    Menanti Hasil Diplomasi: Ujian Peran Indonesia di Panggung Global

    Perkembangan ini menempatkan Indonesia pada posisi yang tidak mudah. Di satu sisi harus menjaga netralitas sebagai negara non-blok, di sisi lain dituntut sigap melindungi kepentingan nasional. Kini, publik menanti langkah selanjutnya: apakah Presiden akan turun langsung dalam diplomasi tingkat tinggi, ataukah jalur komunikasi yang telah berjalan cukup untuk membuka kembali akses kapal-kapal Pertamina di Selat Hormuz.

    Yang jelas, di tengah panasnya konflik global, keputusan yang diambil akan menjadi cerminan kekuatan diplomasi Indonesia di mata dunia.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pembelian KF-21 Boromae Percepat Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

    By adm_imr15 Mei 20261 Views

    Profesor Jiang: AS Akan Kuasai Selat Malaka untuk Persaingan Ekonomi dengan Tiongkok

    By adm_imr15 Mei 20261 Views

    Presiden Trump akan berkunjung ke Tiongkok 13-15 Mei

    By adm_imr14 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Emak-emak Berani Pangku Motor Listrik Saat Dibonceng Di Jalan Raya

    15 Mei 2026

    Jika Anda Kembalikan Troli Tanpa Diminta, Ini 8 Ciri Kepribadian Langka Menurut Psikologi

    15 Mei 2026

    Polrestabes Surabaya tangkap pelaku penusukan satpam dalam 24 jam

    15 Mei 2026

    Pengusaha Pasar Laron Laporkan Penipuan ke Polres Batu, Diduga Pungli Berlangsung Lama

    15 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?