Peristiwa Maut di Pabrik Tahu Pakisaji
Pada Sabtu pagi, sebuah peristiwa tragis terjadi di pabrik tahu milik Muhammad Ridwan (50) di Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Seorang pekerja berinisial P (47) meninggal dunia akibat ledakan yang terjadi di ketel uap pabrik tersebut. Kejadian ini mengejutkan warga sekitar dan memicu penyelidikan intensif dari pihak berwajib.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal kepolisian, berikut adalah urutan kejadian sebelum ledakan maut tersebut terjadi:
- Pukul 05.30 WIB: Korban sudah berada di pabrik dan bersiap di depan tungku ketelan berbahan plat.
- Pukul 06.20 WIB: Korban duduk sendirian di sebelah timur ketelan, sementara saksi sedang mencuci kedelai di dalam rumah.
- Pukul 06.30 WIB: Terdengar suara ledakan sangat keras yang membuat saksi langsung berlari menuju sumber suara.
Pasca-kejadian, korban ditemukan tergeletak sejauh 3 meter dari lokasi tungku dalam kondisi mengenaskan dan sudah tidak bernyawa. AKP Sunarko Rusbiyanto, Kapolsek Pakisaji, menjelaskan bahwa dampak ledakan sangat fatal. Jasad korban ditemukan tertutup abu, bahkan salah satu bagian tubuh korban terpental hingga radius 20 meter dari titik lokasi.
Spesifikasi Mesin dan Penanganan Polisi
Ketel uap yang meledak tersebut memiliki spesifikasi teknis yang cukup besar, dan digunakan setiap hari untuk memproses bahan baku tahu. Berikut rincian teknis alat yang terlibat dalam insiden tersebut:
- Kapasitas: 700 Liter.
- Dimensi: Tinggi 1,2 meter dengan diameter 70 sentimeter.
- Fitur: Dilengkapi dengan pengukur tekanan otomatis.
- Bahan Bakar: Menggunakan kayu bakar untuk memasak air.
Saat kejadian berlangsung, pemilik pabrik sedang tidak berada di lokasi, karena tengah mendistribusikan barang kepada pelanggan di berbagai toko. Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh. Jenazah korban pun sudah dievakuasi ke RSSA Kota Malang, untuk keperluan visum guna melengkapi proses penyidikan lebih lanjut.
Proses Penyelidikan
Polsek Pakisaji masih melakukan penyelidikan intensif dan olah TKP untuk menentukan penyebab pasti kegagalan mesin tersebut. Kapolsek Pakisaji, AKP Sunarko Rusbiyanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti meledaknya ketel uap tersebut.
Kesimpulan
Peristiwa ledakan di pabrik tahu ini menjadi peringatan penting tentang keselamatan kerja, terutama di lingkungan industri yang menggunakan peralatan berkapasitas besar. Dengan adanya penanganan yang cepat dan komprehensif dari pihak berwajib, diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.







