Persiraja Banda Aceh Siap Hadapi FC Bekasi City di Laga Kedua Putaran Ketiga Liga Championship Pegadaian 2025–2026
Persiraja Banda Aceh akan menjalani pertandingan kedua dalam putaran ketiga Liga Championship Pegadaian 2025–2026 malam ini, Minggu (22/2/2026). Pertandingan tersebut akan berlangsung pada pukul 20.30 WIB di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi. Tim asal Aceh ini akan bertemu dengan tuan rumah FC Bekasi City.
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi pelatih Persiraja Banda Aceh, Jaya Hartono, untuk memperbaiki hasil yang kurang memuaskan dari pertandingan sebelumnya. Di laga sebelumnya, Persiraja harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan PSPS Pekanbaru di kandang sendiri. Hal ini membuat tim harus mencari poin tambahan dalam laga tandang kali ini.
Dalam persiapan menghadapi FC Bekasi City, Persiraja membawa skuad lengkap ke Bekasi. Trio pemain asing mereka, Connor Flynn, Omid Popalzay, dan Juan Mera Gonzalez, turut serta dalam rombongan Lantak Laju. Tim memiliki target untuk meraih poin dalam laga ini.
Persiapan Tim dan Kondisi Pemain
Dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Bekasi, Jaya Hartono menyampaikan bahwa seluruh pemain dalam kondisi siap bermain. Ia menyebutkan bahwa tim membawa 22 pemain dan semua pemain dinilai dalam kondisi baik.
“Siapa pun yang diturunkan disebut siap menghadapi pertandingan besok malam,” ujarnya. Ia juga berharap tim dapat menampilkan permainan terbaik dalam laga nanti.
Selain itu, Muarif, Muhammad Revan, dan rekan-rekannya juga akan kembali bertemu dengan mantan rekan setim mereka di Persiraja yang sama-sama berasal dari Aceh, yaitu Ramadhan Madon dan Rizky Yusuf Nasution. Hal ini bisa menjadi faktor psikologis yang memengaruhi strategi tim.
Ancaman dari Striker Asing FC Bekasi City
Menjelang laga melawan FC Bekasi City, para pemain Persiraja Banda Aceh mewaspadai pergerakan striker asing milik klub berlogo kuda tersebut, Ezechiel N’douassel. Hal ini disampaikan oleh Bek Persiraja, Ariel Kurung, dalam konferensi pers jelang laga di Bekasi, Sabtu (21/2/2026).
Ezechiel N’douassel, yang berasal dari Chad, Afrika Tengah, menjadi ancaman serius bagi barisan pertahanan Lantak Laju. Dengan postur tinggi 185 cm dan fisik kuat, ia kerap memenangkan duel dengan bek lawan dan mencetak gol.
Meski secara statistik jumlah golnya musim ini lebih sedikit dibandingkan musim lalu, kehadirannya tetap berbahaya. Pada musim ini, lini depan Bekasi City lebih banyak mengandalkan mantan pemain Persiraja, Ramadhan Madon, yang telah mengoleksi sembilan gol. Sementara itu, Ezechiel N’douassel baru mencetak tujuh gol.
Kewaspadaan para pemain Persiraja dinilai sangat beralasan. Pengalaman panjang Ezechiel N’douassel di Liga Indonesia serta pertemuannya yang sudah beberapa kali melawan Persiraja membuatnya cukup memahami karakter permainan Lantak Laju.
Profil Ezechiel N’douassel
Ezechiel N’douassel dikenal sebagai striker yang kokoh dan haus gol. Namanya bersinar bersama Persib Bandung. Ia pindah dari klub asal Israel, Hapoel Tel Aviv ke Persib Bandung, pada 2017. Selama empat musim berseragam Maung Bandung, ia menjadi sosok penyerang paling tajam di Indonesia.
Namun seiring bertambahnya usia, ketajamannya mulai menurun. Sehingga ia sempat berpindah-pindah klub di kasta kedua sepak bola Indonesia, seperti Bhayangkara FC, Persela Lamongan, hingga akhirnya bergabung dengan Bekasi City.
Meski tidak segenas saat berseragam Persib secara statistik, Ezechiel tetap berbahaya dan patut diwaspadai dengan ketat. Dalam laga malam nanti, barisan pertahanan Persiraja yang kemungkinan diisi Muhammad Revan dan Ariel Kurung, harus memberi perhatian khusus kepada dua penyerang tajam Bekasi City, yakni Ramadhan Madon dan Ezechiel N’douassel.
Terlebih Ramadhan yang tampil produktif musim ini sudah memahami karakter permainan Persiraja, termasuk sejumlah pemain seperti Revan, Muharir, Muamar, hingga penjaga gawang Muhammad Reza.
Komitmen Pemain
Ariel Kurung dalam konferensi pers menyatakan seluruh pemain siap menjalankan instruksi pelatih dan berusaha meraih kemenangan. “Kami semua sudah siap. Saya mewakili pemain, kami akan menjalankan semua instruksi pelatih dan berusaha mendapatkan tiga poin,” ujar Ariel.






