Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Aturan baru lindungi anak di dunia digital, apa dampaknya?

    5 April 2026

    Penjualan dan Laba Indofood ICBP Naik Signifikan Tahun 2025

    5 April 2026

    Apakah Mobil Listrik Bisa Panas Berlebihan?

    5 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 5 April 2026
    Trending
    • Aturan baru lindungi anak di dunia digital, apa dampaknya?
    • Penjualan dan Laba Indofood ICBP Naik Signifikan Tahun 2025
    • Apakah Mobil Listrik Bisa Panas Berlebihan?
    • Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, DPR Minta Prabowo Segera Bertemu Pemimpin Iran
    • Antrean BBM Nonsubsidi di Ambon, Harga Diprediksi Naik Mulai 1 April
    • Pemilik Kos Surabaya Ungkap Detik-Detik Maling Motor Diamuk Warga Margorejo
    • Ketua HMI Jabar Siti Nurhayati Diteror, Seperti Andrie Yunus
    • Pemkot Malang Dorong Ekonomi Inklusif di RKPD 2027
    • 5 Pengharum Ruangan Terbaik untuk Malam yang Lebih Nyenyak
    • Mengenal Sapi Sonok, Kontes Kecantikan Sapi Betina Madura
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Kronologi Jenazah Tukang Ayam Geprek Disimpan di Freezer, Korban Mutilasi Bikin Pemilik Kios Syok

    Kronologi Jenazah Tukang Ayam Geprek Disimpan di Freezer, Korban Mutilasi Bikin Pemilik Kios Syok

    adm_imradm_imr1 April 202612 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kronologi Penemuan Jenazah di Dalam Freezer

    Pada hari Sabtu (28/3/2026) pagi, warga Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, digemparkan oleh penemuan mayat seorang karyawan kedai ayam geprek. Jasad korban ditemukan terbungkus plastik dan berada di dalam freezer penyimpanan daging ayam. Kejadian ini memicu kekacauan dan rasa syok bagi pemilik kios.

    Korban yang diketahui bernama AH (39 tahun) adalah seorang petugas keamanan di kedai tersebut. Ia merupakan salah satu dari tiga karyawan yang tinggal di lokasi usaha. Pemilik usaha melaporkan penemuan mayat tersebut setelah mengenali ciri-ciri kulit korban. Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim menyatakan bahwa AH diduga menjadi korban pembunuhan yang disertai mutilasi. Jasad korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh, tanpa tangan dan kaki.

    Dua pelaku, S (27 tahun) dan ANC (23 tahun), telah ditangkap oleh Subdit Jatanras Polda Metro Jaya. Keduanya merupakan karyawan di kedai ayam geprek tersebut. Abdul menambahkan bahwa kasus ini masih dalam pengembangan.

    Pengakuan Pemilik Usaha

    Pemilik usaha, AL, menjelaskan urutan kejadian kepada media. Ia mengungkapkan bahwa saat insiden terjadi, ia sedang pulang ke kampung halaman untuk mudik saat Lebaran. Selama ia pergi, tanggung jawab menjaga kios diserahkan kepada Abdul Hamid, yang kemudian ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam freezer.

    AL menceritakan bahwa pada Jumat (27/3/2026), ia mencoba menghubungi dua karyawannya melalui pesan WhatsApp. Tujuannya adalah untuk menanyakan kesiapan berjualan ayam yang direncanakan kembali buka di kios pada Sabtu (28/3/2026). Kedua karyawan itu sempat membalas bahwa mereka sedang dalam perjalanan dari kampung menuju kios dan hampir tiba di lokasi.

    Namun, setelah itu, AL tidak lagi menerima balasan dari keduanya. Merasa khawatir, AL akhirnya memutuskan untuk kembali ke kios dari kampung halamannya. Setibanya di kios, ia melihat pintu rolling door dalam keadaan sedikit terbuka. Setelah mengintip melalui celah pintu tersebut, ia mendapati kondisi kios tampak kosong dan sepi.

    AL lalu memanggil tukang yang pegang kunci kios untuk membuka kios. Setelah berhasil masuk, ia tidak menemukan dua karyawannya maupun seorang petugas lepas. Saat itu, ia tidak ingin terlalu memikirkan keberadaan mereka secara mendalam. Ia juga tidak terlalu mempersoalkan hilangnya dua unit sepeda motor operasional yang tidak berada di tempat.

    Namun, saat membuka freezer untuk mengambil bahan, AL terkejut melihat ada gulungan selimut yang tampak menggumpal di dalamnya. Untuk memastikan isi dari selimut tersebut, ia pun mencoba menyayatnya menggunakan pisau. Saat itu, ia menemukan bahwa isinya seperti kulit manusia. Ia langsung melaporkan ke Polsek sekitar.

    Proses Autopsi dan Olah TKP

    Setelah polisi datang ke lokasi dan membuka selimut tersebut, ternyata benar itu jenazahnya Abdul. AL mengaku tidak kuat untuk melihat kondisi jenazah secara rinci. Ia hanya sempat menyaksikan bagian wajah korban sebelum akhirnya kembali menutup freezer tersebut.

    Jenazah korban kemudian dibawa oleh pihak kepolisian ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan proses autopsi. Berdasarkan informasi, jenazah itu diperkirakan telah berada di dalam freezer selama empat hingga lima hari dalam kondisi dibungkus selimut dan pakaian.

    Pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, Tim Identifikasi Polda Metro Jaya mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pengamatan di lapangan, terlihat empat anggota Tim Identifikasi hadir di lokasi tersebut. Saat melakukan pemeriksaan, para petugas tampak mengenakan sarung tangan berwarna biru secara seragam. Proses olah TKP itu juga berlangsung dengan pendampingan dari jajaran Polres Metro Bekasi Kota.

    Reaksi Warga Sekitar

    Penemuan jasad tersebut sempat membuat geger warga sekitar. Seorang warga setempat bernama Ali menyebutkan bahwa korban yang ditemukan pada Sabtu (28/3/2026) merupakan karyawan di kios tersebut. “Saya tahu sudah ramai sekitar pukul 13.00 WIB. Polisi kemudian membawa jenazah menggunakan kantong mayat,” katanya.

    Ali menyampaikan bahwa semasa hidup, korban dikenal dengan sapaan Pak Bedul. Meski demikian, identitas lengkapnya belum diketahui secara pasti. Namun, usianya diperkirakan sekitar 45 tahun dan dikenal sebagai sosok yang ramah serta mudah berinteraksi dengan orang lain.

    “Orangnya baik, sering berbincang dengan warga dan pedagang lain,” jelasnya. Sementara warga lainnya, Elin, menuturkan bahwa terakhir kali ia melihat korban pada malam takbiran menjelang Idul Fitri. Saat itu, korban masih beraktivitas seperti biasa di depan kios.

    “Terakhir saya lihat malam takbiran, masih di depan kios,” singkat Elin.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Ketua HMI Jabar Siti Nurhayati Diteror, Seperti Andrie Yunus

    By adm_imr5 April 20262 Views

    Warga Gelar Ritual “Buk-buk Teng” Cari Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar

    By adm_imr5 April 20262 Views

    5 Aksi Berani Bang Tae Seob yang Mengguncang Puncak

    By adm_imr5 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Aturan baru lindungi anak di dunia digital, apa dampaknya?

    5 April 2026

    Penjualan dan Laba Indofood ICBP Naik Signifikan Tahun 2025

    5 April 2026

    Apakah Mobil Listrik Bisa Panas Berlebihan?

    5 April 2026

    Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, DPR Minta Prabowo Segera Bertemu Pemimpin Iran

    5 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?